Polda Jambi Resmi Buka IOF X Bhayangkara 2026, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial dalam Semangat HUT Bhayangkara ke-80

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi secara resmi membuka kegiatan IOF X Bhayangkara 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Jambi, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H. didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Jambi, Ketua Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kota Jambi Zuwanda, S.H., M.H., dan para peserta off-road dari berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan, pembacaan doa, penyerahan bantuan sosial kepada empat elemen masyarakat yang terdiri dari pengemudi ojek online, insan media, pedagang, dan petugas kebersihan (cleaning service), kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta off-road oleh Kapolda Jambi sebagai tanda dimulainya IOF X Bhayangkara 2026.

Dalam sambutannya, Ketua IOF Kota Jambi Zuwanda menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi bagi para off-roader sekaligus bagian dari upaya memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial selalu menjadi agenda yang melekat dalam setiap penyelenggaraan event IOF sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Selain itu, ia berharap sinergi antara IOF dan Polda Jambi terus terjalin erat dalam mendukung pengembangan olahraga off-road yang aman, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam sambutannya mengapresiasi seluruh panitia dan IOF yang telah menggelar kegiatan off-road yang dipadukan dengan aksi bakti sosial dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga otomotif, tetapi juga mempererat hubungan antarkomunitas off-road dari dalam maupun luar Provinsi Jambi.

Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti perlombaan serta menjunjung tinggi sportivitas.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa penyelenggaraan IOF X Bhayangkara 2026 menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bersama masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif, sosial, dan membangun kebersamaan.

"Melalui IOF X Bhayangkara 2026, kami ingin menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui bakti sosial sekaligus mempererat sinergi antara Polri, komunitas otomotif, dan seluruh elemen masyarakat. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan dan sportivitas selama mengikuti kegiatan," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Polda Jambi Terima Audiensi PT Jasa Raharja, Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas dan Pelayanan Masyarakat

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menerima audiensi jajaran PT Jasa Raharja (Persero) di Ruang Kerja Kapolda Jambi, Jumat (24/7/2026). 

Audiensi dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polda Jambi. Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Irjen Pol. (Purn.) Aan Suhanan, Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin, Direktur Operasional Ariyandi, Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Yeti Wulandari, Anggota Komite Audit Bintang Sarwo Budhi, Sekretaris Dewan Komisaris Mahmud, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja A.A.N. Agung Abimanyu, Kadiv Asuransi Jahja Joel Lami, Kadiv Pelayanan Ivanka Tri Dianto, Sekretaris Perusahaan Dodi, Kepala BPTD Jambi Benny, serta Branch Manager Jasa Raharja Putera Halim.

Dalam audiensi tersebut, Polda Jambi dan PT Jasa Raharja membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan koordinasi dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, percepatan pelayanan terhadap korban kecelakaan, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta pengembangan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, dan humanis.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa sinergi antara Polri, PT Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan elemen penting dalam menciptakan sistem keselamatan lalu lintas yang terintegrasi.

"Kolaborasi yang solid antara Polri, PT Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan lalu lintas yang aman sekaligus memastikan korban kecelakaan mendapatkan penanganan dan pelayanan secara cepat, tepat, dan profesional. Polda Jambi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi serta langkah-langkah preventif demi menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jambi," tegas Kapolda.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa audiensi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas melalui penguatan koordinasi antarlembaga.

"Sinergi yang telah terjalin antara Polda Jambi dan PT Jasa Raharja harus terus diperkuat sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan penanganan korban kecelakaan lalu lintas dapat dilakukan lebih cepat, pelayanan semakin optimal, serta berbagai program keselamatan berlalu lintas dapat diimplementasikan secara berkesinambungan demi terciptanya keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan di Provinsi Jambi," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Subdit Tipikor Krimsus Polda Jambi Limpahkan Tersangka Korupsi Mantan Kadisdik Jambi ke Kejati

Jambi - Usai menjalani pemeriksaan kesehatan diklinik Biddokes Polda Jambi, Kamis (23/07/2026), /tiga orang tersangka korupsi dana alokasi khusus dan pengadaan alat praktik bagi siswa smk se provinsi Jambi, masing masing mantan kepala dinas pendidikan, a-v (Andi Varial), kabid smk, bkr (Bukri) dan seorang broker atau makelar proyek, d-h (David hadi usman) digiring masuk ke mobil tahanan guna dibawa ke Kejaksaan Tinggi Jambi.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Akbp Agung Basuki, menegaskan, ketiga tersangka beserta barang bukti diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum karena berkas perkara para tersangka telah lengkap atau p-21.

Akibat ulah ketiganya, merugikan keuangan negara yang diperkirakan mencapai 21 miliar rupiah. selain itu, alat praktik sekolah tidak dapat dipergunakan siswa belajar.

"Tahap dua terkait korupsi dinas pendidikan, a-v mantan kadis, bkr kabid, david broker, berkas sdh lengkap, tadi pengecekan kesehatan, kerugian negara 21 milyar rupiah,"tegas Wadir.

Ketiga tersangka, dikenakan pasal korupsi terkait gratifikasi sesuai dengan perbuatan yang disangkakan dalam perkara pengadaan alat praktik smk tersebut dengan ancaman hukuman maksimal dua puluh tahun.

 

 

BNNP Jambi Peringati HANI Senergitas Semua Kalangan Wujudkan Indonesia Bebas Narkoba

Jambi – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, Brigjen Pol. Asep Saepudin, menegaskan pentingnya memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan anak-anak dan generasi muda sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Asep mengatakan generasi usia produktif, khususnya pelajar, harus menjadi fokus utama program pencegahan agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

"Kita menyadari bahwa pada tahun 2045 Indonesia menuju Indonesia Emas. Untuk menopang cita-cita tersebut, perlu disiapkan generasi muda yang kuat dan tidak tergerus oleh bahaya narkotika," ujarnya.

Menurut Asep, selain pencegahan, upaya rehabilitasi bagi para penyalahguna narkotika juga menjadi langkah yang tidak kalah penting. Ia menilai para pecandu harus dipulihkan agar tidak menambah angka penyalahgunaan maupun memengaruhi orang lain.

"Masyarakat yang sudah terpapar harus disembuhkan terlebih dahulu. Kalau mereka belum pulih, jumlahnya akan terus bertambah, bahkan dapat menularkan kepada yang lain. Saat ini jumlah yang direhabilitasi belum sebanding dengan jumlah masyarakat yang terpapar. Karena itu mereka harus disembuhkan," tegasnya.

Ia menambahkan, rehabilitasi merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika. Karena itu, seluruh elemen pemerintah harus memastikan layanan rehabilitasi dapat diakses secara optimal.

Di sisi lain, Asep mengungkapkan peredaran narkoba di Provinsi Jambi masih menjadi tantangan serius. Menurutnya, penanganan persoalan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan BNN maupun kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

"Peredaran narkoba di Jambi terus bertambah. Penanganannya tidak hanya menjadi tugas BNN atau kepolisian, tetapi seluruh pihak harus bersinergi untuk menghilangkan bahaya narkoba," katanya.

Ia menekankan bahwa strategi pemberantasan harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan rehabilitasi. Tanpa pencegahan yang kuat, penindakan semata tidak akan mampu menekan penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan.

"Tidak bisa hanya melakukan pemberantasan sementara pencegahannya tidak dilakukan. Semua harus berjalan seiring agar upaya mewujudkan Indonesia yang bebas dari narkoba dapat tercapai," pungkasnya.

BNNP Jambi Gagalkan Pengiriman Sabu 2 Kg Via Bandara Sultan Taha Jambi

Jambi– Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat sekitar 2.000 gram di Bandara Sultan Thaha Jambi pada akhir pekan lalu. 

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan seorang pelaku yang diduga membawa barang haram tersebut.

Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Asep Saepudin, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat petugas dalam mengantisipasi peredaran narkotika melalui jalur transportasi udara.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sabu tersebut rencananya akan diterbangkan dari Jambi menuju Yogyakarta," ungkapnya, Kamis (23/7/2026).

Saat proses penindakan, pelaku sempat melarikan diri sehingga petugas melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkapnya kembali di wilayah Jambi.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada jaringan yang lebih luas. Dari hasil penyelidikan, BNNP Jambi berhasil mengidentifikasi keterlibatan tiga orang dalam kasus tersebut.

"Alhamdulillah, yang membawa sabu di Jambi berinisial M berhasil ditangkap dan dua orang lainnya diamankan di NTB," tukas Asep Saepudin.

Menurutnya, ketiga pelaku diketahui merupakan warga Aceh Timur. Saat ini seluruh tersangka telah diamankan di BNNP Jambi untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

"Ketiganya sudah ditahan di BNNP Jambi. Petugas masih melakukan penyelidikan apakah mereka hanya berperan sebagai kurir atau merupakan bagian dari jaringan bandar narkoba," tegasnya.

BNNP Jambi menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran gelap narkotika, terutama melalui jalur transportasi udara.

"Kita berupaya terus memutus mata rantai jaringan narkoba lintas provinsi yang menyasar berbagai daerah di Indonesia," pungkas Asep.

Polda Jambi Dalami Kasus Meninggalnya Anggota Polri di Tanjab Timur

Jambi – Polda Jambi memberikan perhatian serius terhadap kasus meninggalnya seorang anggota Polri yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Saat ini, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara terang fakta dan kronologis kejadian tersebut.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan dalam doorstopnya bahwa atas nama pimpinan Polda Jambi turut menyampaikan bela sungkawa dan turut prihatin atas kejadian tersebut dan mendoakan almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

"Atas kejadian ini, sekali lagi atas nama pimpinan Polda Jambi turut belasungkawa sungkawa dan prihatin. Kami mendoakan semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menjelaskan, perkara tersebut menjadi perhatian Polda Jambi dan saat ini proses penyelidikan terus berjalan. Dalam penanganannya, saat ini perkara akan di tangani oleh Ditreskrimum Polda Jambi dan berkolaborasi Polres Tanjung Jabung Timur, 

Kombes Pol. Erlan menegaskan bahwa Polda Jambi akan melakukan tindakan tegas apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya keterkaitan maupun keterlibatan anggota Polri dalam perkara tersebut. Namun, kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menunggu proses penyelidikan yang saat ini sedang berjalan," tegasnya.

Lebih lanjut, Polda Jambi akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut secara berkala setelah proses penyelidikan memperoleh fakta-fakta dan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan.

"Untuk perkembangan selanjutnya, Polda Jambi akan menyampaikan informasi terbaru terkait perkara ini. Sedangkan mengenai kronologis kejadian, nantinya akan disampaikan berdasarkan hasil penyelidikan serta keterangan dari para saksi yang telah diperiksa," pungkasnya.

Polda Jambi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku guna mengungkap secara jelas fakta-fakta di balik peristiwa tersebut.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes