Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Asosiasi Ojol Nusantara, Dorong Kamseltibcarlantas dan Kamtibmas Kondusif

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus memperkuat sinergi dan membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. Salah satunya melalui audiensi bersama Asosiasi Ojol Nusantara yang digelar di Ruang Kerja Kapolda Jambi, Rabu (29/7/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., serta sejumlah pejabat utama Polda Jambi, di antaranya Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol. Yuli Haryudo, S.E., Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., dan Kabidhumas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si.

Sementara dari Asosiasi Ojol Nusantara hadir Ketua Asosiasi Ojol Nusantara Dianton, S.E., M.M., Sekretaris G. Nopalian, EP., SP., Bendahara Fajar Sutarto, serta anggota Nur Fuad Yan dan Margo.

Dalam audiensi tersebut, dibahas sejumlah hal strategis terkait penguatan sinergi dan koordinasi antara Polda Jambi dengan komunitas pengemudi ojek online. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas transportasi di wilayah Jambi.

Selain itu, Asosiasi Ojol Nusantara juga menyatakan dukungannya untuk turut memeriahkan kegiatan Presisi Merdeka Run dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 Polri melalui berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas pengemudi ojek online.

Polda Jambi juga mendorong penguatan hubungan kemitraan antara fungsi Binmas dengan Asosiasi Ojol Nusantara, khususnya dalam meningkatkan komunikasi, pembinaan, dan kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Sinergi juga diperkuat antara fungsi Intelijen dan Binmas Polri dengan komunitas pengemudi ojek online dalam rangka mendukung deteksi dini serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu, fungsi Lalu Lintas Polda Jambi turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, serta peran pengemudi ojek online dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabidhumas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bentuk keterbukaan dan komitmen Polda Jambi dalam membangun komunikasi serta kemitraan dengan komunitas pengemudi ojek online sebagai salah satu elemen masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di tengah masyarakat.

“Polda Jambi terus membuka ruang komunikasi dan membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Asosiasi Ojol Nusantara. Kami berharap sinergi ini dapat semakin memperkuat koordinasi dalam menjaga kamtibmas, mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Jambi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Lebih lanjut, Kabidhumas mengatakan bahwa pengemudi ojek online memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat, mengingat aktivitas mereka yang bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Melalui sinergi antara Polda Jambi dan Asosiasi Ojol Nusantara, kita dapat meningkatkan komunikasi, pembinaan, dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk senantiasa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, mematuhi peraturan lalu lintas, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan, Polda Jambi mengapresiasi dukungan Asosiasi Ojol Nusantara dalam berbagai kegiatan positif, termasuk partisipasi dalam memeriahkan Presisi Merdeka Run dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polri.

“Kami mengapresiasi dukungan dan partisipasi Asosiasi Ojol Nusantara. Ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya

Kapolda Jambi Pimpin Konferensi Pers Dugaan TPPO dan Serahkan Kembali Bayi 8 Bulan kepada Ibu Kandung

Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin konferensi pers terkait penanganan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap seorang anak perempuan berusia delapan bulan, sekaligus memfasilitasi penyerahan kembali anak tersebut kepada ibu kandungnya di Lobby Utama Polda Jambi, Rabu (29/7/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra , Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief, Kapolres Batang Hari, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Batang Hari dan Kabid Humas Polda Jambi.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa perkara dugaan TPPO terhadap anak tersebut masih dalam tahap penyidikan. Penanganan kasus kini diambil alih oleh Subdit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Jambi guna memastikan seluruh proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa delapan orang saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, peristiwa tersebut diduga berawal dari konflik rumah tangga antara kedua orang tua korban yang kemudian berujung pada dugaan penyerahan anak kepada pihak lain dengan imbalan sejumlah uang. Seluruh fakta tersebut masih terus didalami untuk memastikan terpenuhinya unsur pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Peristiwa ini bukan kali pertama, polri harus kedepankan negosiasi dan penegakan hukum ultimum remedium,

yang terpenting korban dapat diselamatkan karena seorang anak. Kami Polda Jambi akan memfasilitasi anak G akan diserahkan kepada ibunya inisial P." ujar Kapolda Jambi

Selain melakukan penyidikan, Polda Jambi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Batang Hari, UPTD PPA, tokoh adat, serta perwakilan kelompok Suku Anak Dalam (SAD), sehingga proses penyelamatan korban dapat dilakukan secara aman dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Selama proses tersebut, korban ditempatkan di Rumah Aman UPTD PPA Kabupaten Batang Hari untuk mendapatkan perlindungan, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan psikologis. Berdasarkan hasil observasi, korban dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani.

Pada kesempatan itu, Polda Jambi juga memfasilitasi penyerahan kembali anak berinisial G kepada ibu kandungnya yang berinisial P, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada korban anak serta menjamin hak-haknya selama proses hukum berlangsung.

Pada kesempatan tersebut Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Chandra juga menyaksikan langsung penyerahan kembali ananda G kepada ibu kandungnya serta memberikan apresiasinya kepada Polda Jambi dan Polres Batanghari atas kinerjanya untuk menyelesaikan kasus ini.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa dalam perkara yang melibatkan anak, keselamatan dan kepentingan terbaik bagi korban menjadi prioritas utama.

"Polda Jambi berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, objektif, dan akuntabel. Di samping proses penegakan hukum yang terus berjalan, kami juga memastikan korban memperoleh perlindungan maksimal. Alhamdulillah, hari ini anak dapat kembali dipertemukan dengan ibu kandungnya dalam kondisi sehat. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi hak-hak anak," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menambahkan bahwa penyidik masih terus bekerja mengumpulkan alat bukti dan mendalami seluruh keterangan saksi untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut.

"Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak berspekulasi terhadap perkara yang sedang ditangani. Berikan kepercayaan kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sementara kepentingan dan masa depan korban tetap menjadi perhatian utama kami," tambahnya.

Polda Jambi memastikan proses penyidikan akan terus dilaksanakan berdasarkan alat bukti yang sah sehingga mampu memberikan kepastian hukum, rasa keadilan bagi seluruh pihak, sekaligus menjamin perlindungan terhadap korban sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

Kapolda Jambi Pimpin Konferensi Pers Dugaan TPPO dan Serahkan Kembali Bayi 8 Bulan kepada Ibu Kandung

Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin konferensi pers terkait penanganan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap seorang anak perempuan berusia delapan bulan, sekaligus memfasilitasi penyerahan kembali anak tersebut kepada ibu kandungnya di Lobby Utama Polda Jambi, Rabu (29/7/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra , Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief, Kapolres Batang Hari, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Batang Hari dan Kabid Humas Polda Jambi.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa perkara dugaan TPPO terhadap anak tersebut masih dalam tahap penyidikan. Penanganan kasus kini diambil alih oleh Subdit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Jambi guna memastikan seluruh proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa delapan orang saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, peristiwa tersebut diduga berawal dari konflik rumah tangga antara kedua orang tua korban yang kemudian berujung pada dugaan penyerahan anak kepada pihak lain dengan imbalan sejumlah uang. Seluruh fakta tersebut masih terus didalami untuk memastikan terpenuhinya unsur pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Peristiwa ini bukan kali pertama, polri harus kedepankan negosiasi dan penegakan hukum ultimum remedium,

yang terpenting korban dapat diselamatkan karena seorang anak. Kami Polda Jambi akan memfasilitasi anak G akan diserahkan kepada ibunya inisial P." ujar Kapolda Jambi

Selain melakukan penyidikan, Polda Jambi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Batang Hari, UPTD PPA, tokoh adat, serta perwakilan kelompok Suku Anak Dalam (SAD), sehingga proses penyelamatan korban dapat dilakukan secara aman dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Selama proses tersebut, korban ditempatkan di Rumah Aman UPTD PPA Kabupaten Batang Hari untuk mendapatkan perlindungan, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan psikologis. Berdasarkan hasil observasi, korban dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani.

Pada kesempatan itu, Polda Jambi juga memfasilitasi penyerahan kembali anak berinisial G kepada ibu kandungnya yang berinisial P, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada korban anak serta menjamin hak-haknya selama proses hukum berlangsung.

Pada kesempatan tersebut Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Chandra juga menyaksikan langsung penyerahan kembali ananda G kepada ibu kandungnya serta memberikan apresiasinya kepada Polda Jambi dan Polres Batanghari atas kinerjanya untuk menyelesaikan kasus ini.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa dalam perkara yang melibatkan anak, keselamatan dan kepentingan terbaik bagi korban menjadi prioritas utama.

"Polda Jambi berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, objektif, dan akuntabel. Di samping proses penegakan hukum yang terus berjalan, kami juga memastikan korban memperoleh perlindungan maksimal. Alhamdulillah, hari ini anak dapat kembali dipertemukan dengan ibu kandungnya dalam kondisi sehat. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi hak-hak anak," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menambahkan bahwa penyidik masih terus bekerja mengumpulkan alat bukti dan mendalami seluruh keterangan saksi untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut.

"Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak berspekulasi terhadap perkara yang sedang ditangani. Berikan kepercayaan kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sementara kepentingan dan masa depan korban tetap menjadi perhatian utama kami," tambahnya.

Polda Jambi memastikan proses penyidikan akan terus dilaksanakan berdasarkan alat bukti yang sah sehingga mampu memberikan kepastian hukum, rasa keadilan bagi seluruh pihak, sekaligus menjamin perlindungan terhadap korban sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

Polda Jambi Gelar Rakernis Fungsi Lantas 2026, Dorong Digitalisasi Layanan dan Penegakan Hukum yang Humanis

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lantas Polda Jambi Tahun Anggaran 2026, Selasa (28/7/2026), 

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung Siginjai Lantai 3 Mapolda Jambi tersebut mengusung tema "Digitalisasi Layanan Polantas Guna Mendukung Transformasi Polri Presisi Dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita" tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.H., S.I.K., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Subandi, S.I.K., M.H., Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polda Jambi, jajaran Kasat Lantas Polres/ta, personel Ditlantas, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Turut hadir Kepala Kantor PT Jasa Raharja Wilayah Jambi A.A.N Agung Abimanyu, S.E., M.M., perwakilan Organda, asosiasi ojek online (ojol), mahasiswa, serta unsur terkait lainnya.

Rakernis tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Pakar Hukum Pidana Prof. Dr. Usman, S.H., M.H., Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi Saiful Roswandi, S.Pd.I., M.H., serta Psikolog/Pakar Perilaku Sosial Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa Rakernis Fungsi Lantas merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jambi.

Kapolda Jambi juga menekankan bahwa digitalisasi layanan Polantas harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan penegakan hukum, serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

"Digitalisasi layanan Polantas harus benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Karena itu, Rakernis ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menghasilkan rumusan, rekomendasi, dan langkah-langkah tindak lanjut yang konkret," tegas Kapolda Jambi.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa Kapolda Jambi memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh jajaran lalu lintas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kapolda Jambi menekankan kepada seluruh jajaran lalu lintas, baik Ditlantas Polda Jambi maupun Satlantas Polres/ta jajaran, agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, melaksanakan penegakan hukum lalu lintas secara profesional, objektif dan berkeadilan, serta memanfaatkan data dan teknologi secara optimal," ujar Kabid Humas.

Selain itu, lanjutnya, jajaran lalu lintas juga diminta untuk membangun budaya tertib berlalu lintas melalui edukasi dan pendekatan yang humanis serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Melalui Rakernis ini diharapkan terbangun kesamaan langkah dan komitmen dalam mewujudkan pelayanan lalu lintas yang semakin modern, transparan, responsif dan humanis. Pemanfaatan teknologi harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan sinergitas bersama seluruh stakeholder," jelasnya.

Kombes Pol Erlan menambahkan, digitalisasi merupakan bagian penting dalam mendukung transformasi Polri yang Presisi. Oleh karena itu, inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan lalu lintas harus terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Transformasi digital di bidang lalu lintas harus mampu menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan dan akuntabel. Pada saat yang sama, penegakan hukum harus tetap dilakukan secara profesional dan berkeadilan, sehingga kehadiran Polantas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.

Polda Jambi Gelar Audiensi Bersama Orado Jambi, Bahas Persiapan Open Tournament Domino Kapolda Cup 2026

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.H., S.I.K., menerima audiensi dari Organisasi Domino (Orado) Jambi dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan Open Tournament Domino Kapolda Cup 2026, Selasa (28/7/2026).

Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakapolda Jambi. Kegiatan dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.H., S.I.K., Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., Ketua Orado Jambi Kemas Alfansury, S.Sos., M.M., Ketua Pelaksana Lomba Domino Jambi Yoga Indra Bayu, serta Sekretaris Orado Jambi Faisal.

Dalam audiensi tersebut dibahas berbagai persiapan pelaksanaan Open Tournament Domino Kapolda Cup yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 Juli hingga Minggu, 2 Agustus 2026, bertempat di Paviliun JBC Jambi.

Open Tournament Domino Kapolda Cup 2026 terbuka untuk masyarakat umum dengan kuota terbatas sebanyak 208 tim dari seluruh wilayah Provinsi Jambi. Setiap tim terdiri dari dua orang dengan biaya registrasi sebesar Rp100.000 per tim.

Panitia juga telah menyiapkan hadiah total sebesar Rp25 juta, ditambah trofi dan piagam penghargaan bagi para juara. Berbagai persiapan teknis pelaksanaan, termasuk lokasi dan perlengkapan kegiatan, juga telah dilakukan oleh panitia.

Sejumlah tamu undangan juga telah mengonfirmasi kehadiran dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Sarolangun, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, serta perwakilan KONI Provinsi Jambi.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi antara Polda Jambi dengan komunitas serta organisasi masyarakat di Provinsi Jambi.

"Polda Jambi sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat," ujar Kombes Pol Erlan Munaji.

Menurutnya, pelaksanaan Open Tournament Domino Kapolda Cup 2026 diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi dan hiburan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

"Selain sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi yang positif, mempererat persaudaraan, serta menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung," jelasnya.

Kombes Pol Erlan juga menegaskan bahwa Polda Jambi mendukung pelaksanaan kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan dilaksanakan secara tertib serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif. Kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir, mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik," pungkasnya.

Polda Jambi Raih Juara II Kapolri Cup 2026, Tim Menembak Ukir Prestasi Nasional

Jambi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Polda Jambi di tingkat nasional. Tim Menembak Kontingen Polda Jambi berhasil meraih Juara II kategori beregu Polisi Laki-laki (Polki) pada ajang Lomba Menembak Kapolri Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kejuaraan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tembak Hoegeng Imam Santoso Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dengan mempertandingkan nomor Presisi Pistol 25 Meter. Kompetisi ini diikuti personel kepolisian dari berbagai Polda di seluruh Indonesia, baik dalam kategori individu maupun beregu.

Kontingen Polda Jambi diperkuat oleh tujuh personel terbaik, yakni Ipda Agus Sukron, S.I.P., Ipda Muhammad Fauzan, S.H., Aipda Heriyanto, Bripka Amril, Brigpol Miranti Silaban, Brigpol Rositanur, S.H., dan Briptu Indriyana.

Berdasarkan hasil pertandingan, Tim Beregu Polki Polda Jambi yang diperkuat Ipda Agus Sukron, Ipda Muhammad Fauzan, dan Aipda Heriyanto berhasil meraih peringkat II dari 72 regu yang bertanding. Pencapaian tersebut sekaligus mengantarkan Polda Jambi sebagai salah satu kontingen dengan prestasi terbaik dalam ajang menembak tingkat nasional tersebut.

Sementara itu, pada kategori beregu Polwan, Tim Polda Jambi yang diperkuat Brigpol Miranti Silaban, Brigpol Rositanur, S.H., dan Briptu Indriyana berhasil menempati peringkat ke-24 dari 40 regu.

Pada kategori individu, sejumlah personel Polda Jambi juga berhasil mencatatkan hasil membanggakan. Untuk kategori Perwira Pertama (Pama), Ipda Agus Sukron, S.I.P. meraih nilai 88,00 dan menempati peringkat kelima dari 124 peserta, sedangkan Ipda Muhammad Fauzan meraih nilai 87,01 dan berada di peringkat keenam dari 124 peserta.

Pada kategori Bintara/Tamtama (BA/TA), Aipda Heriyanto mencatatkan nilai 89,01 dan berhasil menempati peringkat keenam dari 195 peserta. Sementara Bripka Amril meraih nilai 70,00 dan berada di peringkat ke-155 dari 195 peserta.

Pada kategori Polwan, Briptu Indriyana tampil impresif dengan meraih nilai 85,00 dan menempati peringkat ke-16 dari 150 peserta. Sementara Brigpol Miranti Silaban meraih nilai 69,00 dan berada di peringkat ke-107 dari 151 peserta, sedangkan Brigpol Rositanur, S.H. memperoleh nilai 67,00 dan menempati peringkat ke-110 dari 151 peserta.

Tidak hanya pada kategori individu dan beregu, empat personel Polda Jambi juga berhasil lolos kualifikasi Duel Plat/Shoot. Keempat personel tersebut yakni Ipda Agus Sukron, S.I.P., Ipda Muhammad Fauzan, Aipda Heriyanto, dan Briptu Indriyana.

Dalam babak Duel Plat, Ipda Agus Sukron, S.I.P. dan Ipda Muhammad Fauzan berhasil melaju hingga babak 1/8 final, sementara Aipda Heriyanto dan Briptu Indriyana berhasil mencapai babak 16 besar.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh personel yang telah berjuang mengharumkan nama Polda Jambi di tingkat nasional.

“Selamat dan apresiasi kami sampaikan kepada seluruh personel Tim Menembak Kontingen Polda Jambi yang telah berhasil meraih prestasi membanggakan pada Kapolri Cup 2026. Raihan Juara II kategori beregu Polki dari 72 regu yang bertanding merupakan sebuah pencapaian yang sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa personel Polda Jambi mampu bersaing serta menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat nasional,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan, latihan yang disiplin, kerja keras, dedikasi, serta semangat juang personel dalam mengasah kemampuan menembak.

“Prestasi ini tentunya tidak diraih secara instan. Ada proses latihan, kedisiplinan, kerja keras, dan semangat untuk terus meningkatkan kemampuan. Pimpinan Polda Jambi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah membawa nama baik Polda Jambi dalam kejuaraan ini,” ungkapnya.

Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan, prestasi yang diraih tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Jambi untuk terus meningkatkan profesionalisme, keterampilan, dan kemampuan teknis kepolisian.

“Keberhasilan ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan. Pertahankan prestasi yang telah diraih, terus berlatih, jaga kesehatan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi institusi Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Keikutsertaan Polda Jambi dalam Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel. Keterampilan menembak merupakan salah satu kompetensi dasar yang penting bagi personel Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan secara profesional dan bertanggung jawab.

Prestasi Tim Menembak Kontingen Polda Jambi pada ajang Kapolri Cup 2026 sekaligus menjadi kado membanggakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, serta menjadi bukti komitmen Polda Jambi dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia melalui pembinaan kemampuan dan keterampilan personel.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes