Presisi Merdeka Run 2026 Berlangsung Lancar, Kapolda Jambi Ucapkan Terimakasih dan Apresiasi Dukungan Masyarakat

Jambi – Pelaksanaan Presisi Merdeka Run (PMR) 2026 di Provinsi Jambi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Kantor Gubernur Jambi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak.

Kelancaran pelaksanaan kegiatan olahraga berskala nasional tersebut tidak terlepas dari kesiapan seluruh panitia dan personel pengamanan, serta kerja sama masyarakat dalam mengikuti seluruh ketentuan dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan pengamanan dan pengaturan kegiatan dengan maksimal. Ia juga memberikan penghargaan kepada masyarakat Jambi yang turut mendukung sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Bapak Kapolda Jambi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel, panitia, pemerintah daerah, serta seluruh masyarakat Jambi yang telah bekerja sama dengan sangat baik,” ujar Kabid Humas

Kapolda Jambi juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jambi beserta Pemerintah Provinsi Jambi yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026.

“bapak Kapolda juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Jambi beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan dan sinerginya dalam pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026. Dukungan tersebut sangat berarti sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar,” ujar Kabid Humas

Dijelaskan Kabid Humas bahwa Kapolda Jambi menegaskan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, kehadiran masyarakat yang tertib dan ikut menjaga situasi keamanan menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan.

Kapolda juga mengapresiasi masyarakat Jambi yang telah menunjukkan antusiasme sekaligus bekerja sama dengan baik selama kegiatan berlangsung.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jambi yang telah ikut mendukung dan bekerja sama menjaga ketertiban. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. Ini merupakan keberhasilan kita bersama,” ungkapnya.

Kabid Humas menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menunjukkan bahwa masyarakat Jambi mampu menjadi tuan rumah yang baik. Kami berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi ini terus terjaga.

" Atas dukungan seluruh pihak, pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi diharapkan dapat menjadi momentum positif dalam memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mendorong kemajuan olahraga dan sport tourism di Provinsi Jambi." ujar Kabid Humas

Polda Jambi Pastikan Penanganan Karhutla Sungai Gelam Maksimal

Jambi – Polda Jambi bersama BPBD Provinsi Jambi, BPBD Kabupaten Muaro Jambi, TNI dan Polres Muaro Jambi melakukan pengecekan langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 25 Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (8/8/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat sekaligus memastikan upaya pemadaman di lokasi berjalan maksimal. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas areal yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H., Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Rivianto, S.I.K., M.H., Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. M. Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur TNI, BPBD dan jajaran Polres Muaro Jambi.

Rombongan bergerak menuju lokasi sekitar pukul 10.10 WIB dan tiba di lokasi Karhutla sekitar pukul 11.30 WIB. Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau proses pemadaman yang masih dilakukan oleh personel gabungan.

Kegiatan pemadaman melibatkan personel BPBD Provinsi Jambi, BPBD Kabupaten Muaro Jambi serta TNI-Polri, yang terus melakukan upaya penanganan agar api tidak meluas dan dampak Karhutla dapat diminimalisir.

Selain memastikan proses pemadaman berjalan, jajaran Polres Muaro Jambi juga melakukan langkah penegakan hukum dengan memasang plang penyelidikan dan police line di areal yang terbakar.

Pemasangan tersebut dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi bersama Unit Tipidter sekitar pukul 12.30 WIB. Areal tersebut kini dalam proses penyelidikan Polres Muaro Jambi berdasarkan Laporan Informasi Nomor R/LI-26/2026/Reskrim tanggal 8 Agustus 2026 dan Surat Perintah Penyelidikan Nomor SP Lidik/197/VIII/Reskrim tanggal 8 Agustus 2026.

Areal yang dipasang police line tersebut merupakan lokasi kebakaran dengan luas diperkirakan sekitar 50 hektare di RT 25 Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, yang berada di areal Koperasi Multi Usaha Mandiri.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan dua langkah utama, yakni pemadaman dan penegakan hukum.

“Polda Jambi bersama seluruh stakeholder terus bergerak cepat dalam menangani Karhutla. Di satu sisi, upaya pemadaman terus dilakukan untuk mengendalikan api dan mencegah meluasnya kebakaran. Di sisi lain, aspek penegakan hukum juga berjalan apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran,” ujar Erlan.

Ia menegaskan, pemasangan police line di lokasi merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila nantinya ditemukan unsur pidana.

“Lokasi telah dipasang police line dan saat ini dalam proses penyelidikan oleh Polres Muaro Jambi. Penyidik akan melakukan langkah-langkah sesuai ketentuan hukum untuk mengetahui penyebab kebakaran dan apabila ditemukan unsur pidana, tentu akan ditindaklanjuti secara profesional dan berdasarkan alat bukti,” tegasnya.

Kabid Humas menambahkan, penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mengingat kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat, terutama ketika cuaca panas dan angin berpotensi memperluas titik api.

“Pemadaman masih terus dilakukan oleh personel BPBD, TNI dan Polri. Kami memastikan personel di lapangan tetap melakukan pemantauan dan penanganan secara maksimal. Keselamatan masyarakat serta pencegahan meluasnya dampak Karhutla menjadi prioritas,” jelasnya.

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik untuk membuka lahan maupun kepentingan lainnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkas Erlan.

1.848 Personel Gabungan Disiapkan Amankan Presisi Merdeka Run 2026

Jambi– Polda Jambi menyiapkan sebanyak 1.848 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Presisi Merdeka Run (PMR) 2026 yang akan digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi.

Kesiapan pengamanan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Presisi Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Hijau Mapolresta Jambi, Sabtu (8/8/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, dengan Komandan Upacara Kabagops Polresta Jambi Kompol Yumika Putra. Turut hadir Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, para Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, para PJU Polresta Jambi serta para Kapolsek.

Adapun kekuatan pengamanan terdiri dari 740 personel Polda Jambi, 714 personel Polresta Jambi dan 394 personel stakeholder terkait, dengan total sebanyak 1.848 personel gabungan.

Dalam amanatnya, Kapolda Jambi mengatakan PMR 2026 merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Polda Jambi dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi serta seluruh stakeholder terkait.

“Presisi Merdeka Run 2026 diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Presisi Merdeka Run dan pada tahun sebelumnya kegiatan berjalan dengan lancar,” ujar Kapolda.

Kapolda menyebutkan, hingga Sabtu (8/8/2026), jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 8.750 orang. Dari total peserta tersebut, sebanyak 7.300 peserta mengikuti kategori 5 kilometer, 805 peserta kategori 10 kilometer dan 645 peserta kategori 21 kilometer.

“Antusiasme masyarakat begitu besar. Ini menunjukkan bahwa Provinsi Jambi merupakan daerah yang aman, ramah dan memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional,” ungkapnya.

Menurut Kapolda, pelaksanaan PMR tidak hanya menjadi ajang olahraga dan perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata, UMKM serta berbagai keunggulan yang dimiliki Provinsi Jambi.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar mampu menyeimbangkan dua kepentingan utama, yakni menjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat serta peserta, sekaligus memastikan aktivitas dan mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan.

“Berikan pelayanan yang humanis, ramah dan responsif kepada masyarakat, terutama kepada warga yang membutuhkan informasi maupun yang terdampak pengalihan dan penutupan arus lalu lintas di sekitar rute kegiatan,” pesannya.

Kapolda juga meminta agar layanan Call Center 110 tetap siaga dan dapat merespons laporan masyarakat secara cepat.

“Laksanakan deteksi terhadap potensi gangguan kamtibmas, jaga keamanan masyarakat dan pastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kapolda.

Seluruh personel juga diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk titik penempatan, rute pengamanan, mekanisme koordinasi dan pelaporan serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gangguan atau kendala di lapangan.

“Laksanakan pengamanan secara maksimal sampai selesai. Pastikan aman, tertib, lancar dan humanis. Bertindak cepat dan tepat, serta jadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, pengerahan 1.848 personel gabungan merupakan bentuk keseriusan Polda Jambi bersama seluruh stakeholder dalam memastikan PMR 2026 berlangsung aman dan sukses.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada peserta dan jalur perlombaan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang aktivitasnya terdampak selama pelaksanaan kegiatan.

“Polda Jambi ingin kehadiran personel di lapangan benar-benar dirasakan sebagai bentuk pelayanan. Masyarakat harus tetap mendapatkan rasa aman, informasi yang jelas dan pelayanan yang humanis,” ujarnya.

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait pengaturan dan rekayasa lalu lintas serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Kami atas nama Polda Jambi memohon maaf apabila dalam pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 terdapat aktivitas masyarakat yang sedikit terganggu akibat pengalihan maupun penutupan arus lalu lintas. Semua dilakukan demi keselamatan dan kelancaran bersama,” jelasnya.

Polda Jambi Imbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif Selama Pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026

Jambi – Dalam rangka mendukung kelancaran, keamanan, dan keselamatan pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026, Polda Jambi bersama instansi terkait menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara dan pengalihan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan di Kota Jambi.

Kegiatan Presisi Merdeka Run 2026 yang mengusung semangat “Satu Langkah, Sejuta Perubahan” tersebut akan dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan pusat kegiatan di kawasan Lapangan Garuda, Kompleks Kantor Gubernur Jambi, dan diikuti ribuan peserta.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Polda Jambi bersama Polresta Jambi akan melakukan pengaturan serta rekayasa arus lalu lintas pada sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur kegiatan.

Adapun ruas jalan yang diberlakukan penutupan sementara meliputi akses Simpang Karya menuju Simpang BI, Simpang Empat Koramil Telanaipura menuju Kantor Gubernur, Simpang Museum menuju Simpang BI, Simpang Pulai menuju Simpang Tanjung, serta Simpang Tugu Juang menuju Simpang Masjid Nurul Hikmah.

Sementara itu, pada sejumlah ruas jalan lainnya akan diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional, menyesuaikan kondisi dan situasi arus lalu lintas di lapangan.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut merupakan langkah kepolisian untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada peserta kegiatan maupun masyarakat pengguna jalan.

“Rekayasa lalu lintas ini merupakan langkah yang harus dilakukan demi menjamin keamanan dan keselamatan seluruh peserta maupun pengguna jalan selama berlangsungnya Presisi Merdeka Run 2026. Kami juga berupaya agar aktivitas dan mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik melalui pengaturan serta pengalihan arus di sejumlah titik,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Kabid Humas mengimbau masyarakat yang akan melintasi kawasan terdampak rekayasa lalu lintas agar menyesuaikan waktu perjalanan, memperhatikan informasi pengaturan arus, serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan petugas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menggunakan jalur alternatif apabila hendak melintasi kawasan yang dilakukan penutupan sementara. Personel akan ditempatkan di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan, memberikan informasi kepada pengguna jalan, serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mematuhi setiap arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan diri melintasi ruas jalan yang sedang ditutup demi kepentingan keselamatan bersama.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung rekayasa lalu lintas ini. Seluruh personel di lapangan akan berupaya memberikan pelayanan dan pengaturan sebaik mungkin sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar, sementara kepentingan masyarakat pengguna jalan tetap menjadi perhatian,” tambahnya.

Kombes Pol. Erlan Munaji juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila penutupan dan pengalihan arus tersebut menimbulkan ketidaknyamanan maupun gangguan terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat.

“Atas nama Polda Jambi, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila rekayasa lalu lintas ini mengganggu aktivitas dan mobilitas. Kami memohon pengertian serta dukungan masyarakat, karena langkah ini dilakukan semata-mata untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kesuksesan pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026. Terima kasih atas kerja sama dan partisipasi seluruh masyarakat Jambi,” tutup Kabid Humas.

Polda Jambi berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menyukseskan Presisi Merdeka Run 2026. Selain menjadi ajang olahraga untuk mendorong pola hidup sehat dan membangun semangat kebersamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi di Kota Jambi.

Jambi Siap Jadi Tuan Rumah Event Nasional, Presisi Merdeka Run 2026 Jadi Momentum Pembuktian

Jambi – Sehari menjelang pelaksanaan Presisi Merdeka Run (PMR) 2026, Provinsi Jambi menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan event berskala nasional.

Berbagai unsur telah bergerak bersama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan optimal, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, Presisi Merdeka Run 2026 menjadi momentum penting bagi Jambi untuk menunjukkan kapasitas dalam mengelola kegiatan berskala nasional. Kesiapan tersebut tidak hanya terlihat dari aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dunia usaha, komunitas, pelaku UMKM, relawan hingga masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kekuatan utama dalam memastikan pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 berjalan dengan baik.

“Kapolda Jambi menegaskan bahwa keberhasilan Presisi Merdeka Run 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan hasil kerja bersama. Polri bersama pemerintah daerah, TNI, seluruh stakeholder dan masyarakat terus memperkuat sinergi untuk memastikan kegiatan ini berlangsung aman, tertib, profesional dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

Menurutnya, setiap unsur telah mengambil peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari aspek keamanan, pelayanan, kesehatan, lalu lintas, kebersihan hingga dukungan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bahwa Jambi memiliki ekosistem yang mampu mendukung penyelenggaraan kegiatan besar secara terkoordinasi.

Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan bahwa Presisi Merdeka Run 2026 juga menjadi kesempatan bagi Jambi untuk menunjukkan karakter daerah, keramahan masyarakat, kualitas pelayanan serta kemampuan berbagai sektor dalam memberikan pengalaman positif kepada para peserta dan tamu yang datang.

“Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Provinsi Jambi untuk menunjukkan kepada Indonesia bahwa Jambi siap menjadi tuan rumah event nasional. Kita ingin setiap peserta dan tamu yang datang mendapatkan rasa aman, nyaman dan pelayanan yang baik selama berada di Jambi,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan event nasional secara konsisten dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kepercayaan terhadap Jambi sebagai salah satu daerah yang siap menjadi lokasi berbagai agenda nasional di masa mendatang.

Bagi Polda Jambi, lanjutnya, Presisi Merdeka Run 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan kegiatan yang aman, tertib dan profesional, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Polda Jambi berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan, serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian Presisi Merdeka Run 2026,” ungkapnya.

Presisi Merdeka Run 2026 Jambi bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan semangat kolaborasi dan kemampuan Jambi dalam menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional.

“Besok ketika garis start dibuka, bukan hanya sebuah perlombaan yang dimulai. Jambi akan menunjukkan kepada Indonesia bahwa daerah ini siap menjadi tuan rumah, siap berkolaborasi dan siap memberikan pengalaman terbaik dalam penyelenggaraan event nasional,” pungkas Kabid Humas Polda Jambi.

Tim Gabungan Polda Jambi, Polres dan Pemda Merangin Tertibkan PETI Dikawasan Unesco Global Geopark

Merangin – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi melalui Subdit IV Tipidter bersama Pemerintah Kabupaten Merangin, Polres Merangin, Tim Terpadu Penanganan Pertambangan Rakyat, serta pengelola UNESCO Global Geopark (UGGp) Kabupaten Merangin melaksanakan patroli gabungan dalam rangka penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Bupati Merangin H. Muhammad Syukur, S.H., M.H., didampingi Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., dan diikuti unsur Ditreskrimsus Polda Jambi, Polres Merangin, Polsek Sungai Manau, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta Tim Terpadu Penanganan Pertambangan Rakyat.

Patroli gabungan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/496/VII/RES.5/2026/Ditreskrimsus tanggal 6 Agustus 2026 dengan sasaran kawasan UNESCO Global Geopark Merangin sebagai salah satu kawasan konservasi yang memiliki nilai geologi, lingkungan, dan wisata bertaraf internasional.

Dalam pelaksanaan patroli, tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai dan menemukan empat unit rakit yang diduga digunakan sebagai sarana penambangan emas ilegal menggunakan mesin sedot (kompresor) di kawasan Muara Karing. Saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelaku di lokasi.

Tim gabungan kemudian mengamankan seluruh peralatan yang berada di lokasi untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari tiga unit mesin kompresor, dua unit mesin genset, dua buah dulang, enam lembar karpet, empat selang berwarna biru, empat selang air, serta delapan utas tali.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan maupun membantu aktivitas pertambangan emas tanpa izin, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan UNESCO Global Geopark Merangin dari kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal.

Hasil patroli tidak menemukan adanya aktivitas pertambangan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Namun demikian, petugas masih menemukan bekas aktivitas penambangan menggunakan rakit-rakit kecil sehingga pengawasan dan patroli akan terus ditingkatkan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol. Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Jambi berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga kawasan UNESCO Global Geopark Merangin dari segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal.

“Kawasan UNESCO Global Geopark Merangin merupakan aset nasional yang harus kita jaga bersama. Polda Jambi tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan kawasan konservasi. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara tegas, profesional, dan berkelanjutan, disertai langkah-langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat.”

Lebih lanjut, Kombes Pol. Taufik Nurmandia mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas pertambangan ilegal maupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun.

“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga warisan alam ini. Laporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas pertambangan ilegal. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam melindungi kawasan Geopark Merangin agar tetap lestari bagi generasi mendatang.”

Polda Jambi menegaskan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Merangin, Balai UNESCO Global Geopark, serta seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan patroli rutin, penegakan hukum, dan upaya pencegahan terhadap aktivitas pertambangan ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan mempertahankan nilai strategis kawasan UNESCO Global Geopark.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes