PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

Jambi - Menjaga kesehatan pekerja tidak cukup hanya dilakukan ketika gangguan kesehatan muncul. Kesadaran untuk bergerak aktif, mengelola berat badan, serta menerapkan pola makan yang tepat perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Semangat inilah yang menjadi landasan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 menggelar program “Zona 1 Shape Up 2026”.

Program kebugaran tersebut resmi dimulai melalui kegiatan Kick Off Zona 1 Shape Up 2026 yang dirangkaikan dengan Health Talk interaktif bersama praktisi kesehatan dan kebugaran Ade Rai, di Gedung Serbaguna Field Jambi, Kamis (10/9).

Kegiatan yang diselenggarakan HSSE PHR Zona 1 ini diikuti pekerja dan mitra kerja. Selain memberikan edukasi mengenai kebugaran, olahraga teratur, dan pengelolaan nutrisi, kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong pekerja mengambil peran lebih aktif dalam menjaga kondisi fisiknya.

Dalam pemaparannya, Ade Rai mengatakan menjaga kesehatan pada dasarnya dimulai dari keputusan dan kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Tubuh yang sehat dan bugar tidak hanya dibentuk melalui olahraga, tetapi merupakan hasil dari keseimbangan antara pola makan, aktivitas fisik, pengelolaan napas dan pikiran, serta kualitas istirahat. 

“Kita perlu menyadari bahwa kesehatan bukan sesuatu yang datang tiba-tiba, tetapi dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang kita lakukan secara konsisten setiap hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aktivitas fisik perlu menjadi bagian dari rutinitas, termasuk melalui gerakan sederhana yang dapat dilakukan di tengah kesibukan bekerja. Latihan beban juga penting untuk menjaga massa dan kekuatan otot, sementara aktivitas seperti berjalan setelah makan dapat menjadi langkah sederhana untuk membuat tubuh lebih aktif. 

“Otot adalah bagian penting dari tubuh yang perlu terus digunakan. Prinsipnya sederhana, use it or lose it. Jadi tidak harus selalu latihan dengan fasilitas khusus, kita bisa memanfaatkan berat badan sendiri dan meluangkan waktu beberapa menit setiap hari,” kata Ade Rai.

Lebih jauh, Ade Rai mendorong para pekerja untuk tidak menunggu munculnya masalah kesehatan sebelum mulai melakukan perubahan. Ia menekankan pentingnya evaluasi kondisi tubuh secara berkala dan membangun pola hidup yang lebih sadar terhadap kebutuhan tubuh. “Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Yang penting adalah mengambil keputusan hari ini yang membawa kita lebih dekat kepada kondisi sehat dan bahagia,” tuturnya.

General Manager PHR Zona 1, Muhammad Luthfi Ferdiansyah mengatakan, kesehatan pekerja merupakan bagian penting dari keberlanjutan operasional perusahaan. Menurutnya, lingkungan kerja yang aman dan produktif perlu ditopang pekerja yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan dan kebugaran dirinya.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga merupakan investasi setiap individu. Melalui Zona 1 Shape Up, kami mendorong pekerja dan mitra kerja untuk menjadikan aktivitas fisik, pola makan yang baik, dan pengelolaan berat badan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari,” ujar GM PHR Zona 1.

Ia menambahkan, upaya menjaga kebugaran memiliki keterkaitan erat dengan kesiapan pekerja dalam menjalankan aktivitas operasional. Karena itu, program kesehatan di lingkungan kerja tidak hanya diarahkan pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pada upaya membangun perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.

“Kami berharap program ini tidak berhenti pada kegiatan kick off atau sekadar mengikuti rangkaian program, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan perilaku. Pekerja yang sehat dan bugar akan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menjalankan aktivitasnya, sekaligus mendukung produktivitas dan budaya keselamatan yang terus kami bangun,” kata Luthfi.

*Dari Health Talk ke Perubahan Kebiasaan

Hadirnya Ade Rai dalam Kick Off Zona 1 Shape Up 2026 memberikan perspektif praktis kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kebugaran sebagai bagian dari gaya hidup. Materi disampaikan secara interaktif, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat berdiskusi langsung mengenai olahraga, nutrisi, kebugaran, dan pengelolaan berat badan.

Sesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab bersama pekerja. Interaksi dua arah ini menjadi salah satu bagian penting dalam kick off, karena peserta dapat mengaitkan pengetahuan mengenai kesehatan dengan kebiasaan dan aktivitas sehari-hari.

Program Zona 1 Shape Up 2026 sendiri menjadi bagian dari upaya PHR Zona 1 dalam meningkatkan kepedulian pekerja terhadap kesehatan fisik sekaligus menurunkan risiko gangguan kesehatan yang berkaitan dengan pola hidup kurang aktif, pola makan tidak seimbang, dan berat badan yang tidak terkelola.

Bagi perusahaan dengan aktivitas operasional yang membutuhkan kesiapan fisik dan konsentrasi pekerja, menjaga kebugaran memiliki dimensi yang lebih luas. Kesehatan personal menjadi salah satu fondasi yang mendukung kesiapan pekerja dalam menjalankan tugas secara aman, efektif, dan berkelanjutan.

Selain Health Talk, rangkaian kegiatan kick off juga diisi dengan general check up yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi, kegiatan turut dilengkapi photobooth dan doorprize.

Melalui Zona 1 Shape Up 2026, PHR Zona 1 mendorong terbentuknya lingkungan kerja yang tidak hanya mengutamakan keselamatan dalam menjalankan operasi, tetapi juga menempatkan kesehatan dan kebugaran pekerja sebagai bagian dari investasi jangka panjang perusahaan. 

GENTALA ARASI FEST 2026 : Warisan Peradaban dan Transformasi Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jambi

Jambi - Upaya pengembangan inovasi, kesadaran, dan literasi masyarakat Jambi terhadap ekonomi dan keuangan digital, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi menyelenggarakan Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi ( GENTALA ARASI ) FEST 2026.

Kegiatan GENTALA ARASI FEST 2026 ini merupakan Regional High Level event (RHLE) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI). GENTALA ARASI FEST 2026 merupakan kali ke empat dilaksanakan sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2023 lalu.

Kegiatan GENTALA ARASI 2026 secara seremonial dibuka Gubernur Provinsi Jambi, Dr. Al Haris, S,Sos, M.H. dan Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si, Jumat (04/09/2026)

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran FORKOPIMDA Provinsi Jambi, pimpinan cabang perbankan, dan lembaga terkait.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, dalam sambutan yang disampaikan melalui rekaman video, menyampaikan bahwa GENTALA ARASI FEST 2026 menjadi wadah nyata sinergi untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan digital serta UMKM di Provinsi Jambi, sekaligus membawa berbagai agenda Bank Indonesia semakin dekat kepada masyarakat.

Digitalisasi sistem pembayaran, khususnya QRIS, dinilai berperan penting sebagai pintu masuk bagi UMKM untuk terhubung dengan ekonomi digital sekaligus memperluas manfaat ekonomi pariwisata.

Konektivitas QRIS Antarnegara juga semakin relevan bagi KCBN Muarajambi karena memberikan kemudahan bagi wisatawan manca negara untuk bertransaksi pada produk UMKM, kuliner, dan berbagai layanan wisata. Melalui semangat “Jembatan Dua Peradaban”, warisan budaya Jambi dan inovasi digital diharapkan dapat saling memperkuat untuk membuka peluang ekonomi yang semakin luas bagi Masyarakat.

Gubernur Provinsi Jambi, Bapak Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H , menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan atas penyelenggaraan GENTALA ARASI FEST 2026 sebagai upaya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Jambi.

Gubernur menekankan bahwa transformasi digital perlu terus diperkuat untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar UMKM, memperkuat pariwisata, serta meningkatkan ku alitas pelayanan publik, dengan tetap diiringi literasi agar teknologi dapat dimanfaatkan secara aman, bijak, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan GENTALA ARASI FEST 2026 di KCBN Muarajambi sebagai momentum untuk mendorong percepatan transformasi digital di daerah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bapak Tedy Arief Budiman , dalam sambutanya melaporkan, bahwa rangkaian kegiatan GENTALA ARASI FEST 2026 akan berlangsung sampai tanggal 6 September 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, GENTALA ARASI FEST 2026 menghadirkan showcasing dari Penyelenggara Sistem Pembayaran (PSP) dan berbagai UMKM yang menawarkan wastra dan makanan & minuman.

Lembaga terkait lainnya seperti OJK, dan Bursa Efek Indonesia turut menghadirkan booth pada acara GENTALA ARASI FEST 2026.

Sebagai kegiatan edukasi kepada masyarakat, GENTALA ARASI FEST 2026 juga menghadirkan serangkaian kegiatan talkshow dan edukasi selama pelaksanaan kegiatan dari tanggal 3 s.d. 6 September 2026 dengan berbagai topik terkait ekonomi keuangan digital dan pelindungan konsumen yang akan dibawakan oberbagai narasumber nasional dan daerah.

Selain itu, Museum Bank Indonesia (MUBI) juga menghadirkan pengalaman edukasi sejarah numismatika dan Bank Indonesia yang menarik dan interaktif. 

Berbagai kompetisi hadir bagi masyarakat umum, perbankan, dan pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK, seperti lomba melukis mural, storytelling, dan tari tradisional dengan sejumlah hadiah menarik. Di tanggal 5 dan 6 September diadakan pula donor darah yang peserta para pengunjung.

Diharapkan, GENTALA ARASI FEST 2026 dapat menjadi batu loncatan guna mengakselerasi implementasi dan literasi masyarakat Jambi terkait Ekonomi Keuangan Digital demi mempersiapkan masyarakat Jambi menghadapi perkembangan era digital dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. 

Pertamina EP Jambi Ajak Masyarakat Jaga Jalur Pipa Migas dan Tingkatkan Kesiapsiagaan Kebakaran

Jambi – PT Pertamina EP Jambi Field terus memperkuat edukasi keselamatan bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar jalur pipa dan fasilitas produksi migas. Upaya ini dilakukan salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pengamanan Jalur Pipa dan Fasilitas Produksi yang digelar di Sport Center Pertamina EP Jambi, Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut dan pembelajaran atas insiden kebocoran pipa di Jalan Surya Darma KM 9, Kenali Asam Atas, Kota Jambi, pada awal Agustus lalu. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenali keberadaan jalur pipa, memahami potensi risikonya, serta mengetahui langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama. 

Sedikitnya 100 warga dari Kecamatan Kota Baru, khususnya di Kelurahan Kenali Asam, Kenali Asam Atas, Kenali Asam Bawah mengikuti edukasi mengenai keselamatan di sekitar infrastruktur migas serta pelatihan dasar menghadapi potensi kebakaran. 

Kegiatan turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain unsur TNI, Polri, Kecamatan Kota Baru, Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan Kota Jambi serta Kelurahan Kenali Asam, Kenali Asam Atas, dan Kenali Asam Bawah. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan bersama antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Field Manager Pertamina EP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, mengatakan bahwa keberadaan jalur pipa migas perlu menjadi perhatian bersama karena berfungsi menyalurkan minyak dan gas sekaligus memiliki potensi risiko apabila mengalami kerusakan atau gangguan.

“Jalur pipa merupakan bagian penting dari kegiatan operasi migas. Karena mengalirkan fluida dan beroperasi dalam kondisi tertentu, keberadaannya perlu dijaga bersama agar tetap aman dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujar Kurniawan.

Menurutnya, menjaga keamanan jalur pipa membutuhkan dukungan masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitarnya. Karena itu, masyarakat diharapkan mengetahui lokasi jalur pipa dan menghindari aktivitas yang dapat mengganggu atau merusak fasilitas tersebut, termasuk mendirikan bangunan di atas atau terlalu dekat dengan jalur pipa.

“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga area di sekitar jalur pipa dan fasilitas produksi. Jika menemukan kondisi yang tidak biasa atau aktivitas yang berpotensi mengganggu jalur pipa, kami berharap masyarakat segera melaporkannya kepada Pertamina atau aparat dan pemerintah setempat,” katanya.

*Jaga Ruang Aman di Sekitar Jalur Pipa 

Dalam kegiatan tersebut, tim HSSE Pertamina EP Jambi memberikan penjelasan mengenai fungsi jalur pipa, potensi bahaya, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu menjaga keselamatan di sekitarnya. 

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak jalur pipa maupun mendirikan bangunan yang dapat menghambat akses pengawasan, pemeriksaan, pemeliharaan, dan penanganan keadaan darurat.

Pesan tersebut menjadi penting karena ruang yang aman di sekitar jalur pipa dibutuhkan agar kondisi pipa dapat terus dipantau dan petugas dapat segera melakukan penanganan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.

Selain edukasi mengenai jalur pipa, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, memberikan pemahaman mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta tindakan awal yang dapat dilakukan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat.

Mustari mengajak masyarakat memahami berbagai faktor yang dapat memicu kebakaran sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini. Menurutnya, pemahaman mengenai penyebab dan sumber risiko menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik dan simulasi pemadaman api menggunakan sarana yang sesuai, termasuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Melalui simulasi tersebut, masyarakat memperoleh pengalaman langsung mengenai tindakan awal menghadapi kebakaran dengan tetap mengutamakan keselamatan diri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat koordinasi antara Pertamina EP Jambi, pemerintah daerah, aparat keamanan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta masyarakat dalam menghadapi potensi keadaan darurat, terutama pada musim kemarau ketika risiko kebakaran dapat meningkat.

Pertamina EP Jambi meyakini masyarakat memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang aman di sekitar wilayah operasi. Semakin baik masyarakat mengenali potensi risiko dan mengetahui langkah yang tepat ketika menemukan kondisi darurat, semakin cepat pula pencegahan dan penanganan dapat dilakukan.

Melalui kegiatan ini, Pertamina EP Jambi yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1) berharap kepedulian masyarakat terhadap keselamatan di sekitar jalur pipa dan fasilitas produksi semakin meningkat. Sinergi perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama sekaligus mendukung keberlangsungan operasi migas untuk ketahanan energi nasional. 

*Tentang Pertamina EP (PEP) Jambi* 

PT Pertamina EP (PEP) Jambi Field merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Jambi. Kegiatan operasional PEP Jambi berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). Area operasional PEP Jambi tersebar di tiga kabupaten/kota yang mencakup delapan kecamatan dan 26 desa.

BULOG Jambi Percepat Penyaluran Beras Bantuan Pangan

Jambi - Perum BULOG Kantor Wilayah Jambi sudah mulai menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) beras alokasi Juli–September 2026 kepada masyarakat Penerima Bantuan Pangan (PBP). Penyaluran dipercepat melalui optimalisasi seluruh jaringan distribusi, termasuk empat kantor cabang yang ada, agar bantuan pangan pemerintah ini segera diterima masyarakat di seluruh wilayah di Provinsi Jambi.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, Kamis (20/082026), mengatakan BULOG berkomitmen mempercepat penyaluran di seluruh kabupaten/kota. Hingga 20 Agustus 2026, realisasi penyaluran telah mencapai 1.418.130 kilogram atau 12,86 persen dari total alokasi 11.030.940 kilogram.

"Kami memastikan bantuan pangan akan diterima oleh PBP berdasarkan data yang sudah ditetapkan dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku," ujar Wiwin.

Kegiatan pendistribusian Banpang didukung oleh empat Kantor Cabang BULOG, yaitu Kuala Tungkal, Muara Bungo, Merangin, dan Sungai Penuh, untuk menjangkau penyaluran dari wilayah perkotaan hingga daerah terpencil.

Penyaluran perdana dimulai sejak tanggal 13 Agustus 2026 di Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi. Distribusi dilakukan melalui titik bagi di kantor desa/kelurahan sebelum diserahkan kepada PBP. Pada alokasi Juli–September 2026, setiap PBP akan menerima sebanyak 30 kilogram beras. Ini merupakan alokasi bantuan untuk tiga bulan yang disalurkan sekaligus.

Pelaksanaan penyaluran Banpang melibatkan sinergi Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum BULOG, Pemerintah Daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, serta instansi terkait lainnya guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, tepat kualitas, tepat kuantitas dan tepat waktu.

BULOG Kanwil Jambi akan terus mempercepat pendistribusian hingga seluruh alokasi Banpang tersalurkan kepada semua masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Bright Gas Padel Pertamina Patra Niaga Meriahkan HUT RI-81 Bersama Emak Emak

Kota Jambi - Memeriahkan hari Kemerdekaan HUT ke-81 Indonesia, PT. Pertamina Patra Niaga Jambi menggelar event olahraga yang saat ini tengah diminati semua kalangan umur, Padel.

Uniknya peserta Padel hanya diperuntukan bagi emak emak. Sebanyak 40 peserta emak emak mengikuti Padel Kemerdekaan Bright Gas, yang berlangsung di Padel Kalcer, Mayang, Sabtu (16/8/2026) siang.

Acara dibuka M Ryan Primananda selaku Sales Branch Manager (SBM) Rayon III Jambi Gas PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Jambi.

Para peserta tidak kenai biaya alias gratis, hanya emak emak diwajibkan menunjukkan bukti penukaran 2 tabung gas 3 kg dengan Bright Gas tabung 5,5 kg.

Ryan Primananda menjelaskan bahwa kejuaraan ini sebagai apresiasi kepada pelanggan loyal bright gas. Khususnya kaum ibu-ibu yang setia menggunakan gas non-subsidi.

"Sekarang itu hobinya ibu-ibu itu salah satunya itu Padel. Jadi kita menfasilitasi turnamen khusus ibu-ibu pengguna bright gas. Antusiasnya dari pendaftar sangat tinggi, tapi slotnya kita batasi," jelas Ryan Primananda.

Selain padel, tambah Ryan, pihaknya juga melaksanakan beragam kegiatan lain memeriahkan HUT Ke-81 RI. Seperti lomba masak dan acara bermotor di Kabupaten Kerinci. Terlebih, kegiatan ini adalah agenda rutin setiap tahunnya.

"Untuk para pemenang, Pertamina Jambi akan berikan apresiasi uang tunai dan voucher pembelian bright gas. Harapan kami, konsumen-konsumen loyal bright gas ini untuk tetap setia menggunakan bright gas dan produk-produk Pertamina lainnya."

"Dan juga dapat membantu mengedukasi dan meng-influence lingkungan sekitarnya. Contoh dari teman-temannya, anggota keluarganya dan tetangganya untuk loyal menggunakan produk Pertamina," harap Ryan Primananda.

Pada kesempatan ini, Ryan Primananda juga menghimbau kepada masyarakat yang mampu agar dapat menggunakan bright gas yang non-subsidi.

Itu dilakukan agar penyaluran gas 3 kg tepat sasaran. Bright gas tabung 5,5 kg memiliki kelebihan, diantaranya mudah didapat di mini market.

"Serta dapat dibeli melalui call center Pertamina 135 dan yang terpenting bright gas memiliki pengaman khusus berupa security seal cup atau katup pengaman ganda di valve-nya," pungkas Ryan Primananda. (**)

Dorong Lansia Berdaya di Sektor Hijau, Pertamina EP Jambi Gagas Lansiapreneur Batik Eco-Print

Jambi – Pertamina EP Jambi menginisiasi program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan berbasis lingkungan (green economy) bagi kelompok lanjut usia (lansia). Berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Jambi, Pertamina EP (PEP) Jambi menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Batik dengan metode Eco-Print bagi Kelompok Lansiapreneur Kamboja di Desa Kota Karang, Kabupaten Muaro Jambi.

Sebagai wilayah ring 1 operasional PEP Jambi, desa ini menghadapi tantangan demografis yang cukup signifikan terkait penurunan kemampuan fungsional, keterbatasan finansial, hingga minimnya akses ruang produktif bagi kelompok lansia. Kondisi ini rentan menimbulkan stereotip bahwa lansia merupakan kelompok dengan ketergantungan sosial yang tinggi.

Melalui program Community Involvement & Development (CID) bertajuk Senja Karsa (Semangat Lanjut Usia untuk Berkarya, Sehat, dan Sejahtera) yang diinisiasi sejak 2025, PEP Jambi berupaya mengubah tantangan tersebut menjadi peluang pemberdayaan produktif. Setelah sukses mengintervensi aspek kesehatan lewat dukungan sarana Sekolah Lansia Tangguh (Selantang), PEP Jambi kini melakukan inovasi di sektor ekonomi kreatif.

Kehadiran program ini mendapat apresiasi mendalam dari penerima manfaat langsung. Maisyarah (70 tahun), salah satu anggota Kelompok Lansiapreneur Kamboja, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas kesempatan berharga yang diberikan PEP Jambi.

"Nyai sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Nyai sama sekali tidak menyangka di usia setua ini masih bisa mengikuti pelatihan membuat batik bersama anak-anak muda. Terima kasih banyak kepada PEP Jambi. Harapan saya, semoga ilmu yang telah kami dapatkan di sini bisa terus dikembangkan dan bermanfaat ke depan," ujar Maisyarah dengan penuh rasa syukur.

Senada dengan hal tersebut, Plt Ketua TP PKK Desa Kota Karang, Siti Aisyah, mengungkapkan rasa bangganya atas kemitraan strategis yang terjalin erat dengan PEP Jambi hingga saat ini. Kehadiran perusahaan dirasakan langsung manfaatnya oleh pemerintah desa dan para kader pengelola program dalam melahirkan kemandirian lansia.

"Kami sangat bangga atas kerja sama yang luar biasa dengan PEP Jambi. Kami di pemerintah desa dan selaku pengelola merasa sangat terbantu dengan dukungan program yang diberikan sejak awal Sekolah Lansia hingga pelatihan eco-print tiga hari ini. Selaras dengan filosofi Sekolah Lansia untuk mewujudkan lansia yang bermartabat, tangguh, sehat, dan aktif, kami berharap hasil batik eco-print ini ke depan menjadi produk unggulan Desa Kota Karang yang khas diproduksi para lansia sebagai wujud keberhasilan pembinaan kami," papar Siti Aisyah.

Manager Community Involvement & Development Regional 1, Iwan Ridwan Faizal mengatakan, keputusan mengembangkan metode batik eco-print didasarkan pada hasil monitoring dan evaluasi mendalam yang menekankan pentingnya kemandirian program pasca-pendampingan. Selain proses produksinya yang aman karena menyesuaikan dengan kapabilitas fisik lansia, kerajinan kontemporer ini memanfaatkan pewarna dan cetakan alami dari tanaman lokal, menjadikannya produk bernilai jual tinggi dengan histori produk yang unik.

"Kami melihat potensi besar dari kelompok lansia jika diberikan ruang aktualisasi yang tepat. Pelatihan eco-print ini memadukan konsep terapi kesehatan kognitif dengan pemberdayaan ekonomi kreatif hijau. Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup para lansia secara mandiri, tetapi juga melahirkan produk unggulan lokal berbasis keberlanjutan lingkungan yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas," jelas Iwan.

Pelatihan intensif yang berlangsung pada 13–16 Juli 2026 di Kantor Desa Kota Karang ini melibatkan empat anggota inti Kelompok Lansiapreneur Kamboja dengan didampingi tiga kader lansia desa. Jalannya pelatihan difasilitasi penuh kelompok dosen sekaligus praktisi usaha batik eco-print berpengalaman dari Universitas Muhammadiyah Jambi.

Rangkaian pelatihan disusun secara komprehensif mencakup teori dasar, histori perkembangan eco-print, hingga teknik pemrosesan kain (scouring dan mordanting) guna memastikan kualitas penyerapan pigmen daun alami secara optimal. Para peserta juga mempraktikkan langsung teknik pengikatan, pengukusan (steaming), hingga tahap finishing. Dari sisi keberlanjutan bisnis, para lansia turut dibekali kompetensi manajemen usaha praktis, seperti perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) sederhana, teknik pengemasan ramah lingkungan, serta proyeksi pengembangan produk turunan bernilai tambah.

Sejumlah riset ilmiah terkini turut memperkuat landasan program ini, di mana aktivitas terapi seni (art therapy) terbukti memberikan stimulasi positif yang signifikan dalam menjaga fungsi kognitif lansia, meminimalisasi perasaan depresi, serta memperkuat kemampuan proprioseptif fisik. Dengan demikian, kegiatan produksi ini berfungsi ganda sebagai sarana menjaga kesehatan mental sekaligus motor penggerak ekonomi kelompok lansia. Selain itu, program lainnya yang dijalankan setiap satu bulan sekali antara lain cek kesehatan rutin, meliputi cek tekanan darah, asam urat, kolesterol dan gula darah.

Melalui kolaborasi strategis antara korporasi, akademisi, dan pemerintah desa, inovasi pemberdayaan lansia ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi lahirnya ekosistem masyarakat inklusif di daerah operasi. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa transisi menuju ekonomi hijau dapat dimulai dari lini masyarakat terkecil, dengan melibatkan kelompok yang sebelumnya dianggap tidak lagi produktif menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mandiri. 

 

Tentang Pertamina EP (PEP) Jambi

PT Pertamina EP (PEP) Jambi Field merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Jambi. Kegiatan operasional PEP Jambi berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). Area operasional PEP Jambi tersebar di tiga kabupaten/kota yang mencakup delapan kecamatan dan 26 desa. 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes