Jambi Siap Jadi Tuan Rumah Event Nasional, Presisi Merdeka Run 2026 Jadi Momentum Pembuktian

Jambi – Sehari menjelang pelaksanaan Presisi Merdeka Run (PMR) 2026, Provinsi Jambi menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan event berskala nasional.

Berbagai unsur telah bergerak bersama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan optimal, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, Presisi Merdeka Run 2026 menjadi momentum penting bagi Jambi untuk menunjukkan kapasitas dalam mengelola kegiatan berskala nasional. Kesiapan tersebut tidak hanya terlihat dari aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dunia usaha, komunitas, pelaku UMKM, relawan hingga masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kekuatan utama dalam memastikan pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 berjalan dengan baik.

“Kapolda Jambi menegaskan bahwa keberhasilan Presisi Merdeka Run 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan hasil kerja bersama. Polri bersama pemerintah daerah, TNI, seluruh stakeholder dan masyarakat terus memperkuat sinergi untuk memastikan kegiatan ini berlangsung aman, tertib, profesional dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

Menurutnya, setiap unsur telah mengambil peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari aspek keamanan, pelayanan, kesehatan, lalu lintas, kebersihan hingga dukungan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bahwa Jambi memiliki ekosistem yang mampu mendukung penyelenggaraan kegiatan besar secara terkoordinasi.

Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan bahwa Presisi Merdeka Run 2026 juga menjadi kesempatan bagi Jambi untuk menunjukkan karakter daerah, keramahan masyarakat, kualitas pelayanan serta kemampuan berbagai sektor dalam memberikan pengalaman positif kepada para peserta dan tamu yang datang.

“Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Provinsi Jambi untuk menunjukkan kepada Indonesia bahwa Jambi siap menjadi tuan rumah event nasional. Kita ingin setiap peserta dan tamu yang datang mendapatkan rasa aman, nyaman dan pelayanan yang baik selama berada di Jambi,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan event nasional secara konsisten dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kepercayaan terhadap Jambi sebagai salah satu daerah yang siap menjadi lokasi berbagai agenda nasional di masa mendatang.

Bagi Polda Jambi, lanjutnya, Presisi Merdeka Run 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan kegiatan yang aman, tertib dan profesional, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Polda Jambi berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan, serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian Presisi Merdeka Run 2026,” ungkapnya.

Presisi Merdeka Run 2026 Jambi bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan semangat kolaborasi dan kemampuan Jambi dalam menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional.

“Besok ketika garis start dibuka, bukan hanya sebuah perlombaan yang dimulai. Jambi akan menunjukkan kepada Indonesia bahwa daerah ini siap menjadi tuan rumah, siap berkolaborasi dan siap memberikan pengalaman terbaik dalam penyelenggaraan event nasional,” pungkas Kabid Humas Polda Jambi.

Tim Gabungan Polda Jambi, Polres dan Pemda Merangin Tertibkan PETI Dikawasan Unesco Global Geopark

Merangin – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi melalui Subdit IV Tipidter bersama Pemerintah Kabupaten Merangin, Polres Merangin, Tim Terpadu Penanganan Pertambangan Rakyat, serta pengelola UNESCO Global Geopark (UGGp) Kabupaten Merangin melaksanakan patroli gabungan dalam rangka penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Bupati Merangin H. Muhammad Syukur, S.H., M.H., didampingi Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., dan diikuti unsur Ditreskrimsus Polda Jambi, Polres Merangin, Polsek Sungai Manau, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta Tim Terpadu Penanganan Pertambangan Rakyat.

Patroli gabungan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/496/VII/RES.5/2026/Ditreskrimsus tanggal 6 Agustus 2026 dengan sasaran kawasan UNESCO Global Geopark Merangin sebagai salah satu kawasan konservasi yang memiliki nilai geologi, lingkungan, dan wisata bertaraf internasional.

Dalam pelaksanaan patroli, tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai dan menemukan empat unit rakit yang diduga digunakan sebagai sarana penambangan emas ilegal menggunakan mesin sedot (kompresor) di kawasan Muara Karing. Saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelaku di lokasi.

Tim gabungan kemudian mengamankan seluruh peralatan yang berada di lokasi untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari tiga unit mesin kompresor, dua unit mesin genset, dua buah dulang, enam lembar karpet, empat selang berwarna biru, empat selang air, serta delapan utas tali.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan maupun membantu aktivitas pertambangan emas tanpa izin, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan UNESCO Global Geopark Merangin dari kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal.

Hasil patroli tidak menemukan adanya aktivitas pertambangan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Namun demikian, petugas masih menemukan bekas aktivitas penambangan menggunakan rakit-rakit kecil sehingga pengawasan dan patroli akan terus ditingkatkan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol. Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Jambi berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga kawasan UNESCO Global Geopark Merangin dari segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal.

“Kawasan UNESCO Global Geopark Merangin merupakan aset nasional yang harus kita jaga bersama. Polda Jambi tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan kawasan konservasi. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara tegas, profesional, dan berkelanjutan, disertai langkah-langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat.”

Lebih lanjut, Kombes Pol. Taufik Nurmandia mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas pertambangan ilegal maupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun.

“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga warisan alam ini. Laporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas pertambangan ilegal. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam melindungi kawasan Geopark Merangin agar tetap lestari bagi generasi mendatang.”

Polda Jambi menegaskan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Merangin, Balai UNESCO Global Geopark, serta seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan patroli rutin, penegakan hukum, dan upaya pencegahan terhadap aktivitas pertambangan ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan mempertahankan nilai strategis kawasan UNESCO Global Geopark.

Polda Jambi Proses Tegas Dugaan Penipuan Rekrutme7n Bintara Polri, Dua Personel Diamankan

Jambi – Polda Jambi menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas proses penerimaan anggota Polri dengan menindak tegas dugaan kasus penipuan rekrutmen Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 yang diduga melibatkan dua personel Polda Jambi, yakni Briptu MD dan Bripda Y.

Pengaduan terkait dugaan penipuan tersebut diterima Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jambi pada 3 Agustus 2026. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 12 orang korban yang berasal dari masyarakat maupun anggota Polri. Sementara itu, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh tim Bidpropam Polda Jambi.

Modus yang diduga dilakukan kedua terduga pelanggar adalah menjanjikan kelulusan kepada peserta seleksi calon anggota Polri dengan meminta sejumlah uang sebagai imbalan.

Saat ini, Briptu MD dan Bripda Y telah diamankan oleh Bidpropam Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaa kode etik profesi Polri. Secara paralel, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi juga tengah melakukan penyidikan terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan keduanya.

Kedua personel tersebut diduga melanggar Pasal 10 ayat (4) huruf g Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Polda Jambi menegaskan akan menindak tegas setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran, baik melalui mekanisme disiplin, kode etik profesi maupun proses pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa institusinya tidak memberikan toleransi terhadap setiap bentuk penyimpangan yang mencederai kepercayaan masyarakat, khususnya dalam proses penerimaan anggota Polr

"Polda Jambi berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan dan tuntas. Terhadap kedua personel yang diduga terlibat telah diamankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan oleh Bidpropam, sementara aspek pidananya ditangani Ditreskrimum Polda Jambi secara paralel."

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak mana pun yang mengaku dapat meloloskan peserta seleksi menjadi anggota Polri dengan imbalan sejumlah uang. 

"Seluruh proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan berdasarkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). Tidak ada seorang pun yang dapat menjamin kelulusan di luar mekanisme yang telah ditetapkan. Apabila ada masyarakat yang merasa menjadi korban praktik serupa, kami mengimbau agar segera melapor kepada Polda Jambi untuk ditindaklanjuti secara tegas." jelas Kabid Humas

Polda Jambi Matangkan Pengamanan Presisi Merdeka Run 2026 Melalui Tactical Floor Game

Jambi – Polda Jambi menggelar kegiatan Strategi dan Tactical Floor Game (TFG) sebagai bagian dari pemantapan kesiapan pengamanan menjelang pelaksanaan Presisi Merdeka Run (PMR) Tahun 2026, Kamis (6/8/2026), di Pendopo Kantor Gubernur Provinsi Jambi.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali dan dihadiri Irwasda Polda Jambi, Karo Ops Polda Jambi, Kapolresta Jambi, para Pejabat Utama Polda Jambi, Pejabat Utama Polresta Jambi, serta seluruh panitia Presisi Merdeka Run 2026.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyebutkan bahwa kegiatan Tactical Floor Game ini merupakan simulasi yang bertujuan menyamakan persepsi seluruh personel terkait pola pengamanan, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, hingga langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama pelaksanaan kegiatan.

Sebanyak kurang lebih 1.750 personel gabungan Polda Jambi dan Polresta Jambi akan dilibatkan dalam pengamanan Presisi Merdeka Run 2026. Seluruh personel akan ditempatkan sesuai ploting yang telah ditentukan dan didukung sarana komunikasi untuk memastikan koordinasi berjalan optimal.

 "Tactical Floor Game ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh personel terkait strategi, pola pengamanan, pembagian tugas, serta mekanisme koordinasi di lapangan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian Presisi Merdeka Run 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar." ujar Kabid Humas

Ditambahkannya juga bahwa Kapolda Jambi menegaskan bahwa setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya sesuai standar operasional yang telah disusun. Tactical Floor Game menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh unsur pengamanan memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta maupun masyarakat.  

Usai pelaksanaan TFG, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan langsung rute pengamanan Presisi Merdeka Run 2026 guna memastikan seluruh titik pengamanan telah dipersiapkan secara maksimal.

Jadwal Penting Bagi 8.750 Peserta Presisi Merdeka Run 2026

Jambi – Antusiasme masyarakat terhadap ajang Presisi Merdeka Run 2026 terus menunjukkan tren positif. Total peserta yang tercatat mencapai 8.750 orang, menjadikan event ini sebagai salah satu ajang lari terbesar yang pernah digelar di Provinsi Jambi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.175 orang peserta berasal dari luar Provinsi Jambi. Kehadiran pelari dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa Presisi Merdeka Run tidak hanya menjadi agenda olahraga tingkat daerah, tetapi juga telah berkembang menjadi event yang menarik perhatian komunitas lari nasional. Presisi Merdeka Run 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), dan 21 kilometer (Half Marathon). Ketiga kategori tersebut diikuti oleh atlet, komunitas lari, pelajar hingga masyarakat umum dengan berbagai latar belakang usia dan profesi. Direktur Lalulintas Polda Jambi, juga ketua pelaksana Presisi Merdeka Run 2026, Kamis (06/08/2026) Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, menyatakan ini jadwal penting bagi para peserta pengambilan race pack (atribut lari) akan dilaksanakan pada 7–8 Agustus 2027. Seluruh peserta dihimbau hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan membawa bukti pendaftaran dan identitas diri untuk memperlancar proses pengambilan atribut. Lokasinya dilantai satu Transmart Kota Jambi. Kelancaran dan kemudahan bagi peserta akan dilayani 56 orang panitia. Ketua panitia juga mengingatkan waktu pelaksaaan dimulainya lari pada Minggu, 9 Agustus 2026. "Kita ingatkan bagi pesrta hari Jum'at dan Sabtu, tanggal 7-8 Agustus untuk pengambilan atribut lari (RPC), registrasi, photoboth, dan pengambilan BIB dilayani 56 petugas, serta untuk hari pelaksanaan Minggu, bagi peserta kategori 5K start pukul 06.00 WIB. Peserta kategori 10K lebih awal pukul 05.45 WIB sedangkan kategori 21K lebih awal lagi pukul 05.30 WIB, jangan lupa," tutup Benny.

Ini Rute Bagi Peserta PMR 2026, Rute Sesuai Kategori

Jambi - Bagi para peserta Persisi Merdeka Run 2026 maupun warga Kota Jambi perlu mengetahui rute atau jalur jalan mana saja yang akan dipergunakan saat pelaksanaan PMR 2026, Minggu, 9 Agustus 2026 mendatang.

Ketua Pelaksana PMR 2026 yang juga Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, mengatakan, ada tiga rute sesuai dengan tiga kategori, 5 K, 10 K dan 21 K.

Para peserta diharapkan memahami rute sesuai kategori yang dipilihnya. Sedangkan bagi warga pengendara kendaraan pengguna jalan raya juga untuk menghindari rute tersebut atau memilih jalur alternatif.

Berikut rute untuk kategori 5 Kilometer. Para peserta  mengambil start dari Lapangan Garuda di Jalan A Yani menuju Simpang BI lalu belok kiri ke Mayjen HMJ Singedekane.

Lalu ke Simpang Broni, menuju Prof Sri Sudewi Maschoen Sofyan dan belok kanan menuju Lintas Sumatera. Para peserta Presisi Merdeka Run Jambi 2026 kemudian lurus belok kanan ke Kol Amir Hamzah. Masuk ke Simpang Kompi C, belok kanan ke RE Martha Dinata dan ambil jalur kanan ke Simpang BI, dan lurus kembali finish ke Jalan A Yani. 

Nah yang ini rute untuk kategori 10 Kilometer, para peserta start dari Lapangan Garuda di Jalan A Yani, lalu lurus ke arah Simpang BI. Kemudian belok kiri ke Jalan Mayjen HMJ Singedekane. Lanjut lurus sampai Tugu Broni. Lurus lagi ke Jalan Sri Soedewi Maschun Sofwan. Di Simpang Telkom belok kanan, kemudian lurus ke Jalan Lintas Sumatera hingga bundaran air mancur Simpang III Sipin.

Lalu lurus ke Jalan Lintas Sumatera, di Simpang Transito belok kanan ke Jalan Arif Rahman Hakim. Sampai di simpang TVRI belok kiri ke Jalan Kapt A Hasan.

Lurus ke simpang Jalan Jend A Thalib dan belok kiri. Lalu simpang Jalan Kapten Achmad Khatib, belok kanan

Dipersimpangan SLB Negeri belok kanan ke Jalan Depati Parbo. Kemudian ke Jalan Inu Kerta Pati dan belok kiri. Di Jalan S Parman belok kiri, dan di Jl R Moh Nuradma Dibrata lurus.

Disimpang Jalan Mayjen Sutoyo belok kanan, lalu di Jalan RE Martadinata (Puskud Prov Jambi) belok kiri. Kembali ke Simpang BI belok kiri ke lapangan Garuda dan finish di Jalan A Yani.

Ini rute 21 Kilometer, peserta mulai start dari Lapangan Garuda (Kantor Gubernur Jambi) di Jalan A Yani, kemudian lurus ke arah Simpang BI. Kemudian belok kiri ke Mayjen HMJ Singedekane dan lurus ke Simpang Broni.

Lalu belok kiri Slamet Riyadi, lurus di Simpang Pasar Angso Duo, Raden Pamuk, Masjid Seribu Tiang, dan Taman Putri Pinang Masak (Bekas Pasar Angso Duo).

Peserta tetap lurus ke Jembatan Gentala Arasy hingga simpang Kasang, lalu belok kanan ke Dr Setia Budi.

Kemudian lurus dan belok kiri di Jalan Panglima Polim. Kemudian belok kanan H Hasyim Asyhari, lalu lurus ke Jalan Diponegoro dan Hayam Wuruk hingga bundaran Jelutung.

Tetap lurus di Hayam Wuruk lalu belok kanan ke Jalan Sumatera, dan belok kanan lagi ke Basuki Rahmat. Di Tugu Keris Siginjai lurus ke Basuki Rahmat, belok kanan di Pangeran Hidayat hingga Simpang Kawat. Lalu belok kiri ke HOS Cokroaminoto dan arah ke Tugu Juang.

Di Tugu Juang, belok kiri ke Jl Lintas Sumatera hingga Simpang Transito belok kanan, ke arah Arif Rahman Hakim. Kemudian di Simpang TVRI belok kiri ke Kapten A Hasan, lalu belok kiri Jalan Jend A Thalib.

Peserta kemudian belok kanan di Jalan Kapten Ahmad Chatib dan belok kanan lagi di Depati Parbo 4 (SLB) lalu belok kiri ke INU Kerta Pati.

Kemudian belok kanan je Letjen S Parman, belok kiri ke R Moh Nuradman Dibrata, belok kanan di Letjen Surapto, belok kiri di RE Martha Dinata, menuju Simpang BI lalu belok kiri untuk finish di lapangang Garuda.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes