Cawako Maulana Nyoblos Bersama Isteri Himbau Warga Gunakan Hak Pilih

Kota Jambi - Calon Wali Kota Jambi, Maulana, Rabu (27/11/2024) bersama isterinya, Nadiyah, mengikuti pelaksanaan pemilihan Walikota dan Gubernur Jambi di TPS 01 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung.

Sambil berjalan kaki bersama warga lain mengunjungi TPS tak jauh dari kediamanya.

TPS 01 terdapat 428 mata pilih, gabungan dua RT, RT 1 dan 2.

Kehadiran di TPS disambut hangat warga tetangga Maulana.

“Alhamdulillah, saya bersama isteri sudah menyampaikan hak suara dalam pesta demokrasi hari ini. Saya berharap seluruh warga Kota Jambi dapat menggunakan hak suaranya,” ujar Maulana.

Partisipasi masyarakat sangat penting karena akan menentukan arah kebijakan dan masa depan Kota Jambi untuk lima tahun ke depan.

Hari ini, Maulana bersama mengadakan akan melaksanakan real count di kediamanya. 

Kami memiliki Witness di 943 TPS yang akan mengirimkan hasil perhitungan suara seca ra langsung.

Kampanye di Klenteng Cawako 02 HAR Hadapi Sanksi, Bawaslu Tentukan Pelanggaran Administrasi

Kota Jambi – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jambi telah memutuskan hasil pemeriksaan terhadap laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan calon Wali Kota (cawako) nomor urut 02, HAR. Dua poin laporan menghasilkan keputusan yang berbeda, namun salah satu poin membuktikan adanya pelanggaran administrasi pemilu.

Pembagian Beras di Tempat Ibadah: Tidak Terbukti

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Jambi, Sinta Febria Ningsih, menjelaskan bahwa dugaan tindak pidana pembagian beras oleh HAR di Klenteng tidak terbukti.

“Tidak terdapat bukti yang menjanjikan adanya pembagian beras oleh Cawako 02 HAR di tempat ibadah,” tegas Sinta dalam keterangan pers, Selasa (26/11/2024).

Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat ramai dibicarakan terkait dugaan politik uang dalam bentuk pembagian sembako.

Kampanye di Tempat Ibadah: Terbukti Pelanggaran Administrasi

Namun, laporan kedua terkait kampanye di tempat ibadah menunjukkan hasil yang berbeda. Bawaslu menyatakan bahwa HAR terbukti melanggar aturan administrasi pemilihan karena melakukan kegiatan kampanye di klenteng.

“Bawaslu telah memutuskan bahwa pelanggaran administrasi pemilihan, yakni pelanggaran terhadap tata cara yang tidak sesuai dengan UU Pemilihan dan PKPU Kampanye. Regulasi secara tegas melarang tidak adanya kampanye di tempat ibadah,” ujar Sinta.

Bawaslu Kota Jambi akan merekomendasikan kepada KPU Kota Jambi untuk membongkar temuan tersebut sesuai dengan kewenangannya.

Menurut Pasal 280 ayat (1) huruf h UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, kampanye di tempat ibadah dilarang secara tegas. Pelanggaran terhadap ketentuan ini mengganggu sebagai pelanggaran administrasi.

Sanksi administratif yang dapat dikenakan meliputi:

Teguran Tertulis: Sesuai dengan Pasal 495 UU Pemilu, Bawaslu dapat memberikan sanksi berupa teguran tertulis kepada pasangan calon.

Pengurangan Suara atau Diskualifikasi: 

Berdasarkan Pasal 286 UU Pemilu, apabila pelanggaran dinyatakan masif dan mempengaruhi hasil pemilu, Bawaslu dapat mengabulkan pengurangan suara atau bahkan mendiskualifikasi pasangan calon.

Publikasi Pelanggaran: KPU dapat mengumumkan pelanggaran administrasi ini kepada publik untuk memberikan efek jera dan menjaga keadilan bagi pasangan calon lainnya.

Rekomendasi Bawaslu Kota Jambi kini berada di 

tangan KPU untuk memproses lebih lanjut. Sesuai Pasal 467 UU Pemilu, KPU wajib mematuhi rekomendasi Bawaslu dalam jangka waktu tertentu.

“Kami berharap KPU Kota Jambi segera menemukan temuan ini sesuai aturan untuk menjaga keadilan dan integritas pemilu,” ujar Sinta.

Keputusan Bawaslu ini menjadi pembahasan hangat di tengah masyarakat, terutama menjelang hari pemungutan suara. Banyak pihak yang menilai bahwa sanksi tegas diperlukan untuk memastikan pemerintahan pemilu dilaksanakan dengan adil.

Penampilan Spesial Kelompok Difabel Dan D'Masiv Di Kampanye Akbar Maulana-Diza

Kota Jambi - Kampanye akbar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, Maulana-Diza, yang digelar di GOR Kota Baru pada Jumat (22/11/2024), memberikan kesan mendalam dan istimewa bagi ribuan warga yang hadir. 

Acara yang dibawakan oleh berbagai kalangan ini tidak hanya menampilkan pidato politik dan program unggulan, tetapi juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok difabel, sebagai bagian dari komitmen pasangan Maulana-Diza terhadap inklusivitas dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu momen yang paling menyentuh adalah saat kelompok difabel diundang langsung tampil dan menyanyi bersama, dalam sebuah kolaborasi yang penuh kebersamaan saat grup band D'Masiv menyanyikan lagu berjudul 'Jangan Menyerah'. 

Melalui irama musik yang enerjik dan lirik yang menginspirasi, D'Masiv berhasil menciptakan atmosfer yang penuh semangat dan kebahagiaan.

Yang lebih istimewa lagi, Istri Maulana, Nadia, turut mengambil bagian dalam momen bersejarah tersebut dengan bernyanyi bersama kelompok difabel. 

Kehadiran Nadia di panggung bersama para penyanyi difabel ini menjadi simbol dari kepedulian pasangan terhadap calon hak dan keberagaman. Tak hanya sebagai istri calon Wali Kota, Nadia menunjukkan bahwa ia juga memiliki rasa empati dan kesadaran tinggi terhadap pemberdayaan kelompok difabel dalam setiap aspek kehidupan.

Maulana, dalam pidatonya, menyampaikan bahwa komitmennya untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia adalah untuk semua warga tanpa kecuali, termasuk kelompok difabel. 

“Kita ingin Kota Jambi menjadi kota yang ramah dan inklusif bagi semua, tanpa memandang siapa pun atau apa pun kondisi mereka. Kami percaya bahwa setiap warga Jambi, termasuk teman-teman difabel, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup bahagia dan sejahtera,” ujar Maulana.

Selain penampilan tersebut, kampanye akbar ini juga menghadirkan sejumlah program unggulan Maulana-Diza yang fokus pada memberikan hak-hak kelompok difabel, termasuk aksesibilitas, pendidikan inklusif, dan kesempatan kerja yang setara. Ini menjadi bukti nyata bahwa pasangan calon nomor urut 1 ini berkomitmen untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi semua lapisan masyaraka t di Kota Jambi.

Doakan Maulana-Diza Menang Menjadi Walikota dan Wakil Walikota Jambi

Kota Jambi - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Walikota Jambi, Maulana - Diza dihadapan ribuan massa pendukungnya disaat kampanye akbar dihalaman GOR Kota Baru, Jum'at (22/11/2024), mengajak massa pendukungnya untuk bersama-sama mewujudkan Kota Jambi Bahagia, sesuai dengan tagline yang diusungnya bersama Diza Hazra Aljosha.

“Kota Jambi bahagia bukan hanya tentang Maulana dan Diza, tapi perjuangan kita semua, mimpi kita, cita-cita kita untuk mewujudkan masyarakat Kota Jambi Bahagia,” seru Maulana didampingi Diza.

Ditambahkan Mualana, ia bersama Diza akan berjuang bersama-sama untuk Kora Jambi Bahagia.

“Kami sudah susun program Kota Jambi Bahagia sengan 5 misi dan 11 program unggulan yang sudah kami paparkan pada debat kandidat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Maulana juga meminta doa dari para pendukung untuk memenangkan Pilwako Kota Jambi 2024.

“Kami mengharapkan doa kita bersama,” tutupnya.

Tak Peduli Hujan, Ribuan Masyarakat Pendukung Maulana-Diza Hadiri Kampanye Akbar

Kota Jambi - Tak peduli hujan deras yang membasahi Kota Jambi, namun tidak menyuruti antusias masyarakat Kota Jambi para pendukung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Maulana-Diza menghadiri kampanye akbar, Jum'at (22/11/2024) dilapangan GOR Kota Baru.

Jelang dilaksanakan kampanye akbar, sekitar pukul 15.00 WIB terlihat berbondong bondong masyarakat memadati halaman GOR, sebagai bukti kecintaan maupun dukungan paslon nomor urut 1 tersebut. 

Dua artis terkenal sebagai bintang tamu, Opick dan D'Masiv ikut memeriahkan kampanye akbar ini hingga membuat GOR Kota Baru semarak.

Kampanye akbar ini menjadi momen penting bagi pasangan Maulana-Diza, bukan hanya sebagai ajang untuk memperkenalkan program kerja mereka, tetapi juga sebagai sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat. 

Para pendukung yang hadir merasa semakin yakin dengan visi dan misi yang disampaikan, dan mereka berharap bahwa pasangan ini dapat membawa perubahan nyata bagi Kota Jambi ke depan.

Suasana yang penuh semangat, harapan, dan rasa kebersamaan mengiringi jalannya acara, yang dipenuhi dengan sorak-sorai dan tepuk tangan. 

Meskipun hujan terus mengguyur, tak ada satu pun warga yang tampak mundur dari lokasi acara. 

Sebaliknya, mereka semakin bergelora, merasa bahwa kampanye ini adalah bukti nyata bahwa semangat untuk perubahan tak akan pernah surut, apa pun tantangannya.

Dengan dukungan yang sangat luar biasa ini, pasangan Maulana-Diza semakin mantap untuk terus berjuang demi kemajuan Kota Jambi. 

Kampanye akbar ini pun menjadi bukti bahwa meskipun cuaca tidak bersahabat, semangat perubahan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik tetap menyala di hati setiap warga Kota Jambi.

Kerukunan Umat Beragama di Jambi: Dr. Maulana Serukan Persatuan dalam Keberagaman

Kota Jambi - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) Provinsi Jambi, Dr. Maulana, menyatakan peran pluralisme agama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Provinsi Jambi.

Menurutnya, pluralisme bukan sekadar gagasan, melainkan sebuah pendekatan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. "Pluralisme adalah tentang sikap saling memahami dan menghargai perbedaan, baik dalam agama, suku, ras, dan budaya. Dengan saling menghargai, kita dapat menciptakan kedamaian dan keharmonisan di tengah keberagaman," ujar Dr. Maulana.

Sejak memimpin RKLA, Dr. Maulana telah menginisiasi berbagai kegiatan untuk mempererat hubungan antar kelompok agama, seperti dialog lintas agama, seminar kebangsaan, dan aksi sosial bersama.

 "Dr. Maulana tidak hanya memahami pentingnya keberagaman, tetapi juga menjadikannya sebagai dasar dalam kebijakan politik. Kami percaya bahwa di bawah kepemimpinannya, Jambi dapat berkembang dengan kerukunan yang tetap terjaga," tambah seorang tokoh agama setempat yang mendukungnya.

Dalam wawancaranya dengan media di Kota Jambi pada Senin (18/11/2024), Dr. Maulana mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk memperkuat toleransi antar umat beragama dan menghargai perbedaan keyakinan. "Jambi adalah miniatur Indonesia dengan keberagaman agama yang luar biasa. Kita semua harus berkomitmen untuk menjaga kerukunan yang telah terbina dengan baik. Pluralisme agama adalah kekuatan yang mempererat persatuan, sesuai dengan semboyan kita, Bhinneka Tunggal Ika," kata Dr. Maulana.

 

Kerukunan Umat Beragama di Jambi: Antara Tantangan dan Peluang

Dr. Maulana menjelaskan bahwa Provinsi Jambi, meskipun mayoritas beragama Islam, memiliki komunitas besar umat Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang hidup berdampingan dengan harmonis. "Keragaman ini adalah aset bersama. Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita bahwa perbedaan bukan penghalang, tetapi justru kekuatan yang memperkaya hidup kita. Tantangannya adalah bagaimana memanfaatkan perbedaan ini untuk saling mendukung, bukan terpecah belah," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai toleransi beragama harus menjadi dasar dalam setiap interaksi sosial. "Menghargai perbedaan antar umat beragama bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga panggilan untuk membangun kebersamaan yang lebih kuat dalam masyarakat. Ini esensi dari Bhinneka Tunggal Ika – meski berbeda, kita tetap satu dalam tujuan dan semangat kebangsaan," ujar Dr. Maulana.

 

Pentingnya Menjaga Kerukunan dan Mewaspadai Provokasi

Di sisi lain, Dr. Maulana mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap upaya provokasi yang bisa merusak kerukunan. "Kita harus hati-hati terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan perbedaan untuk keuntungan politik atau pribadi. Kerukunan yang telah terjalin di Jambi adalah hasil dari kesadaran bersama untuk saling menghormati, meski ada perbedaan keyakinan," tegasnya.

Menurutnya, penyebaran kebencian dan sikap intoleransi hanya akan mengganggu ketertiban dan merusak harmoni yang telah dibangun. "Kita harus menjaga dengan hati-hati, agar tidak ada ruang bagi kelompok yang ingin memecah belah kita," tambah Dr. Maulana.

 

Pendidikan Toleransi Sejak Dini untuk Masa Depan yang Damai

Sebagai Ketua DPD RKLA, Dr. Maulana juga menekankan pentingnya pendidikan toleransi sejak dini. "Mengajarkan nilai-nilai toleransi di sekolah-sekolah sangat penting. Jika anak-anak diajarkan untuk menghargai perbedaan sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya toleran, tetapi juga saling memperkuat dalam keberagaman," ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Dr. Maulana mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk terus menjaga kedamaian dan persatuan, serta menanggulangi diskriminasi dan intoleransi. "Kerukunan adalah dasar bangsa yang harus kita jaga, dan Jambi bisa menjadi contoh bagi provinsi lain dalam hal pluralisme dan keharmonisan antar umat beragama. Kita semua adalah bagian dari Indonesia, yang disatukan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika," tutup Dr. Maulana.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes