Sat Brimob Polda Jambi Bantu Korban Banjir Kota Sungai Penuh

Jambi - Puluhan anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jambi, Senin (01/01/2024), tiba di Kota Sungai Penuh guna langsung membantu mengevakuasi warga korban banjir yang tersebar di dua desa, desa Air Sampit dan Simpang Tiga Rawang Kecamatan Hamparan Rawang.

Menggunakan sejumlah peralatan yang ada, termasuk perahu karet, evakuasi yang dipimpin Danki III Batalyon B Pelopor, Akp Yulizar, para korban dipindahkan dari tempat banjir ketempat pengungsian.

Dansat Brimob Polda Jambi, Kombes Pol. Nadi Chaidir, menyatakan selain membantu mengevakuasi, personil Brimob juga mendirikan tenda darurat bagi warga yang mengungsi, membuat dapur umum dipergunakan membantu penyediaan makan bagi korban banjir.

"Mendapat informasi terjadinya banjir, personil langsung dikerahkan, membantu korban, terutama korban yang belum tersentuh bantuan maupun penanganan," tegas Nadi Chaidir.

Personil tetap disiagakan membantu korban banjir hingga keadaan kembali normal.

Akibat Hujan Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga

Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga

Kota Jambi - Tingginya intensitas curah hujan membuat ratusan rumah di Kota Jambi terendam banjir. Air lambat surut akibat saluran dranaise mampet.

Ratusan rumah warga di perumahan Kembar Lestari RT. 15 Kelurahan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu, terendam banjir.

Sulistiani, seorang warga mengaku, tingginya intensitas hujan sejak dinihari menyebabkan drainase tidak dapat menampung debit air hingga meluap, air pun masuk kerumah warga.

Drainase yang mampet memperparah keadaan dengan ketinggian air antara lima puluh centimeter sampai satu meter.

"Drainase tidak lancar, hujan deras atau hujan tiga empat jam pasti banjir," ujar ibu rumah tangga.

Julaiha, warga lain mengaku belum mengungsi karena masih bertahan menunggu banjir surut, sementara warga lain sebagian mengungsi ke rumah keluarga mereka atau ditempat yang lebih tinggi tidak terkena banjir.

"Hujan dari semalam tidak berhenti jadi banjir, biasanya ngungsi ketempat mertua, tapi ini masih nunggu dulu,"katanya.

Warga berharap banjir segera surut, perbaikan drainase juga dapat dilakukan pihak terkait agar banjir tidak terjadi kembali.

 

 

Ular Sanca 3 Meter Bersarang Dirumah Warga

Ular Sanca Tiga Meter Bersarang Dirumah Warga

Kota Jambi - Seekor ular sepanjang lebih tiga meter dengan berat hampir sepuluh kilogram bersarang dirumah warga. Proses evakuasi sulit dilakukan akibat ular membelit didalam lubang. Musim pancaroba membuat ular mecari tempat berlindung didalam rumah. 

Sejumlah petugas pertolongan Dinas Damkar Kota Jambi, terlihat bersusah payah disaat mengevakuasi seekor ular yang bersarang di lobang bekas kolam taman bagian dalam rumah, Kiki Rizky, dikawasan Jalan Kapten A. Hasan, Simpang Empat Sipin.

Ular bertahan membelit tubuhnya ke besi coran kolam, agar ular melepaskan belitanya petugas terpaksa menggunakan selang besar mendorong tubuh ular hingga akhirnya kepala ular berhasil ditangkap, ditarik keluar.

Mustari Affandi, Kadis Damkar Kota Jambi, menyatakan perubahan pancaroba, musim panas ke penghujan membuat ular mencari tempat berlindung yang aman.

"Panjang tiga meter berat delapan kilogram, warga mesti waspada musim pancaroba saat ini terhadap hewan terutama yang berbisa", tegasnya.

Ular jenis sanca sepanjang lebih tiga meter dengan berat hampir sepuluh kilogram ini dipelihara sementara dikandang damkar menjelang dilepas liarkan ke habitatnya.

 

Alat Berat dibakar warga

Warga Marah Alat  Berat Tambang Emas Ilegal Dibakar

Jambi - Diduga kecewa masih beroperasinya aktifitas tambang emas ilegal dikawasan  daerah mereka, tiga alat berat yang biasa dipergunakan menambang emas dibakar warga.

Pembakaran terjadi, Sabtu (28/10/2023) didesa Batu Kerbau Kecamatan Pelepat Kabupaten Muaro Bungo. Aksi pembakaran ini pun viral dimedia sosial.

Terlihat alat berat yang parkir dipinggir jalan semak belukar dengan kondisi api berkobar melumat alat berat. 

Diduga alat berat inilah dipergunakan para cukong melakukan penggalian emas ilegal.

Pihak Polres Muaro Bungo saat ini tengah mendalami penyelidikan terhadap kejadian tersebut.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes