Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan LIRA, Dorong Peran Masyarakat Jaga Kamtibmas

Jambi – Polda Jambi terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Jambi. Hal tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan audiensi jajaran Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Jambi dengan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Wakapolda Jambi tersebut dihadiri Gubernur LIRA Provinsi Jambi Yulianto, SH, Sekretaris Wilayah Provinsi Jambi Edian Usnady, SH, MM, serta Humas LIRA Widodo, A.Md. Rombongan diterima langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, audiensi tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi dan koordinasi antara LIRA dan Polda Jambi, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto menegaskan bahwa komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pemeliharaan kamtibmas.

“Intinya kita berkomunikasi. Kami terbuka, Polri hadir untuk masyarakat. Dengan selalu berkomunikasi dan berkoordinasi, maka akan terwujud kamtibmas di Jambi yang aman dan kondusif,” ujar Brigjen Pol. K. Yani.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas, mendatangi kantor kepolisian terdekat, maupun memanfaatkan layanan Kepolisian melalui Call Center 110.

“Jika ada gangguan kamtibmas, silakan laporkan kepada pihak kepolisian terdekat, yaitu Bhabinkamtibmas, Polsek atau Polres. Ada juga layanan laporan kepolisian melalui 110 yang dapat digunakan kapan pun,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur LIRA Provinsi Jambi Yulianto, SH, menyampaikan komitmen organisasinya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mendengar dan menyerap berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.

“LIRA harus bisa mendengar dan melihat. LIRA berkoordinasi dengan semua lapisan masyarakat. LIRA hadir untuk masyarakat dan membantu pemerintah, termasuk pihak kepolisian. LIRA siap selalu bermitra dengan Polda Jambi,” kata Yulianto.

Dalam audiensi tersebut, LIRA juga menyampaikan perhatian terhadap berbagai persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). LIRA mendorong adanya penanganan dan penindakan sesuai ketentuan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Selain itu, LIRA Provinsi Jambi menyampaikan bahwa pihaknya terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Sekretaris Wilayah LIRA Provinsi Jambi Edian Usnady, SH, MM, mengapresiasi keterbukaan serta sambutan yang diberikan jajaran Polda Jambi. Ia berharap komunikasi dan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan diperkuat.

“Kami merasa senang atas sambutan Waka Polda Jambi. Ke depannya, silaturahmi ini akan terus kita jaga dan semakin erat,” ujar Edian.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Polda Jambi terbuka terhadap komunikasi dan masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama menjaga situasi kamtibmas.

“Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polda Jambi terus membuka ruang komunikasi dan membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Peran masyarakat sangat penting dalam membantu Kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Menurutnya, kemitraan antara Kepolisian dan organisasi masyarakat perlu terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, koordinasi, serta kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Polda Jambi mengapresiasi komitmen LIRA untuk hadir di tengah masyarakat dan membangun kemitraan dengan Kepolisian. Sinergi seperti ini diharapkan dapat semakin memperkuat partisipasi masyarakat dalam menciptakan Provinsi Jambi yang aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

Bakti Kesehatan Presisi Polri, Polda Jambi Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Kasang Pudak

Jambi – Polda Jambi melalui Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi kembali menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui program Bakti Kesehatan Presisi Polri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026), bertempat di Kantor Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jambi dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Pemilihan wilayah Kasang Pudak sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berada di wilayah yang berbatasan dan berdekatan dengan kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena asap akibat karhutla dapat berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat, terutama gangguan pada saluran pernapasan. Oleh karena itu, kehadiran layanan kesehatan secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu warga melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh penanganan dan edukasi kesehatan.

Dalam bakti kesehatan tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai layanan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan sederhana berupa pengecekan tekanan darah, asam urat dan gula darah, pengobatan umum, pemeriksaan kandungan, hingga pemberian vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan.

Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi menerjunkan sebanyak 27 personel untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Personel yang dilibatkan terdiri dari tiga dokter umum, satu dokter spesialis kandungan, serta tenaga perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Kasang Pudak Sumaryono, Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi AKBP Ns. Rieni Parapat, S.Kep., serta Kapolsek Kumpeh Ulu AKP Chandra bersama personel Polsek Kumpeh Ulu.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Kasang Pudak Sumaryono menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Jambi melalui Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polda Jambi, khususnya Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi, yang telah melaksanakan bakti kesehatan di Desa Kasang Pudak. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat karena warga dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis,” ujar Sumaryono.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat dapat merasakan secara langsung kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, bakti kesehatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen Polda Jambi dalam memberikan pelayanan dan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jambi melalui Rumah Sakit Bhayangkara terhadap masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat melalui pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan gratis,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Menurutnya, pelayanan kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya hubungan yang semakin dekat antara Polri dan masyarakat. Terlebih, pelayanan tersebut dilaksanakan di wilayah yang berada di sekitar kawasan terdampak karhutla.

“Bapak Kapolda Jambi menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara humanis dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Di tengah kondisi karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah, perhatian terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi hal yang penting, terutama untuk mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan pernapasan, batuk, sesak, mata perih atau keluhan lain yang diduga berkaitan dengan paparan asap.

Polda Jambi, lanjut Kabid Humas, akan terus mendorong kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat yang memberikan dampak positif secara langsung.

“Kami berharap kegiatan Bakti Kesehatan Presisi Polri ini dapat membantu masyarakat, khususnya warga Kasang Pudak dan sekitarnya. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan pelayanan, kepedulian dan kemanusiaan, termasuk memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah yang terdampak maupun berdekatan dengan kawasan karhutla,” pungkasnya.

Polda Jambi Dukung Pewarisan Semangat Juang ’45 dalam Musda LVRI Provinsi Jambi

Jambi  – Polda Jambi menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pelestarian nilai-nilai perjuangan, patriotisme, nasionalisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa melalui kehadiran Wakapolda Jambi Brigjen Pol K. Yani Sudarto, S.I.K., dalam Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Jambi Ke-X Tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Siap Melanjutkan Pewarisan Jiwa dan Semangat Juang ’45 kepada Generasi Penerus Bangsa” tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) di Hotel Luminor Jambi.

Kegiatan turut dihadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Waketum II DPP LVRI Marsdya TNI (Purn) Wresniwiro, Anggota Wantimpus LVRI Irjen Pol (Purn) Drs. Satriya Hari Prasetya, S.H., serta jajaran pengurus dan anggota DPD LVRI Provinsi Jambi.

Pembukaan Musda diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, menyanyikan Mars Veteran, laporan Ketua Panitia, sambutan Ketua DPD LVRI Provinsi Jambi, serta sambutan Gubernur Jambi yang dilanjutkan dengan pernyataan pembukaan Musda dan pemberian cenderamata.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa keberadaan para veteran merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan bangsa.

“Polda Jambi memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah DPD LVRI Provinsi Jambi. Momentum ini tidak hanya menjadi bagian dari konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk terus mengingat dan meneruskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus,” ujar Kabid Humas.

Menurutnya, semangat juang ’45 yang diwariskan para veteran memiliki nilai penting dalam membangun karakter generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Nilai patriotisme, nasionalisme, persatuan dan kesatuan, serta semangat pengabdian yang telah ditunjukkan para pejuang harus terus diwariskan. Generasi muda perlu memahami bahwa kemajuan bangsa hari ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu,” jelasnya.

Kabid Humas menambahkan, Polda Jambi terus mendorong sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi veteran, dalam menjaga persatuan dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Provinsi Jambi.

“Kami berharap hasil Musda ini dapat semakin memperkuat organisasi LVRI serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah, TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat. Semangat pengabdian para veteran menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” katanya.

Musda DPD LVRI Provinsi Jambi Ke-X Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan kesinambungan organisasi, sekaligus meningkatkan peran LVRI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Polda Jambi Bersama Forkopimda Cek Langsung Lokasi Kebakaran di HLG Londerang

Jambi – Polda Jambi bersama TNI, Pemerintah Provinsi Jambi, BPBD dan unsur terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi. Salah satunya dengan melakukan pengecekan langsung kondisi Karhutla di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang, Kelurahan Parit Culum, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan pengecekan tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., jajaran Polres Tanjung Jabung Timur, personel TNI, BPBD serta unsur terkait lainnya.

Pengecekan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan penanganan Karhutla, khususnya proses pemadaman dan pendinginan lahan gambut yang terbakar. Tim gabungan juga memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda bersama personel gabungan turut melakukan pemadaman di lokasi. Selain itu, dilakukan pula uji coba zat khusus untuk pemadaman pada karakteristik lahan gambut dalam bentuk cairan dan serbuk.

Uji coba tersebut dilakukan untuk melihat efektivitas zat dalam membantu memadamkan api, membasahi lapisan gambut serta mengurangi potensi munculnya kembali api setelah proses pemadaman.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, Polda Jambi terus mengerahkan kekuatan bersama seluruh stakeholder dalam menghadapi Karhutla, terutama pada wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut.

“Polda Jambi bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD dan seluruh unsur terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan Karhutla secara maksimal. Pemadaman dan pendinginan terus dilakukan, termasuk pemantauan terhadap lokasi yang sebelumnya telah dilakukan pemadaman,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Menurutnya, penanganan lahan gambut membutuhkan perhatian khusus karena api dapat menjalar hingga ke bawah permukaan sehingga proses pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh.

“Kita tidak hanya fokus pada api yang terlihat di permukaan, tetapi juga memastikan proses pendinginan dilakukan dengan baik agar tidak terjadi penyalaan kembali. Setiap metode yang dapat mendukung efektivitas pemadaman akan terus dikaji dan diuji di lapangan,” jelasnya.

Kabid Humas menegaskan, upaya penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

“Polda Jambi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat merugikan masyarakat luas dan membahayakan lingkungan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembagian paket sembako dan masker kepada masyarakat serta petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla sebagai bentuk kepedulian terhadap warga dan personel di lapangan.

Polda Jambi bersama jajaran akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak untuk memastikan Karhutla dapat dikendalikan, sekaligus mencegah meluasnya kebakaran ke wilayah lainnya.

Ditpolairud Polda Jambi Sambangi Warga, Bagikan Masker dan Sembako di Tengah Kabut Asap

Jambi – Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Sambang Nusa Presisi dengan menyambangi warga sekaligus membagikan masker dan bantuan sembako pada Rabu, (16/09/2026)

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, khususnya warga yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Sungai Batanghari. Kegiatan dipimpin Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Dhovan Oktavianton, didampingi Wadirpolairud Polda Jambi AKBP Hendri Gunawan serta sejumlah pejabat Ditpolairud Polda Jambi.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di atas kapal patroli Polairud tersebut, personel menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan saat beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.

Kondisi jarak pandang yang menurun akibat kabut asap menjadi perhatian khusus, terutama bagi masyarakat yang menggunakan transportasi air. Para pengemudi pompong maupun ketek diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan kondisi sekitar serta mengutamakan keselamatan penumpang selama melintas di Sungai Batanghari.

Selain memberikan edukasi keselamatan, Ditpolairud Polda Jambi juga membagikan masker dan bantuan sembako kepada masyarakat. Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap.

Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol. Dhovan Oktavianton mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus upaya untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat.

“Semoga sedikit bantuan sembako dan masker ini dapat meringankan beban warga selama kabut asap ini berlangsung,” ujar Kombes Pol Dhovan Oktavianton.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji, mengatakan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polda Jambi untuk memberikan pelayanan dan perlindungan, khususnya dalam menghadapi situasi yang dapat berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Polda Jambi tentunya akan senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan kepedulian ketika masyarakat menghadapi situasi seperti kabut asap akibat Karhutla,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji.

Menurutnya, masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan perlu mendapatkan perhatian karena kondisi jarak pandang yang terganggu dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air di Sungai Batanghari, untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan apabila jarak pandang terbatas dan memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas,” jelasnya.

Kombes Pol Erlan Munaji juga menyampaikan bahwa pembagian masker dan sembako merupakan bentuk kepedulian sosial jajaran Polda Jambi kepada masyarakat.

“Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi merupakan wujud kepedulian dan perhatian kami kepada warga yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi kabut asap,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Sambang Nusa Presisi tersebut, Ditpolairud Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi.

Polda Jambi Tangani 75 Kasus Karhutla, 14 Orang Jadi Tersangka

Jambi – Polda Jambi bersama jajaran terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi, baik melalui pemadaman, pencegahan, pemantauan titik panas maupun penegakan hukum terhadap pihak yang diduga melakukan pembakaran.

Berdasarkan data Posko Induk Satgas Karhutla Provinsi Jambi per Senin, 14 September 2026, tercatat sebanyak 75 kasus Karhutla telah ditangani melalui proses penegakan hukum sejak 1 Januari hingga 14 September 2026.

Dari 75 kasus tersebut, sebanyak 60 kasus masih dalam tahap penyelidikan, sementara 15 kasus telah memasuki tahap penyidikan. Dalam proses penanganan tersebut, aparat telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka.

Kasus yang masih dalam tahap penyelidikan tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 6 kasus, Muaro Jambi 10 kasus, Sarolangun 26 kasus, Tanjung Jabung Barat 1 kasus, Batanghari 11 kasus, Merangin 3 kasus dan Bungo 3 kasus.

Sementara 15 kasus yang telah masuk tahap penyidikan ditangani oleh Polda Jambi sebanyak 2 kasus, Polresta Jambi 1 kasus, Polres Sarolangun 1 kasus, Polres Tebo 2 kasus, Polres Tanjung Jabung Barat 3 kasus, Polres Tanjung Jabung Timur 1 kasus, Polres Bungo 1 kasus, Polres Merangin 1 kasus, Polres Batanghari 1 kasus, Polres Muaro Jambi 1 kasus dan PPNS Dinas Kehutanan 1 kasus.

Dari perkara yang telah masuk tahap penyidikan tersebut, 5 kasus telah memasuki Tahap I, sedangkan 10 kasus masih dalam proses penyidikan.

Selain penegakan hukum, berdasarkan data Satgas Karhutla, hingga 14 September 2026 total luas lahan yang terbakar di Provinsi Jambi mencapai sekitar 2.998,02 hektare, terdiri dari 2.289,27 hektare lahan mineral dan 708,75 hektare lahan gambut.

Luas area terbakar tersebut tersebar di sejumlah wilayah, dengan luasan terbesar berada di Batanghari 773,25 hektare, Muaro Jambi 556,61 hektare, Tebo 312,46 hektare, Tanjung Jabung Timur 271,70 hektare, Tanjung Jabung Barat 488,75 hektare, Sarolangun 508,55 hektare, Bungo 69,40 hektare dan Merangin 17,30 hektare. Sementara Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh dan Kota Jambi tercatat belum terdapat luasan area terbakar dalam data tersebut.

Dari sisi pemantauan titik panas, pada 14 September 2026 tercatat 236 titik hotspot, terdiri dari 234 titik dengan tingkat kepercayaan sedang dan 2 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Hotspot tersebut tersebar di Kota Sungai Penuh 1 titik, Muaro Jambi 34 titik, Tanjung Jabung Timur 21 titik, Tanjung Jabung Barat 26 titik, Batanghari 8 titik, Sarolangun 66 titik, Merangin 8 titik, Bungo 20 titik, Tebo 51 titik dan Kerinci 1 titik.

Sementara itu, secara kumulatif sejak 1 Januari hingga 14 September 2026, tercatat 7.682 titik hotspot di wilayah Provinsi Jambi berdasarkan pemantauan satelit Terra Aqua dan SNPP.

Dari hasil ground check yang dilakukan Satgas Patroli Udara, Posko Darat dan Posko Aman Nusa II-2026 Polres jajaran, ditemukan 11 firespot yang telah diverifikasi, masing-masing 2 titik di Muaro Jambi, 3 titik di Tanjung Jabung Timur, 2 titik di Tanjung Jabung Barat, serta masing-masing 1 titik di Batanghari, Tebo, Sarolangun dan Merangin.

Untuk mendukung percepatan pemadaman, Satgas Karhutla juga melaksanakan operasi water bombing. Pemadaman melalui udara menyasar wilayah Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi serta Kecamatan Sadu dan Tahura Orang Kayo Hitam, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Operasi tersebut melibatkan sejumlah helikopter, di antaranya heli patroli dan water bombing, termasuk Heli Reg. N274TH, VN-8414, RA-22840 serta Heli TNI AU H-3216.

Satgas juga terus melaksanakan kegiatan di posko darat dan udara, mulai dari briefing rutin, pengecekan titik hotspot, pemadaman bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA dan RPK, patroli serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, pemadaman hingga penegakan hukum.

“Polda Jambi bersama seluruh jajaran berkomitmen untuk menangani Karhutla secara maksimal dan terpadu. Penanganan tidak hanya dilakukan melalui upaya pemadaman di lapangan, tetapi juga dengan memperkuat pencegahan serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, penanganan 75 kasus Karhutla dan penetapan 15 tersangka merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah terjadinya pembakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak luas terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Kami tidak akan membiarkan pembakaran hutan dan lahan dilakukan secara sengaja. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan dilakukan verifikasi. Apabila ditemukan adanya unsur pidana, tentu akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kabid Humas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar, terlebih kondisi cuaca dan tingkat kemudahan terbakar saat ini masih perlu diwaspadai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian meluas dan berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat maupun aktivitas warga. Segera laporkan apabila menemukan titik api atau adanya aktivitas pembakaran lahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Polda Jambi terus mengedepankan sinergi lintas instansi dalam penanganan Karhutla. Satgas darat dan udara bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan patroli, ground check, pemadaman, sosialisasi serta pemantauan hotspot.

“Sinergi seluruh unsur sangat penting. Kami terus melakukan pemantauan melalui Satgas Darat dan Satgas Udara, termasuk melakukan water bombing pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Namun yang paling utama adalah pencegahan dan kesadaran bersama. Mari kita jaga Jambi agar terbebas dari Karhutla,” pungkas Kabid Humas.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes