Raih ADIPURA, Terimakasih Pasukan Orange

Kota Jambi - Belum puas dengan capaian  penghargaan piala Adipura ke 7 yang baru diraih pada 05 Februari lalu, sekaligus mempertahankan capaian pada tahun 2023. Pemkot Jambi kembali menerbitkan inovasi baru sebagai salah satu senjata untuk mendapatkan piala Adipura kencana ditahun 2025 mendatang.

“Inovasi tersebut tertuang pada Intruksi Wali Kota Nomor 05 Tahun 2024 yang mengatur tata cara pengelolaan sampah salah satunya melalui bank sampah. Nanti di masing-masing produsen sampah itu sudah harus mengelola sendiri bagaimana memilah-milah sampahnya karena sampah itu sebenarnya ada nilai ekonominya. Nanti akan kita masifkan, kita sosialisasikan supaya penanganan sampah ini mulai dari tingkat keluarga itu sudah bertanggung jawab,” kata Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih saat menggelar silahturahmi bersama pasukan orange Pemkot Jambi atau yang lebih dikenal dengan petugas kebersihan yang dinaungi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, bertempat di Lapangan Tenis Disdik Kota Jambi.

Anugerah Adipura merupakan penghargaan bergengsi dibidang lingkungan hidup yang diberikan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia sebagai apresiasi pengakuan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas komitmen dalam  pengelolaan sampah berkelanjutan, hijau, dan berkonsep ramah lingkungan.

Adanya prestasi ini, Pj Wali Kota Sri Purwaningsih mengutarakan terimakasih nya kepada semua petugas kebersihan Pemkot Jambi, dan juga atas kesadaran masyarakat tentunya mempermudah tugas pemerintah dalam menjaga kota Jambi yang bersih.

“Selasa lalu pemerintah kota Jambi berhasil mendapatkan penghargaan Adipura, dan hari ini saya mengumpulkan seluruh pasukan orange, pengawas dan semua yang terkait dengan penanganan sampah di kota Jambi untuk bersilaturahmi. Terimakasih pada semuanya yang sudah terlibat sehingga kita bisa mempertahankan anugerah tertinggi dibidang lingkungan hidup ini,” kata Sri, Kamis (07/03).

Selanjutnya, jelas Sri, capaian yang ada saat ini harus terus ditingkatkan karena prestasi yang ada akan lebih maksimal jika bisa terus dipertahankan kedepannya.

“Saya minta kepada semuanya untuk terus meningkatkan kinerjanya supaya di tahun 2025 nanti untuk penilaian tahun 2024 ini, hasilnya bisa membawa Adipura kencana, dimana syaratnya harus 3 kali berturut-turut setiap tahun tanpa putus mendapatkan penghargaan Adipura,” jelas Sri.

Untuk mecapai hal tersebut, Sri juga telah menyampaikan kepada dinas terkait untuk lebih memasifkan pemasangan spanduk peringatan diseluruh Tempat Pembuangan Sampah (TPS), terkait waktu pembuangan sampah, agar masyarakat lebih tertib.

“Saya minta seluruh TPS di kasih spanduk  peringatan dan penjelasan waktu pembuangan sampah dari jam 06.00 malam sampai jam 06.00 pagi itu terus kita gaungkan supaya semuanya tertib,” sebut Sri.

Sementara itu, demi mewujudkan apa yang telah tertuang dalam Intruksi Wali Kota Nomor 05 Tahun 2024  tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Ardi mengatakan nantinya seluruh Opd, Camat dan Lurah, hingga ke tingkat RT agar membentuk Bank-bank sampah.

 

Kota Jambi Raih Adipura Ke-7

Kota Jambi - Kota Jambi kembali meraih anugerah Adipura. Penghargaan bergengsi dibidang lingkungan hidup itu diterima langsung Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, untuk yang kali ke-7.

Penyerahan Adipura ini diserahkan langsung Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Alue Dohong.

Anugerah Adipura ke 7 yang diraih Kota Jambi ini sebagai wujud apresiasi dan pengakuan pemerintah pusat atas komitmen dan kesungguhan Kota Jambi dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, hijau dan berkonsepkan ramah lingkungan.

Acara penganugerahan yang berlangsung di Auditorium Gedung Manggala Wanabhakti, Kementerian LHK jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat Selasa (5/3/2024), turut dihadiri Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar serta para penerima penghargaan.

Pada awal tahun 2024 ini, Kementerian LHK menyerahkan penghargaan hasil evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup tahun 2023, yaitu penghargaan Adipura untuk 106 kabupaten/kota, penghargaan Adipura Kencana untuk 5 kabupaten/kota, serta juga turut diserahkan Sertifikat Adipura kepada 51 kabupaten/kota karena dinilai memiliki upaya atas kinerja pengelolaan sampah dari sumbernya.

Usai menerima penghargaan, Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih, menyampaikan rasa syukur atas diraihnya supremasi tertinggi bidang tata kelola persampahan dan kebersihan lingkungan itu. Ia meminta jajarannya untuk tidak berhenti memberikan yang terbaik untuk masyarakat kota Jambi, terlebih kota Jambi merupakan gerbang masuk provinsi Jambi.

“Alhamdulillah, siang hari ini pemerintah kota Jambi mendapatkan penghargaan bergengsi dibidang pengelolaan lingkungan hidup yakni Adipura dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hudup, Ini adalah penghargaan Adipura ke 7 untuk Kota Jambi. Saya berharap dengan mendapatkan Adipura hari ini, bukan berarti prestasi Kota Jambi berakhir, tetapi ini adalah start untuk kita lebih giat lagi menunjukan bahwa Kota Jambi benar-benar menjadi kota yang nyaman, bersih, rapi,” ujar Sri.

Sri meminta jajarannya harus menunjukkan bahwa kota Jambi memang kayak meraih anugerah tersebut.

“Kita bisa tunjukan nanti secara lingkungan semuanya mendukung bagaimana Kota Jambi ini benar-benar layak untuk mendapatkan penghargaan Adipura Kencana nantinya,” tutur Sri.

Capaian luar biasa ini tentunya tidak hanya dilakukan satu pihak saja. Kerja keras seluruh jajaran Pemkot Jambi yang dikomandoi dinas LH Kota Jambi, mampu menjaga tradisi sebagai penghargaan bergengsi tersebut.

Sri pun kembali memberi apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras menjaga kota Jambi selalu bersih dan nyaman. Sembari berpesan agar kinerja baik itu semakin ditingkatkan sebagi modal untuk mendapatkan penghargaan yang lebih bergengsi yakni Adipura Kencana.

“Terima kasih dan apresiasi untuk teman-teman semuanya para kepala OPD, para camat, para lurah yang sudah bekerja keras untuk mewujudkan mendapatkan Adipura ini. Mudah-mudahan berikutnya nanti kita mendapatkan Adipura Kencana,” pungkas Sri.

Program Adipura merupakan instrumen kebijakan yang telah dilaksanakan sejak tahun 1986, dengan melalui berbagai perubahan dan pengembangan menjadi lebih baik, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dan arah kebijakan yang ada, sehingga dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mendorong terciptanya kualitas lingkungan hidup yang bersih, teduh, dan berkelanjutan.

Kota Jambi telah mengimplementasikan rencana aksi Pemerintah Indonesia untuk pencapaian Zero Waste, Zero Emission dari subsektor sampah. Aksi nyata itu tampak dari sistem pengelolaan sampah di Kota Jambi yang telah mengimplementasikan metode pengelolaan controlled/sanitary landfill. Kota Jambi juga saat ini telah memiliki TPA terbaru yang berlokasi di Talang Gulo dengan mengaplikasikan konsep Waste to Energy atau pemanfaatan sampah menjadi energi (menggunakan teknologi Emission Reduction in Cities (ERiC) Programme Solid Waste Management dengan sistem Sanitary Landfill). TPA ini merupakan bantuan Pemerintah Jerman melalui German Federal Government (KfW/Kreditanstalt für Wiederaufbau).

Selain itu, Pemkot Jambi memperoleh bantuan UNESCAP untuk pembangunan Integrated Resource Recovery Center (IRRC), bertempat di Pasar Talang Banjar, yang mengolah sampah organik hasil pembuangan Pasar Talang Banjar menjadi sumber energi ramah lingkungan.

 

 

Februari Inflasi Kota Jambi Lebih Rendah Dari Januari 2024

Kota Jambi - Februari 2024, Kota Jambi mengalami inflasi month to month (mtm) terhadap Januari 2024 sebesar 0,24%. Angka tersebut lebih rendah dibanding inflasi yang terjadi pada bulan Januari 2024, yaitu sebesar 0,68%. Inflasi year on year (yoy) Kota Jambi bulan Februari 2024 terhadap Februari 2023 sebesar 3,15% lebih rendah dibanding inflasi Februari 2023 (sebesar 6,83%). Sementara untuk tingkat inflasi year to date (ytd), sebesar 0,92 persen.

“Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi melalui Berita Resmi Statistik bulan Maret, merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kota Jambi. Pada bulan Februari 2024, tercatat Kota Jambi mengalami inflasi “month to month” (mtm) sebesar 0,24 persen, dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 106,1. Dibanding Januari, inflasi Februari mengalami penurunan” jelas Hendra, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Jambi dalam siaran persnya, Senin (4/3/2024).

Lebih detail, Hendra uraikan bahwa perbandingan inflasi antar tahun selama tiga tahun terakhir di Kota Jambi, bergerak cukup fluktuatif.

“Pada Februari 2024, tingkat inflasi yoy Kota Jambi sebesar 3,15 persen, Februari 2023 dan Februari 2022 masing-masing sebesar 6,83 persen dan 1,73 persen. Tingkat inflasi ytd Kota Jambi Februari 2024 sebesar 0,92 persen, Februari 2023 dan Februari 2022 masing-masing sebesar 0,69 persen dan 0,27 persen. Tingkat inflasi mtm Kota Jambi Februari 2024 sebesar 0,24 persen, Februari 2023 dan Februari 2022 masing-masing mengalami deflasi sebesar -0,22 persen dan -0,85 persen,” dibeberkan Hendra.

Inflasi Februari Kota Jambi jelasnya terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada 10 kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 2,24%, kelompok kesehatan sebesar 0,03%, kelompok transportasi sebesar 0,28%, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,21%, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,04%, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,12%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02%, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,01%, kelompok pendidikan sebesar 0,09%, kelompok penyediaan makanan, minuman dan restoran sebesar 0,12%.

Pj Wali Kota Jambi Tambah Armada Angkut Sampah Dua Kecamatan

Kota Jambi - Mengatasi tumpukan sampah di dua kecamatan, Senin (4/3) di halaman kantor Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih Pj Wali Kota Jambi menyerahkan dua unit armada pengangkut sampah.

Penjabat Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih mengatakan bahwa dua kecamatan yang mendapatkan tambahan armada pengangkut sampah yaitu Kecamatan Telanaipura dan Jambi Selatan. 

Dengan bertambahnya armada pengangkut sampah ini, diharapkan dapat mempermudah operasional proses pengangkutan sampah di tempat pembuangan sementara.

Selain  menambah jumlah armada, perlu juga ditingkatkan kesadaran amsyarakat untuk mematuhi aturan jam pembuangan sampah sehingga tidak terjadi penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara. 

Masyarakat diminta taat membuang sampah mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB. Untuk memperkuat aturan itu, dia juga meminta dinas terkait menyediakan spanduk larangan pembuangan sampah dan denda bagi pelanggar di setiap tempat pembuangan sementara.

Sitem pengelolaan sampah di Kota Jambi saat ini sudah dikelola dengan sistem zonasi. Sejak 2022 lalu, sebagian tugas pengangkutan sampah udah dibagi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama 11 kecamatan di Kota Jambi.

Tujuan pengelolaan itu, agar mendekatkan titik timbunan sampah rumah tangga sehingga penanganan sampah dapat terkelola dengan ba

Camat Jambi Selatan Alfian Jalil mengatakan bahwa dengan penambahan armada ini dapat membantu personel pengangkut sampah terutama di lokasi-lokasi pembuangan sementara yang volumen sampahnya besar. 

"Kecamatan Jambi Selatan danj Telanaipura menjadi percontohan pengelolaan sampah secara mandiri sehingga mendapatkan bantuan mobil baru, dengan bertambahnya armada maka membentuk pengangkutan sampah terutaam yang volume besar," kata dia. 

 

Pemkot Jambi Perkuat Sinergitas Dengan FKUB Kota Jambi

Kota Jambi - Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukuran Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi.

Pertemuan yang digelar untuk memperkuat sinergisitas antara Pemerintah Kota Jambi dengan FKUB dalam berkontribusi memelihara kerukunan antar umat beragama di Kota Jambi itu berlangsung di ruang rapat Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (11/1/2024).

Pertemuan yang turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Jambi Raden Jufri itu, diawali dengan mendengarkan paparan program kerja dan aspirasi perwakilan tokoh agama yang tergabung dalam FKUB.

Dalam paparannya Ketua FKUB Kota Jambi H. Husin Abdul Wahab menyampaikan program kerja yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2023, dan rencana kerja tahun 2024. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Jambi kepada FKUB.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi yang telah memberikan fasilitasi dan dukungan anggaran kepada FKUB, hingga kami telah dapat merampungkan program kerja tahun 2023 dan saat ini memulai program kerja di tahun 2024,” ujar Ketua FKUB H. Husin Abdul Wahab.

Dalam arahannya, Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih mengatakan FKUB adalah mitra strategis pemerintah, dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama, agar terbentuk   kerukunan dan kesejahteraan.

Ia pun turut menyampaikan apresiasi atas kinerja FKUB Kota Jambi. Menurutnya, kerukunan umat beragama di Kota Jambi selama ini sangat baik dan harmonis yang itu tak terlepas dari peran para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB.

“Saya sangat berterima kasih kepada para tokoh-tokoh agama yang tergabung dalam FKUB Kota Jambi ini, karena Kota Jambi ini sangat kondusif sekali, kerukunan antar umat beragama sangat terjaga dan terpelihara dengan baik, yang tentunya ini tak terlepas dari peran tokoh-tokoh agama yang tergabung dalam FKUB,” tuturnya.

Sri juga sampaikan, kerukunan umat beragama di daerah adalah bagian terpenting dari pembinaan kerukunan nasional yang menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karenanya, Sri meminta FKUB juga berperan penting dalam menjaga kerukunan dan mensukseskan agenda nasional Pemilu Serentak 2024.

“FKUB memiliki peran menjaga kerukunan dalam isu-isu keagamaan, termasuk dalam pesta demokrasi yang akan dilangsungkan 2024 ini, untuk itu tokoh- tokoh agama dan pemuka-pemuka agama, kiranya bisa terus tampil sebagai penyejuk antar umat beragama,” tambahnya.

Pertemuan dengan tokoh lintas agama itu merupakan rangkaian agenda Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih guna memonitoring dan mengantisipasi kerawanan jelang Pemilu Serentak 2024. Sri berharap situasi kondusif di Kota Jambi tetap terus terjaga.

 

Gerakan Pangan Murah, Ini Harapan Pj. Wali Kota Jambi

Kota Jambi - Pemerintah Kota Jambi kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat. Kegiatan dalam rangkaian upaya kongkrit pengendalian inflasi Kota Jambi tersebut, berlangsung di Kawasan Tugu Keris Siginjai Taman Pedesterian Jomblo Kotabaru Jambi, Kamis (22/2/2024).

GPM kali ini juga dirangkaikan dengan operasi pasar murah sembako bagi warga Kota Jambi, gelar pasar tani dan produk unggulan UMKM Kota Jambi. Harga komoditas yang dijual juga jauh dibawah harga pasar.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih. Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono, Perum Bulog Jambi, BPS Kota Jambi, Kepala Bank Jambi Cabang Soetomo, dan perangkat daerah Pemkot Jambi.

"Kita sama-sama tahu bahwa dalam pemberitaan beberapa waktu ini, ada kenaikan-kenaikan harga yang mulai merangkak di beberapa daerah. Alhamdulillah untuk Kota Jambi ini tetap terjaga, masih dalam kondisi stabil dan hari ini GPM yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi ini, dengan tujuan supaya masyarakat terbantu daya belinya," sebut Sri mengawali sambutannya.

"Untuk menyikapi terkait dengan pengendalian inflasi ini, Pemerintah Kota Jambi tidak hanya melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya normatif-reguler. Seperti GPM ini akan terus dilakukan secara berurutan di 11 Kecamatan dan langkah yang sama, teman-teman Dinas Perindustrian Perdagangan dengan Bulog juga melakukan pasar murah diberbagai titik. Itulah upaya Pemerintah Kota Jambi untuk menstabilkan harga konsumen di wilayah Kota Jambi," ungkapnya.

Selain itu, Sri juga ungkapkan pihaknya juga terus berupaya untuk mendorong warga masyarakat untuk mandiri secara pangan melalui kegiatan "Urban farming" yang dimulai dari rumah masing-masing.

Karena Kota Jambi ini punya keterbatasan lahan, urban farming, pertanian perkotaan tetap harus kita lakukan melalui pembagian benih-benih, untuk supaya setiap rumah itu juga punya hasil produksi pangan sendiri. Baik cabe maupun sayur-mayur. Begitu juga lahan-lahan tidur yang selama ini tidak dioptimalkan, diupayakan nanti akan menjadi tempat-tempat yang menghasilkan produk pangan yang bermanfaat bagi Kota Jambi," jelasnya.

Terkait antisipasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Sri jelaskan bahwa kebutuhan pangan masyarakat akan mengalami lonjakan, baik dari sisi permintaan maupun harga. Untuk itu, dirinya telah melakukan langkah antisipasi melalui kemitraan kerjasama dengan daerah-daerah produsen, untuk memasok kebutuhan beberapa komoditas yang sering bergejolak di Kota Jambi.

"Sudah ada kerjasama yang akan kita realisasikan, misalnya di wilayah Sleman dan Purworejo, penghasil cabe, itu kita akan minta untuk produksinya sebagian digunakan untuk Kota Jambi. Brebes ada bawang merah juga nanti kita minta untuk kita masukkan ke Kota Jambi," pungkas birokrat Kemendagri itu.

Kegiatan GPM ini sendiri akan berlangsung setiap bulannya di seluruh kecamatan dalam wilayah Kota Jambi.

"GPM akan kita laksanakan rutin setiap bulannya, diseluruh wilayah Kecamatan dalam Kota Jambi. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program kegiatan Pemerintah Kota Jambi dalam upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. Juga merupakan upaya kongkrit dalam pengendalian Inflasi di Kota Jambi," ujar Evridal, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi.

Menurutnya, kegiatan GPM akan sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hariannya, dengan harga yang terjangkau. 

"Ini penting supaya daya beli masyarakat terjaga, tidak turun, sehingga inflasi terkendali," pungkasnya.

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes