Wali Kota Maulana Pimpin Upacara Harhubnas, Transportasi Publik Ramah Lingkungan

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2025, yang digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Rabu pagi (17/9/2025).

Dengan mengusung tema besar “Bakti Transportasi Untuk Negeri”, upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, beserta jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi. Hadir pula anggota DPRD Kota Jambi, Roro Nully Kurniasih, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf, Sekda Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Jhon Eka Powa, serta mitra dan lembaga perhubungan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana membacakan amanat tertulis Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi. Menhub menekankan bahwa Harhubnas merupakan momentum penting untuk merefleksikan diri, sekaligus menghargai dan mengapresiasi kerja keras seluruh insan transportasi, baik di darat, laut, udara, maupun perkeretaapian, yang telah memastikan layanan transportasi berjalan selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Melalui tema besar ‘Bakti Transportasi Untuk Negeri’, kita diingatkan bahwa setiap infrastruktur dan layanan transportasi yang kita kelola merupakan bagian dari bakti dan pengabdian insan perhubungan kepada bangsa dan masyarakat Indonesia. Transportasi bukan sekadar infrastruktur, melainkan jalan kehidupan yang menghubungkan harapan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote,” ujar Wali Kota Maulana saat membacakan amanat Menhub.

Menhub juga menegaskan, transportasi yang terhubung dan terintegrasi dengan baik akan menjadi penopang utama kelancaran distribusi pangan, ketersediaan energi, katalis pertumbuhan ekonomi, sekaligus membuka akses pendidikan dan lapangan pekerjaan. Hal itu sejalan dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, serta menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia.

“Saat ini kita menghadapi tantangan geopolitik yang penuh ketidakpastian. Hal ini menuntut kita memperkuat kemandirian logistik nasional. Karena itu, kita harus mengelola amanah anggaran dengan lebih bijak dan efisien, agar tuntutan publik akan layanan transportasi yang lebih baik dapat terpenuhi. Kita perlu bekerja lebih efektif, menjaga akuntabilitas, memperkuat inovasi, serta terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Di akhir amanatnya, Menteri Perhubungan menegaskan bahwa Hari Perhubungan Nasional adalah milik semua insan transportasi, sekaligus menjadi momentum pengingat bahwa bakti mereka adalah bakti untuk rakyat, bakti untuk negeri, dan bakti untuk masa depan Indonesia yang lebih maju.

“Dengan semangat ‘Bakti Transportasi untuk Negeri’, mari kita bahu-membahu, bekerja bersama, dan saling bergandengan tangan untuk menjadikan transportasi Indonesia sebagai pilar kokoh dalam memperkuat ketahanan dan kemajuan bangsa,” tutupnya.

Sementara itu, dalam keterangannya usai upacara, Wali Kota Maulana, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang ramah lingkungan dan berbasis digital. Melalui Dinas Perhubungan, Pemkot Jambi akan memaksimalkan Terminal Tipe A Alam Barajo sebagai pusat konektivitas transportasi publik di Kota Jambi.

“Kami akan memanfaatkan bus listrik yang menghubungkan seluruh koridor dari Terminal Alam Barajo. Insya Allah, secara bertahap kita dorong transportasi publik perkotaan yang nyaman, ramah lingkungan, dan berbasis digital, sehingga mampu mengurangi titik-titik kemacetan di Kota Jambi,” tegasnya.

Pada momentum Harhubnas ini, Wali Kota Maulana juga mendorong agar pelajar memanfaatkan transportasi umum. Hal ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat masih banyaknya anak di bawah umur yang berkendara secara ilegal.

“Selain itu, kami juga mengusulkan kepada Kementerian agar Bandara Sultan Thaha dapat segera didorong menjadi bandara internasional, sebagai pintu masuk wisatawan dari berbagai mancanegara. Kota Jambi memiliki banyak kelebihan dan potensi wisata yang layak untuk dipromosikan lebih luas,” tambahnya

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan harapannya agar Kementerian Perhubungan membuka jalur akses dari Pantai Meruya menuju Kuala Jambi. Menurutnya, keberadaan jalur ini akan mempercepat arus logistik dan mobilitas manusia, sekaligus memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Walaupun Tol Trans Sumatera sudah ada, namun jalur Merak-Bakauheni kerap menjadi kendala. Karena itu, kami memohon kepada Kementerian untuk membuka akses dari Pantai Meruya ke Kuala Jambi. Dengan demikian, kemacetan di Merak dan Bakauheni dapat terurai, dan distribusi barang maupun mobilitas masyarakat di Pulau Sumatera akan lebih lancar,” ungkapnya.

Selain itu, Maulana juga menekankan pentingnya pemanfaatan Terminal Tipe A Alam Barajo yang saat ini tengah direvitalisasi. Ia berharap seluruh perusahaan otobus (PO) dapat memusatkan aktivitasnya di terminal tersebut, sehingga kawasan Simpang Rimbo dan sekitarnya terbebas dari bus-bus besar yang kerap menimbulkan kemacetan.

“Dengan berfokus di Terminal Alam Barajo, masyarakat yang ingin bepergian cukup datang ke terminal ini. Lebih dari itu, keberadaan terminal juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui geliat UMKM, karena di sana telah disiapkan gerai-gerai usaha,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf, menegaskan bahwa upacara Harhubnas bukan sekedar seremoni, melainkan momentum untuk mengukur komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan dan keselamatan transportasi, khususnya transportasi darat.

“Hal ini menjadi spirit bagi kami sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota,” sebutnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan integrasi layanan transportasi umum dengan penggunaan bus listrik ramah lingkungan.

“Saya pikir ini akan memperkuat progres layanan di Terminal Alam Barajo. Setidaknya, hal ini memberi nuansa positif bagi kami yang sedang melakukan revitalisasi. Harapannya, Terminal Tipe A Alam Barajo dapat masuk ke dalam rencana strategis pembangunan Kementerian Perhubungan, sehingga mampu menghadirkan layanan transportasi yang modern, terintegrasi, dan berkonsep mixed use,” ucapnya.

Sebagai penutup, rangkaian upacara Harhubnas tahun 2025, turut dilakukan penyerahan life jacket, bantuan sembako kepada mitra perhubungan (ojek online dan sopir angkot), baksos donor darah, serta penyerahan berbagai hadiah lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional.

Wamen PANRB Puji Kualitas Layanan MPP Kota Jambi : “Nyaman, Cepat, dan Efisien”

Kota Jambi - Kinerja penyelenggaraan pelayanan publik Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menganugerahkan Predikat “Pelayanan Prima” kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi, sebagai salah satu simpul pelayanan publik yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penilaian tersebut dilakukan Kemen PANRB dalam rangka Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024.

Pencapaian ini sekaligus mencatatkan Disdukcapil Kota Jambi sebagai satu-satunya organisasi perangkat daerah (OPD) di Provinsi Jambi yang berhasil meraih Predikat Pelayanan Prima PEKPPP tersebut.

Penghargaan berupa Piagam Predikat Pelayanan Prima tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Komjen Pol. (Purn.) Purwadi Arianto, M.Si., dan diterima secara langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi, Rabu (17/9/2025).

Dalam prosesi penyerahan penghargaan itu, Wamen PANRB beserta rombongan juga berkesempatan meninjau berbagai gerai pelayanan dan menyaksikan langsung prosesnya. Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan para petugas pelayanan, sekaligus mendengarkan pengalaman masyarakat yang sedang menunggu layanan.

Dari hasil peninjauan tersebut, Wamen PANRB tampak memberikan apresiasi atas performa pelayanan yang diberikan. Ia menyatakan puas terhadap kualitas layanan di MPP Kota Jambi, yang dinilainya mampu menghadirkan kenyamanan, kemudahan, serta efisiensi bagi masyarakat.

“Saya berharap capaian yang telah diraih ini dapat terus dipertahankan, dijaga, bahkan ditingkatkan. Harapan saya, pelayanan publik di Kota Jambi tetap berlanjut dan berkembang, sehingga masyarakat dapat merasakan layanan yang cepat, inklusif, serta benar-benar berdampak positif bagi kebutuhan mereka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi secara khusus kepada Wali Kota Jambi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali. Semoga MPP ini dapat menjadi contoh bagi tempat-tempat pelayanan publik di daerah lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menegaskan bahwa penghargaan yang diraih ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan ini. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas layanan publik di Kota Jambi terus mengalami peningkatan di berbagai aspek,” ujarnya

Ia menambahkan, penghargaan tersebut semakin memotivasi jajaran Pemkot Jambi untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan, seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi dapat terus bersemangat dalam memberikan pelayanan yang prima, cepat, dan tepat kepada masyarakat,” lanjutnya.

Wali Kota Maulana juga mengungkapkan perkembangan pesat yang dicapai MPP Kota Jambi. Dalam kurun waktu tiga tahun sejak berdiri, MPP Kota Jambi telah menyediakan 131 layanan dari 32 gerai yang ada.

“Pelayanan terbaru yang kami hadirkan adalah layanan keimigrasian untuk pembuatan E-Paspor, yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, terutama bagi mereka yang hendak melaksanakan ibadah umrah. Layanan ini mendapat sambutan yang sangat antusias,” jelasnya.

“Untuk memastikan pelayanan publik yang prima sekaligus bebas dari praktik pungutan liar (pungli), kami juga telah menghadirkan Aplikasi Lapor Pak Bos. Inovasi ini dirancang agar masyarakat lebih mudah menyampaikan pengaduan, saran, maupun masukan, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam peningkatan kualitas pelayanan,” tutup Jambi itu.

Turut hadir dalam acara itu, Deputi Pelayanan Publik PANRB Otok Kuswandaru, Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik PANRB M Yusuf Kurniawan, unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekda Kota Jambi A Ridwan, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Jambi Jangcik Mohza, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Jambi M Jaelani, Kadis Dukcapil Kota Jambi Nirwan dan Kadis PMPTSP Kota Jambi Yon Heri, beserta jajaran Pemkot Jambi lainnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kota Jambi, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto beserta rombongan juga meninjau beberapa pusat pelayanan publik lainnya. Salah satunya adalah Puskesmas Simpang Kawat, di mana Wamen melihat langsung sarana dan prasarana yang tersedia, serta menyaksikan kinerja tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Pembicara Seminar Protokoler di UNJA, Wawako Diza Tekankan Etika, Adab, dan Kepemimpinan

Kota Jambi - Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., kembali menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Protokoler Universitas Jambi tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Behind The MIC, Beyond The Stage” ini digelar pada Jumat (12/9/2025).

Sebagai sosok yang dikenal inspiratif bagi generasi muda, kehadiran Diza tidak hanya memberikan wawasan mengenai dunia keprotokolan, tetapi juga motivasi serta nilai-nilai kepemimpinan yang dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan diri dan karier di masa depan.

Berlangsung di UNIFAC Auditorium, Universitas Jambi, Kampus Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan Diklatsar UKM Protokoler Universitas Jambi ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jambi Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., dengan turut menghadirkan dua orang narasumber lainnya. Yaitu: Oktraria Dwi Putri, S.Pd., M.Pd., selaku Pembina UKM Protokoler dan Mila Martina, S.Pd., selaku Demisioner UKM Protokoler.

Berlangsung secara interaktif, kegiatan ini diikuti Mahasiswa semester I dari berbagai Fakultas yang ada di Universitas Jambi, seperti Fakultas Ilmu Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pendidikan Matematika, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menekankan pentingnya peran protokoler sekaligus peran strategis generasi muda dalam pembangunan. Ia juga memaparkan berbagai program Pemerintah Kota Jambi dalam rangka memanfaatkan bonus demografi, di mana lebih dari 52 persen penduduk Kota Jambi merupakan generasi muda, mulai dari Milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.

“Protokoler tidak hanya bertugas mengatur jalannya acara di lapangan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian sebelum dan sesudah kegiatan berjalan baik. Dalam pemerintahan dan birokrasi, fungsi ini menjadi bagian yang sangat penting dan membutuhkan ketelitian,” ungkap Diza.

Ia menambahkan, seorang protokoler dituntut memiliki ketekunan, fokus, serta menjunjung tinggi etika dan adab. Menurutnya, nilai-nilai tersebut juga harus menjadi karakter utama generasi muda di masa mendatang. “Etika dan adab harus menjadi fondasi, disamping penguasaan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Diza menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran besar sebagai motor penggerak perubahan sekaligus penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa.

“Pemuda harus memiliki jiwa kepemimpinan. Kepemimpinan itulah yang akan melahirkan energi baru, sikap adaptif terhadap perubahan, ide-ide inovatif, kemampuan mewakili suara generasi, semangat membangun keberlanjutan, hingga menjadi sumber inspirasi dan pemberdayaan bagi lingkungannya,” terangnya.

Kata Wawako, dari 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia, beberapa di antaranya secara khusus memprioritaskan generasi muda sebagai leading sector agen perubahan, terutama dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Salah satunya adalah BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengikuti pelatihan dan memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri maupun dunia kerja, di bawah pembinaan Pemerintah Kota Jambi,” terangnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menghadirkan RUMEL (Ruang Milenial), sebuah wadah untuk mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Saat ini, RUMEL dipusatkan di kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi, yang juga menjadi langkah strategis dalam menghidupkan kembali kawasan kota tua pasar dari sisi ekonomi.

Lebih lanjut, Diza menjelaskan bahwa Pemkot Jambi turut menggulirkan program BANK HARKAT (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) sebagai upaya mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dalam hal ini, kami juga mendorong peran generasi muda untuk memanfaatkan program tersebut. Selama ini, pelaku UMKM di Kota Jambi mayoritas diisi oleh kaum ibu. Maka dari itu, generasi penerus harus hadir dengan sikap kreatif, inovatif, produktif, adaptif, serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk menjawab tantangan di era Society 5.0,” tegas Diza.

Wawako Diza juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dengan sikap saling menghormati. Setiap orang boleh berargumen, menyampaikan kritik, maupun memberi saran, namun semuanya tetap harus disampaikan dengan menjunjung tinggi adab dan etika.

“Di era saat ini saya juga tekankan kepada teman-teman agar tidak melupakan etika dan adab yang harus dipegang teguh. Jadi boleh berargumen dan menyampaikan kritk ataupun saran tapi juga tidak melupakan adab dan etika,” sebutnya.

Wakil Wali Kota Jambi itu berharap, kegiatan seminar tersebut dapat memotivasi para mahasiswa untuk berperan aktif dalam membawa perubahan positif, khususnya bagi kemajuan Jambi.

 

Maulana Tandatangani Komitmen Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah

Palembang – Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, melakukan penandatanganan komitmen bersama Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah Se-Wilayah Kerja Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (10/9/2025).

Penandatanganan itu dilakukan Wali Kota Maulana saat menghadiri kegiatan Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah Se-Wilayah Kerja Kantor  VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Ballroom Novotel Palembang Hotel & Residence. Yang turut dilakukan secara serentak bersama para Kepala Daerah Wali Kota /Bupati Wilayah Kerja Regional VII BKN. Dengan dipimpin langsung oleh Kepala BKN RI Prof Dr. Zudan Arif Fakrulloh.

Meritokrasi birokrasi merupakan sebuah sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendasarkan pengangkatan, penempatan, promosi, dan penghargaan pada kompetensi, kualifikasi, dan kinerja individu, bukan pada faktor-faktor lain seperti hubungan pribadi, kekerabatan, politik, atau kekayaan.

Usai kegiatan tersebut, Wali Kota Maulana mengatakan bahwa penandatanganan ini dilakukan dalam upaya memperkuat tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, transparan dan akuntabel, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

“Hal ini tentunya sangat baik terhadap manajemen talenta terutama dalam pengembangan karir seorang ASN,” katanya.

Dirinyaa mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kota Jambi mendukung penuh penerapan sistem Meritokrasi dalam tata kelola Pemerintahan dalam pelaksanaan menagemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya mewakili Pemkot Jambi tentunya sangat mendukung pembangunan Meritokrasi ini. Insya Allah dengan sistem yang baru ini semua kader-kader terbaik dari ASN mampu ditempatkan sesuai dengan kompetensi dan potensinya, sehingga semua sistem birokrasi kita bisa berjalan secara maksimal sesuai dengan kemampuan dari ASN dimulai sejak CPNS sampai dengan pada posisi-posisi tertentu sudah dipetakan sesuai dengan potensi diri kemampuan masing-masing,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga tekankan, bahwa penerapan sistem merit atau meritokrasi ini bukan hanya soal regulasi, tetapi juga komitmen moral dan politik dari para Kepala Daerah.

“Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi simbol kuat bahwa reformasi birokrasi bukan hanya wacana, tetapi aksi nyata yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Maulana.

Sementara itu, pada kegiatan tersebut, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk mempercepat penerapan meritokrasi di seluruh instansi daerah. Dengan tujuan mempercepat proses manajemen talenta ASN di seluruh Indonesia.

“Jumlah ASN kita mencapai 5,4 juta, ini sebuah kekuatan besar yang harus dikelola dengan tepat. Manajemen Talenta akan menjadikan ASN lebih berdaya guna, bukan sekadar disiplin administratif,” tegasnya.

Dia menekankan pentingnya transparansi dan penguatan Manajemen Talenta ASN untuk percepatan layanan administrasi kepegawaian.

“Dengan penerapan sistem merit yang baik, setiap ASN diharapkan dapat berkembang sesuai kompetensi dan potensinya, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan nasional maupun daerah,” tekan Zudan. 

Dalam kegiatan yang membahas strategi penerapan sistem Meritokrasi dalam pengelolaan SDM aparatur, termasuk penguatan peran Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di daerah tersebut. Turut dilakukan penyerahan penghargaan kepada mitra strategis BKN-RI, serta penandatanganan Komitmen Bersama tentang Akselerasi Penerapan Manajemen Talenta ASN antara Kepala Daerah Pemerintah Provinsi Se-Wilayah Kerja Kantor VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Kepala BKN RI Prof Dr. Zudan Arif Fakrulloh.

Melalui kegiatan ini, diharapkan penerapan sistem meritokrasi dan manajemen talenta ASN semakin terakselerasi, sehingga Aparatur Sipil Negara dapat dikelola lebih profesional, berintegritas, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan di daerah.

Dikesempatan itu, turut hadir Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara (PPMASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Dr. Herman, M.Si., serta jajaran terkait di Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota Se-Wilayah Kerja Kantor VII Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Wali Kota Maulana Bimbing Yexi Tamara Baca Kalimat Syahadat

Kota Jambi - Bulan Kelahiran Nabi Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wassallam 1447 H/2025 M menjadi kado istimewa dan penuh makna bagi Yexi Tamara (27) warga Tionghoa beragama Budha, yang kini resmi memeluk Agama Islam.

Hal itu setelah Yexi mengucapkan dua kalimat syahadat yang dibimbing langsung oleh Wali Kota Jambi Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, pada Jumat pagi (5/9/2025) di Masjid Amanah DPRD Kota Jambi.

“Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah,” ucap Yexi mengikuti bimbingan Wali Kota Maulana, tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Yexi Tamara (27) warga JL. Fatahilla RT 23, Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi yang kini telah resmi memeluk Agama Muslim turut berganti nama menjadi Alisha Zafira. Momen ini disambut dengan takbir dan haru dari puluhan jemaah yang hadir, termasuk Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Sekretaris Dewan Noviarman, Kepala Bagian Kesra Kamal Firdaus, serta Pengurus Mualaf Qur’an Center Indonesia Regional Jambi M. Faisal.

Usai kegiatan tersebut, Wali Kota Maulana mengatakan, dipilihnya dirinya menjadi pembimbing pengucapan dua kalimat syahadat terhadap Alisha (27)  setelah diamanahkan langsung oleh pihak Mualaf Qur’an Center Indonesia Regional Jambi.

“Dihari Jumat yang penuh berkah ini saya diberi kepercayaan dari pihak Quran Center diminta bersama Ketua DPRD dan para tokoh yang hadir untuk memmantu membaca dua kalimat syahadat bagi saudara kita Yexi Tamara yang kemudian nama muslimahnya adalah Alisha,” ucapnya.

“Alhamdulillah proses berjalan dengan lancar dan kami sudah memastikan bahwa ini ikhlas dari hati dan tidak ada paksaan dari pihak manapun,” lanjut Maulana.

Dengan telah resmi menjadi seorang muslimah, Maulana juga menyebut, telah menjadi tanggung jawab bersama untuk membimbing dan mengajari Alisha, terutama dalam masalah ibadah.

“Kami mengucapkan selamat telah menjadi saudara muslim kami dan Insya Allah kami semua punya kewajiban untuk membimbing dan mengajari para mualaf. Karena mereka adalah bagian dari keluarga kita yang harus kita bimbing termasuk dalam ibadahnya maupun dalam berbagai aspek kehidupannya,” sebutnya.

“Hdayah yang telah diberikan kepada saudara kita Alisha ini merupakan cerminan dari Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin, yang membawa kasih sayang bagi seluruh alam. Ini bukan hanya tentang bertambahnya jumlah umat Muslim, tetapi lebih dari itu, ini adalah tentang hati yang terbuka dan hidayah dari Allah Subhana Wa Ta’ala,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua DPRD Kemas Faried yang turut menjadi saksi pada momen tersebut,  menyampaikan rasa syukur dan haru. Karena sebagai umat muslim sangat mengutamakan tali persaudaraan.

“Alhamdulillah, bertambah sudah saudari sesama Muslim kita hari ini. Saya merasa terharu dan bangga, apalagi pelaksanaannya di Masjid DPRD Kota Jambi ini. Kita sama-sama mendoakan agar Alisha Zafira tetap istiqomah dan selalu mendapatkan keberkahan,” singkatnya.

Usai resmi menganut Agama Muslim, Alisha dengan penuh haru mengungkapkan rasa syukurnya setelah prosesi syahadat.

“Hati saya terasa damai dan ringan, niat memeluk Islam berawal dari keinginan hati dan dukungan dari beberapa anggota keluarga yang sudah lebih dulu menjadi mualaf. Saya selalu berdoa meminta petunjuk, dan langkah itu  diberi petunjuk oleh yang di atas ke jalan yang di ridhoi. Tentunya, momen ini tidak akan pernah saya lupakan,” ucap Alisha.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah menuntun, terutama kepada Bapak Wali Kota Jambi. Dan saya berharap masyarakat untuk dapat membantu membimbing agar tetap istiqomah dalam menjalankan ajaran Agama Islam, sehingga menjadi umat Muslim yang di ridhoi oleh Allah Subhana Wa Ta’ala,” tutupnya.

Sebagai informasi, dengan Alisha telah resmi menganut Agama IsIam, saat ini Mualaf Quran Center Jambi telah  membina 228 orang dan mereka belajar secara gratis, yang dominasi dari suku Batak dan Tionghoa. Tidak hanya menyediakan bimbingan spiritual tetapi Quran Center juga memperhatikan aspek ekonomi para mualaf. 

 

 

 

 

Program Banharkat, Walikota Beri Solusi Permodalan Berusaha

Kota Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi secara bertahap meluncurkan program meningkatkan kesejahteraan masyarakat diantaranya bagi para pelaku kelompok usaha masyarakat.

Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosa, Senin (1/9/2025), bertempat di Aula Griya Mayang, secara resmi melaunching sekaligus melakukan kick off Program Banharkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat). Program ini merupakan salah satu dari 11 program unggulan “Kota Jambi Bahagia”, yang dirancang memperkuat daya saing UMKM sekaligus memperluas akses permodalan masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya implementasi program tersebut, secara simbolis diserahkan Surat Persetujuan Putusan Kredit (SP2K) kepada lima orang perwakilan pelaku usaha UMKM, yang menjadi penerima manfaat tahap awal.

Wali Kota Jambi, Maulana menjelaskan bahwa inovasi Banharkat merupakan wujud nyata kolaborasi Pemerintah Kota Jambi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dalam rangka memberikan solusi keuangan yang sehat bagi masyarakat. Program ini dihadirkan untuk melawan maraknya praktik pinjaman online (Pinjol) ilegal dan rentenir yang selama ini merugikan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

“Dalam implementasinya, kami bekerja sama dengan OJK serta dua bank mitra, yaitu Bank BTN dan Bank Jambi. Potensi pembiayaan yang tersedia melalui program ini sangat besar, mencapai hingga Rp110 miliar. Bahkan, kelompok usaha terkecil sekalipun dapat mengakses pinjaman, di mana setiap individu bisa memperoleh pembiayaan hingga Rp5 juta tanpa agunan. Ini adalah jawaban dari Kota Jambi Bahagia dari aspek UMKM,” ungkap Wali Kota Maulana.

Ia menegaskan, program Banharkat dirancang agar tidak memberatkan para pelaku UMKM yang tengah didorong untuk naik kelas menuju level pengusaha. Selain tanpa agunan, skema pinjaman yang ditawarkan juga sangat ringan, dengan suku bunga hanya sebesar 3 persen per tahun.

“Secara bertahap, jika usaha kecil ini berjalan baik, maka plafon pinjaman akan otomatis meningkat ke level super mikro. Pada tahap ini, pelaku usaha dapat memperoleh pinjaman hingga Rp10 juta, dengan bagi hasil yang tetap sama, yakni 3 persen. Begitu pula seterusnya, plafon pinjaman bisa terus naik hingga mencapai Rp100 juta per orang,” jelasnya.

Maulana berharap, dengan resmi diluncurkannya Program Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat (Banharkat), para pelaku UMKM di Kota Jambi dapat memanfaatkannya secara optimal, khususnya generasi muda yang sedang merintis usaha agar mampu berkembang lebih jauh.

“Ada sekitar 60 ribu pelaku UMKM di Kota Jambi, mulai dari kalangan anak muda, ibu-ibu, hingga bapak-bapak. Karena itu, saya berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sekaligus dikolaborasikan antar kelompok usaha. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah, sejalan dengan tekad kita membangun sektor ekonomi berbasis pariwisata,” ungkap Maulana.

Kata Maulana, hadirnya Program Banharkat bukan sekadar inovasi pembiayaan, melainkan juga bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat peran UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Program ini lahir dari semangat untuk menghadirkan akses permodalan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran. Harapannya, para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dapat tumbuh lebih kuat, berdaya saing, serta mandiri, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada OJK Provinsi Jambi beserta seluruh Industri Jasa Keuangan (IJK) yang telah memberikan dukungan serta menjadi mitra kolaborasi yang baik, sehingga Program Banharkat dapat terlaksana dan berjalan dengan baik.

“Terima kasih kepada OJK dan seluruh mitra dari Industri Jasa Keuangan yang telah bersama-sama berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi. Tanpa dukungan dan sinergi ini, tentu program Banharkat tidak akan dapat berjalan optimal. Saya yakin dengan kebersamaan kita, manfaat program ini akan semakin besar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kota Jambi. Saya percaya momentum launching hari ini akan menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi kerakyatan di kota Jambi,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi yang menghadirkan Program Banharkat sebagai upaya mendukung tumbuh kembang UMKM melalui kolaborasi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) di Jambi.

“Dengan adanya gebrakan ini, tentu kita berharap masyarakat dapat terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal maupun praktik rentenir. Melalui kolaborasi ini, IJK berkomitmen memberikan suku bunga yang rendah untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan pembiayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Program Banharkat diharapkan tidak hanya mampu memperluas akses permodalan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM. “Melalui Banharkat, mari kita bersama-sama mengakselerasi pertumbuhan UMKM, agar mereka dapat naik kelas hingga ke level pengusaha, sekaligus menjaga keberlanjutan program ini di Kota Jambi,” singkatnya.

Dalam momentum tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah antara Pemerintah Kota Jambi dengan Bank BTN Cabang Jambi, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi bersama pimpinan BTN Cabang Jambi, Fidelis Zebua.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi dengan Bank BTN Cabang Jambi serta Bank Jambi. Kerja sama tersebut mencakup pemberian fasilitas kredit kepada UMKM binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi, sekaligus penguatan skema penyaluran kredit maupun pembiayaan bagi pelaku UMKM di bawah binaan dinas tersebut.

Perjanjian Kerja sama tersebut, ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi Moncar Widaryanto bersama Pimpinan Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita dan Branch Manager PT Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jambi Fidelis Zebua.

Turut hadir dalam launching tersebut, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi Tunas Agung Jiwabrata, Staff Ahli Wali Kota dan Asisten Sekda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat dilingkungan Pemkot Jambi, serta udangan lainnya. 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes