Kapolda Jambi Kunjungi Ponpes HSQ Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Dukung Pendidikan Keagamaan

Muaro Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Hasan Soleha Qim (HSQ) yang berlokasi di Desa Bukit Baling, Kec. Sekernan, Kab. Muaro Jambi, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Jambi, di antaranya Karolog Polda Jambi Kombes Pol. Tofik Sukendar, Kabidhumas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto, serta pejabat lainnya. 

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, pengasuh ponpes Ustadz Samsul Hakim, serta para santri dan jajaran Polres Muaro Jambi.

Dalam sambutannya, pengurus Pondok Pesantren HSQ menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Jambi beserta rombongan. Mereka menjelaskan bahwa ponpes tersebut memiliki program Tahfidzul Qur’an dan pendidikan diniyah, serta telah melahirkan santri yang mampu mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an. Selain itu, pihak pesantren juga menegaskan komitmennya dalam membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami juga berharap adanya bimbingan dari Polda Jambi agar pondok pesantren ini tetap berada pada jalur yang benar serta terhindar dari paham radikalisme,” ungkap pengurus ponpes dalam sambutannya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lembaga pendidikan keagamaan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polda Jambi untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan. Kami menyadari bahwa pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlak, serta mampu menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi juga menyerahkan bantuan berupa empat roll sajadah, dua unit kipas angin, satu unit genset, serta 20 karung beras guna mendukung kegiatan operasional dan pembinaan santri di pondok pesantren tersebut.

Selain itu, Kapolda Jambi juga mengajak seluruh elemen pesantren untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pengasuh dan santri untuk berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sinergi antara Polri dan pondok pesantren sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas pondok pesantren, ramah tamah, serta foto bersama.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam memperkuat hubungan dengan tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan.

“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan pondok pesantren sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun generasi muda yang berkarakter, religius, dan cinta tanah air. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik serta kolaborasi yang berkelanjutan dalam menjaga kamtibmas di wilayah Jambi,” tutup Kabidhumas.

Polda Jambi Ikuti Dialog Penguatan Internal Tertkait Tantangan Hukum Diera AI

Jambi – Dalam rangka memperkuat kapasitas dan kesiapan personel menghadapi perkembangan teknologi, Polda Jambi mengikuti kegiatan Dialog Penguatan Internal Polri ke-1 yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada Selasa (7/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Vicon Lantai II Polda Jambi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama, di antaranya Karo Rena, Karo SDM, Kabid Humas, Kabidkum, Kabiddokkes, Ka SPN, Dirtahti, Ka SPKT, serta para Perwira Menengah Polda Jambi.

Hadir secara virtual dari Mabes Polri, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., bersama para pejabat Divisi Humas Polri dan narasumber dari berbagai instansi.

Kegiatan ini mengusung tema “Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence” dan diikuti oleh jajaran Mabes Polri serta pejabat utama Polda Jambi.

Dalam arahannya, Kadiv Humas Polri menegaskan bahwa perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan dampak signifikan, baik positif maupun negatif, terhadap tugas kepolisian.

“Teknologi AI membawa efisiensi luar biasa, namun juga menghadirkan celah kejahatan jenis baru, seperti deepfake, manipulasi data massal hingga ancaman siber yang semakin kompleks,” ujar Kadiv Humas Polri.

Ia menambahkan bahwa tantangan utama bagi aparat penegak hukum adalah bagaimana regulasi mampu mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi tersebut.

“Tantangan terbesar kita adalah bagaimana hukum merespons teknologi yang berkembang lebih cepat dari regulasi itu sendiri,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kadiv Humas menekankan pentingnya kesadaran kolektif seluruh jajaran Polri terhadap potensi manfaat dan risiko AI, sekaligus mendorong penyusunan SOP serta kebijakan strategis dalam penanganan tindak pidana berbasis kecerdasan artifisial.

“Kita harus terus berinovasi. Jangan sampai menjadi penonton di tengah perubahan zaman. Dialog ini menjadi wadah untuk menyerap ilmu dan berdiskusi demi kemajuan institusi,” tegasnya.

Dalam sesi pemaparan, narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjelaskan bahwa tata kelola AI di Indonesia telah berlandaskan pada Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial 2020–2045, UU ITE, serta UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Selain itu, penggunaan AI diklasifikasikan berdasarkan tingkat risiko, mulai dari risiko rendah hingga risiko tidak dapat diterima, yang menentukan tingkat pengawasan dalam implementasinya.

Sementara itu, narasumber dari CEO Imajik Group menyoroti pemanfaatan AI dalam komunikasi publik, khususnya melalui konten visual berbasis storytelling yang dinilai efektif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Edukasi kepada masyarakat sangat penting agar tidak mudah terkecoh oleh konten manipulatif berbasis AI,” ungkapnya.

Di sisi lain, narasumber dari Direktorat Siber Bareskrim Polri mengingatkan bahwa perkembangan AI juga dimanfaatkan dalam berbagai modus kejahatan siber, seperti phishing berbasis AI dan manipulasi audio-visual menggunakan teknologi deep learning.

“Polri harus meningkatkan kapabilitas personel serta memperkuat pembuktian hukum melalui digital forensik agar mampu menghadapi kejahatan siber yang semakin canggih,” jelasnya.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan sumber daya manusia Polri, khususnya di Polda Jambi, dalam menghadapi tantangan hukum di era digital yang semakin kompleks.

“Melalui dialog ini, kami mendorong seluruh personel untuk terus meningkatkan literasi digital, memahami perkembangan teknologi Artificial Intelligence, serta mampu mengantisipasi berbagai potensi kejahatan berbasis teknologi. Hal ini penting agar Polri tetap adaptif, profesional, dan responsif dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Ia juga menambahkan bahwa Polda Jambi akan terus berkomitmen mendukung kebijakan Mabes Polri dalam penguatan kapasitas personel, termasuk melalui pelatihan, sosialisasi, dan penguatan fungsi digital forensik.

“Polda Jambi siap bertransformasi dan berinovasi dalam menghadapi era digital, sehingga kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan dialog berlangsung interaktif dan menjadi sarana strategis dalam memperkuat pemahaman serta kesiapan Polri menghadapi tantangan hukum di era digital.

Pengukuhan Pengurus KORPRI Polda Jambi Periode 2025–2030

Jambi – Kepolisian Daerah Jambi menggelar kegiatan Pengukuhan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Polda Jambi masa bakti 2025 hingga 2030, yang berlangsung pada Selasa (7/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 4 Gedung Utama Mapolda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Korpri Polda Jambi, Pembina Utama Muda dr. Niken Manohara, M.Gizi., serta dihadiri oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.H., S.I.K., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, serta ASN di lingkungan Polda Jambi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penghormatan kepada inspektur upacara, laporan komandan upacara, hingga pembacaan keputusan Dewan Pengurus Korpri Polri terkait susunan kepengurusan Korpri Polda Jambi masa bakti 2025–2030. Prosesi dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus, penandatanganan berita acara, serta serah terima panji Korpri.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pengucapan Panca Prasetya Korpri sebagai bentuk komitmen ASN dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Upacara ditutup dengan amanat inspektur upacara, doa, serta pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama.

Kapolda Jambi dalam amanatnya menekankan pentingnya peran Korpri sebagai wadah ASN dalam mendukung tugas-tugas Polri, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat soliditas internal organisasi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran ASN dalam mendukung kinerja Polri secara profesional dan berintegritas.

“Pengukuhan pengurus Korpri ini diharapkan mampu meningkatkan semangat pengabdian, profesionalisme, serta integritas ASN di lingkungan Polda Jambi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ASN sebagai bagian integral dari institusi Polri memiliki peran penting dalam mendorong terwujudnya tata kelola organisasi yang baik dan pelayanan publik yang optimal.

“Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu menghadirkan inovasi dalam mendukung kinerja Polri yang Presisi,” tambahnya.

Tingkatkan Profesionalisme Personel, Ditlantas Polda Jambi Gelar Program “Polantas Belajar Bersamo”

Jambi – Dalam upaya memperkuat profesionalisme personel serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi resmi menggulirkan program inovatif bertajuk “Polantas Belajar Bersamo” pada Selasa (7/4/2026).

Program strategis yang digagas langsung oleh Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Polantas yang Presisi, profesional, dan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Cakra Ditlantas Polda Jambi tersebut menjadi wadah peningkatan kemampuan sekaligus ruang diskusi interaktif bagi seluruh personel lalu lintas. Program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan formal dan praktik semata, tetapi juga mengedepankan pertukaran pengalaman dan pemahaman mendalam terkait tugas dan fungsi lalu lintas.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini berasal dari internal Ditlantas Polda Jambi, yakni para Kabag, Kasubdit, dan Kasat yang berbagi pengetahuan, pengalaman, serta evaluasi kinerja baik dalam pelayanan publik maupun pelaksanaan tugas di lapangan.

Dirlantas Polda Jambi dalam arahannya menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan teknis dan etika personel sebagai kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tujuan utama dari ‘Polantas Belajar Bersamo’ ini adalah memastikan seluruh personel memiliki pemahaman yang komprehensif terkait fungsi lalu lintas. Dengan penguasaan materi yang mumpuni dan mentalitas yang siap bertugas, kita optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus mewujudkan Polri yang Presisi,” ujar Kombes Pol Adi Benny Cahyono.

Lebih lanjut, program ini juga menjadi sarana peningkatan wawasan personel terhadap kebijakan terkini di bidang lalu lintas, termasuk implementasi program Polantas Menyapa, serta pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik. Melalui pendekatan ini, penegakan hukum diharapkan dapat berjalan lebih efektif, akurat, serta tetap mengedepankan sisi humanis.

Dirlantas berharap, melalui program ini seluruh personel Polantas dapat terus beradaptasi dengan dinamika perkembangan masyarakat, sehingga mampu menciptakan ketertiban lalu lintas yang lebih baik serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh Ditlantas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri.

“Bapak Kapolda Jambi mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Ditlantas Polda Jambi melalui program ‘Polantas Belajar Bersamo’. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam meningkatkan kompetensi personel secara berkelanjutan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan humanis,” ujar Kabid Humas.

Diharapkan melalui program ini, kehadiran Polantas di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung yang mampu membangun kepercayaan publik serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Provinsi Jambi.

Polda Jambi Ikuti Vicon Rekrutmen Taruna/i Akpol 2026, Tekankan Prinsip BETAH

Jambi – Polda Jambi mengikuti kegiatan video conference (vicon) bersama Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Polri dan Kadiv Humas Polri terkait rekrutmen penerimaan Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 pada Senin, (06/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan proses seleksi berjalan secara profesional dan berintegritas.

Di Polda Jambi Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali bersama Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Handoko dan Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengikuti zoom meeting di ruang vicon lt. II Mapolda Jambi. 

Dalam vicon tersebut disampaikan bahwa proses penerimaan anggota Polri, khususnya Taruna/i Akpol, tetap berpedoman pada prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip ini menjadi landasan utama guna menjamin proses seleksi yang objektif dan bebas dari praktik penyimpangan.

Selain itu, ditegaskan bahwa pelaksanaan seleksi hanya melalui satu jalur, yakni jalur reguler yang diselenggarakan oleh SSDM Polri. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas serta standarisasi dalam proses rekrutmen calon perwira Polri.

Adapun tujuan dari rekrutmen ini adalah untuk mempersiapkan calon pimpinan Polri di masa depan, khususnya dalam kurun waktu 30 tahun mendatang. Para taruna/i yang terpilih diharapkan mampu menjadi sosok pemimpin yang inspiratif, memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan yang tepat dan efektif, serta memiliki kompetensi strategis.

Lebih lanjut, calon perwira Polri juga diharapkan memiliki kemampuan inovatif, penguasaan bahasa asing, serta mampu berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Selain itu, mereka juga dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan zaman serta memiliki kemampuan edukatif dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Polda Jambi berkomitmen penuh dalam mendukung proses rekrutmen yang bersih dan transparan.

“Melalui prinsip BETAH, kami memastikan seluruh tahapan seleksi penerimaan Taruna/i Akpol Tahun Anggaran 2026 berjalan secara profesional, objektif, dan bebas dari praktik KKN. Ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mencetak calon perwira yang unggul dan berintegritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kabid Humas juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses penerimaan ini. Tidak ada jalur lain selain jalur resmi, dan kelulusan ditentukan murni berdasarkan kemampuan serta hasil seleksi peserta,” tegasnya.

Dengan adanya pengawasan dan keterbukaan dalam proses seleksi, diharapkan rekrutmen Taruna/i Akpol 2026 mampu menghasilkan generasi perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

SPN Polda Jambi Resmi Buka Dikbangspes Bintara Dasar FT Kepolisian Gelombang II Tahun 2026

Jambi – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi resmi menggelar Upacara Pembukaan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Bintara Dasar Fungsi Teknis (FT) Kepolisian Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (6/4/2026).

Upacara yang dilaksanakan di aula STS SPN Polda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Jambi, Kombes Pol. Dili Yanto, serta dihadiri oleh jajaran pejabat SPN, para tenaga pendidik (Gadik), dan 150 peserta didik yang akan mengikuti pendidikan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penghormatan pasukan, laporan komandan upacara, hingga prosesi penyematan tanda peserta Dikbangspes. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan amanat dari Inspektur Upacara, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, serta ditutup dengan doa.

Dalam amanatnya, Ka SPN Polda Jambi Kombes Pol. Dili Yanto menekankan pentingnya keseriusan para peserta dalam mengikuti pendidikan meskipun waktu pelaksanaan relatif singkat.

“Kepada seluruh peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Laksanakan pendidikan dengan serius, tidak perlu tegang, karena waktu pendidikan ini tidak lama. Jadilah ahli dan gunakan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas pelayanan di kesatuan masing-masing,” ujar Kombes Pol. Dili Yanto.

Ka SPN juga mengingatkan peserta untuk menjaga disiplin selama berada di lingkungan lembaga pendidikan serta terus mengembangkan kemampuan diri.

“Tidak boleh ada pelanggaran selama di lembaga pendidikan. Ini adalah tempat menimba ilmu. Teruslah belajar karena dunia berubah cepat, jangan cepat berpuas diri dengan ilmu yang ada sekarang,” tegasnya.

Selain itu, Ka SPN mendorong para peserta untuk aktif berkolaborasi dan berdiskusi dengan tenaga pendidik guna memaksimalkan pemahaman materi.

“Silakan berkolaborasi dan berkoordinasi dengan para gadik. Jangan sampai kesempatan ini terbuang sia-sia. Manfaatkan untuk berdiskusi dan saling bertukar ilmu,” tambahnya.

Mengakhiri amanatnya, Ka SPN Polda Jambi secara resmi membuka kegiatan Dikbangspes Bintara Dasar FT Kepolisian Gelombang II Tahun 2026.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Dikbangspes Bintara Dasar FT Kepolisian Gelombang II Tahun Anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pelaksanaan Dikbangspes ini merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel Polri, khususnya pada fungsi teknis kepolisian.

“Pendidikan dan pengembangan spesialisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri. Diharapkan para peserta dapat menyerap ilmu dengan baik dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas guna memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas 

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kapasitas personel merupakan kunci dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes