Kartu Bahagia Wali Kota Bantu Kesehatan Balita Asiyah

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali hadir membawa semangat dan harapan bagi warganya. Selasa (2/9/2025), disaat menjenguk Asiyah Nur Zhevanya, balita berusia 2 tahun yang tengah dirawat intensif di RSUD Raden Mattaher.

Asiyah Nur Zhevanya adalah anak dari pasangan Ali Imron dan Mega warga Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi yang tengah dirawat karena menderita penyakit Hidrosefalus atau yang lebih dikenal dengan kondisi penumpukan cairan serebrospinal (CSF) yang berlebihan di dalam otak, sehingga menyebabkan tekanan berbahaya dan kerusakan jaringan otak, serta menyebabkan kepala bayi membesar.

Wali Kota Maulana mengatakan bahwa, Asiyah Nur Zhevanya telah menjalani operasi hingga 4 kali.

“Alhamdulillah, kondisi ananda Asiyah kini berangsur membaik. Hal ini tentu berkat ikhtiar, doa orang tua, serta pelayanan terbaik yang diberikan oleh RSUD Raden Mattaher, yang terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan spesialistiknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga langsung mengaktifkan BPJS Kesehatan bagi Asiyah untuk menjamin kebutuhan perawatan jangka panjang melalui program Kartu Bahagia.

“Dan hari ini, kami juga secara langsung mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk perawatan jangka panjang melalui program Kartu Bahagia, sekaligus juga menyerahkan bantuan uang tunai untuk biaya keluarga,” tambahnya.

Ia menjelaskan, selain melalui program Kartu Bahagia yang dimiliki Pemerintah Kota Jambi untuk menjamin berbagai kebutuhan sosial masyarakat, termasuk layanan kesehatan yang dapat diaktifkan kapan saja oleh keluarga kurang mampu, tersedia pula layanan dari Pemerintah Provinsi Jambi berupa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warga yang belum tercover program Pemkot Jambi.

“Pada prinsipnya, berbagai kebijakan yang kami hadirkan harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah warga, memberikan perlindungan dan solusi, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Raden Mattaher, Dr. dr. Herlambang, Sp. OG., menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jambi atas hadirnya program Kartu Bahagia. Menurutnya, program tersebut semakin mendekatkan masyarakat dengan pemerintah serta memberikan rasa kehadiran negara di tengah warga yang membutuhkan.

“Ini adalah contoh nyata bahwa setiap pemimpin ketika mengeluarkan kebijakan, harus benar-benar untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya minta dilayani masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kesembuhan Asiyah Nur Zhevanya.

“Insya Allah, kami akan terus mengupayakan perawatan yang maksimal dan berkomunikasi secara intensif dengan keluarga,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana turut didampingi oleh Ketua Baznas Kota Jambi Syamsir Naim beserta jajaran dan Camat Telanaipura Rizalul Fikri. 

 

Prestasi Bersejarah, Kota Jambi Raih Anugerah Kota Layak Anak Peringkat Utama Nasional

Kota Jambi - Prestasi gemilang kembali menghampiri Tanah Pilih Pusako Batuah. Setelah sebelumnya memborong berbagai penghargaan bergengsi di tingkat nasional, kini Kota Jambi kembali meneguhkan langkahnya sebagai Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat tertinggi nasional, yakni “Peringkat Utama”.

Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia ini, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi di bawah duet kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Sebelumnya, Kota Jambi telah meraih penghargaan KLA peringkat Nindya. Tahun ini, atas kerja keras seluruh elemen, termasuk masyarakat, Kota Jambi berhasil meningkatkannya ke level tertinggi, dan ini menandai lompatan besar dalam kualitas kebijakan, program, dan layanan yang berpihak pada pemenuhan hak anak di berbagai sektor di Kota Jambi.

Penghargaan bergengsi peringkat Utama ini hanya diraih oleh 22 pemerintah kota dan kabupaten se-Indonesia. Bersama Kota Jambi yang berhasil meraih anugerah KLA peringkat Utama diantaranya adalah Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kota Semarang, dan Kota Denpasar. Raihan ini sekaligus mencatatkan Kota Jambi sebagai satu-satunya pemerintah daerah di Provinsi Jambi yang berhasil meraih penghargaan prestisius tersebut.

Pemberian penghargaan diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi, dan diterima langsung oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana dalam sebuah selebrasi yang berlangsung di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, jalan MH. Thamrin No.6, Jakarta Pusat, Jumat malam (8/8/2025).

Usai menerima anugerah tersebut, kepada sejumlah awak media, Wali Kota Jambi dokter Maulana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan itu.

“Alhamdulillah, malam ini Saya mewakili pemerintah kota Jambi didampingi Ibu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMPPA) Noverentiwi Dewanti menerima langsung penghargaan dari Ibu Menteri PPPA yaitu penghargaan dengan kategori tertinggi yaitu Kota Layak Anak tingkat Utama, dan ini baru pertama kali diraih kota Jambi bahkan di provinsi Jambi,” ujar Wali Kota Maulana didampingi Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverentiwi Dewanti.

“Predikat Utama ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, perangkat daerah, dunia usaha, dan pihak-pihak terkait yang terus bersinergi. Untuk itu, penghargaan ini kita persembahkan kepada semua yang telah berkolaborasi bersama untuk mewujudkan kota Jambi sebagai Kota Layak Anak. Salah satu bentuk konkret sinergi itu adalah Forum Anak Bumi Angso Duo serta inovasi edukatif seperti Program Pita Molin, yang secara aktif memberikan penyuluhan tentang kekerasan anak langsung ke sekolah-sekolah,” tambahnya.

“Tak hanya itu, berbagai kebijakan progresif juga telah diterbitkan untuk mendukung Kota Layak Anak, seperti Perda Perlindungan Anak, Kawasan Tanpa Rokok, hingga Perwal tentang Penurunan Stunting dan Perlindungan Anak dari Radikalisme,” lanjutnya.

Wali Kota juga menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Jambi terhadap KLA bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari strategi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang.

“Kami ingin melahirkan generasi unggul, agen perubahan masa depan, yang tumbuh di lingkungan yang aman dan berdaya. KLA adalah salah satu pilar pentingnya. Ini bukan sekedar penghargaan, tetapi amanah untuk terus menjaga dan meningkatkan komitmen kita,” tegas Maulana.

“Selamat, dan ini prestasi yang membanggakan, karena ini adalah yang pertama kali kita meraih predikat tertinggi sebagai Kota Layak Anak. Terima kasih untuk semuanya, salam bahagia,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam arahannya pada acara penganugerahan penghargaan tersebut, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan apresiasinya kepada daerah yang berhasil meraih anugerah KLA. Katanya, KLA merupakan wujud nyata dan komitmen dari sebuah daerah dalam membangun sistem yang menjamin terpenuhinya hak-hak anak terhadap perlindungan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Lebih dari sekedar label, KLA merupakan pendekatan pembangunan yang holistik yang mencakup seluruh aspek kehidupan anak, mulai dari hak sipil, peran keluarga, kesehatan dan pendidikan hingga perlindungan bagi anak,” ujarnya.

Dia menyebut, pengembangan KLA merupakan bukti nyata komitmen daerah dalam menterjemahkan prinsip konvensi hak anak kedalam kebijakan dan tindakan nyata.

“KLA menjadi jembatan antara aturan hukum menuju pemenuhan hak-hak anak di tingkat lokal agar setiap anak tumbuh aman dan inklusif sehingga mampu mencapai kompetensi maksimal,” sebutnya.

Lebih dari itu, kata Arifatul, KLA juga untuk mendorong pembangunan yang responsif gender memastikan perempuan dan anak mendapatkan ruang akses, serta perlindungan yang setara demi terciptanya masyarakat yang adil dan berkelanjutan yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

“Hal ini menegaskan bahwa capaian peringkat KLA tak hanya mencerminkan kinerja pemerintah daerah, tetapi juga menunjukkan seberapa efektif peran Pemerintah Pusat dalam membina, memperkuat dan memfasilitasi pemenuhan hak, serta perlindungan anak di seluruh Indonesia,” katanya.

“Dalam hal ini peran Pemerintah Pusat juga tercermin dalam program-program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin pemenuhan hak anak Indonesia, melalui tiga program prioritas. Yakni makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis dan sekolah rakyat,” lanjutnya.

Penghargaan Kota Layak Anak kategori Utama merupakan capaian tertinggi dalam penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI. Kota Jambi berhasil memenuhi indikator-indikator strategis, seperti ketersediaan sarana ramah anak, pendidikan berkualitas, layanan kesehatan prima, partisipasi anak dalam pembangunan, hingga kebijakan daerah yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Dengan raihan ini, Kota Jambi semakin menegaskan dirinya sebagai kota yang tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga unggul dalam membangun masa depan generasi penerusnya.

 

Hadir di MPP Kota Jambi, Kepengurusan E-Paspor Memudahkan Masyarakat

Kota Jambi - Wali Kota Jambi Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, melakukan tinjauan terhadap gerai kepengurusan paspor elektronik (E-paspor) Kantor Imigrasi Jambi yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi, Rabu (23/7/2025).

Dalam tinjauannya itu, Wali Kota Maulana turut didampingi Kakanwil Imigrasi Wahyu Hidayat, Amd. LM SH.M.Si, Kepala Kantor Imigrasi Hubertus Hence, SE. MH, dan Kepala DPMPTSP Yon Heri beserta jajaran.

Dengan adanya pelayanan imigrasi pengurusan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi menjadi alternatif bagi masyarakat yang lebih dekat dijangkau, lebih cepat, nyaman dan yang paling penting adalah membahagiakan karena tidak perlu mengantri lama.

Pelayanan paspor elektronik di MPP ini dapat dinikmati di gerai Imigrasi lantai 2 MPP dengan jadwal pelayanan setiap hari Rabu dari pukul 08. 00 wib sampai dengan 13.00 wib.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan, dengan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap paspor ini, maka diharapkan hadirnya Kantor Imigrasi ke Mal Pelayanan satu pintu milik Pemkot Jambi juga dapat memudahkan masyarakat.

“Semua menyatakan senang, karena prosesnya mudah melalui aplikasi sesuai dengan jadwal dan tempat nya juga nyaman,” ungkapnya.

Sebagai evaluasi dan masukan, Maulana menyebut agar waktu pelayanan dapat ditambahkan, yang saat ini hanya disetiap hari Rabu.

“Karena layanan ini sangat membantu masyarakat, maka dari itu kedepan mungkin bisa lebih ditingkatkan lagi untuk waktu layanan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kakanwil Imigrasi Wahyu Hidayat menyebutkan, bahwa pelayanan pengurusan penerbitan E-paspor di MPP Kota Jambi ini telah masuk pada minggu ke empat sejak hadirnya di Mal Pelayanan Publik milik Pemkot Jambi.

“Dengan kuota 20 orang setiap kali membuka layanan perminggu hari ini semuanya telah full. Kami berharap kolaborasi antara Kantor Imigrasi Jambi dan Pemkot Jambi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat bisa terus ditingkatkan,” sebutnya.

“Tentunya nanti akan kita tambah lagi, mungkin dalam satu minggu bisa dilaksanakan sebanyak dua kali sesuai dengan sarana dan prasarana yang ada disini,” singkat Wahyu.

Saat ini juga telah ada beberapa masyarakat pengguna layanan yang sedang menunggu antri untuk mengurus paspor. Nah.. mungkin Bapak Walikota ingin menanyakan bagaimana nih pengalamannya dalam pengurusan paspor di MPP kota Jambi

Dikesempatan itu turut Wali Kota Maulana turut melakukan penandatanganan pada figura foto sebagai kenang-kenangan untuk penyelenggara pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik Kota Jambi khususnya bagi gerai pelayanan Imigrasi sebagai komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang dibubuhi oleh tinta berwarna gold/ emas sebagai filosofi bahwa komitmen pelayanan publik harus lebih baik di Kota Jambi, mendukung Misi Indonesia Emas 2045 dan Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Sukses, Pesta Rakyat Digelar Pemkot Jambi di Tepian Pantai Pasir Aur Duri

Kota Jambi – Setelah berjalan sukses dan meriah, Pesta Rakyat bertajuk “Merdeka Ditepian Kota Pulau Pasir Aurduri” dalam rangkaian menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dikawasan Tepian Kota Pantai Pasir Aur Duri, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, resmi ditutup pada Sabtu malam (16/8/2025).

Sebagaimana diketahui, Pemilihan Kawasan Tepian Kota Pantai Pasir Auduri, sebagai pusat dalam kegiatan pesta rakyat oleh Pemkot Jambi tahun ini bukan tanpa sebab. Akan tetapi merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota untuk menciptakan dan pemerataan pusat-pusat keramaian baru yang diharapkan akan mampu menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas-aktivitas perekonomian berbasis UMKM atau Ekonomi Kreatif.

Disambut antusias oleh lapisan masyarakat dengan balutan seni musik, adat dan budaya, penutupan pesta rakyat dalam rangka HUT Kemerdekaan RI tingkat Kota Jambi itu turut menampilkan senandung berbalas pantun oleh sang juara dari perwakilan Ketua RT Kecamatan Jambi Timur. Selanjutnya, dilakukan pemberian hadiah dan doorprize oleh Wali Kota Jambi Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, bagi para pemenang dari berbagai hasil lomba yang diperlombakan dalam semarak memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-80, sekaligus menandakan Pesta Rakyat Pemkot Jambi Tahun 2025 resmi ditutup.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan, bahwa kegiatan yang dipusatkan dikawasan Tepian Kota Pantai Pasir Aur Duri ini bukanlah akhir, namun merupakan awal sebagai langkah strategis pemerintah dalam menumbuhkan destinasi wisata dan kawasan ekonomi baru.

“Kegiatan ini bukan akhir tapi ini kami baru memulai sambil menyiapkan dari segi infrastruktur yang akan kita perbaiki secara bertahap, yang penting masyarakatnya turut mendukung, karena kawasan ini adalah milik masyarakat,” ujarnya.

“Ini merupakan konsep baru yang kami Pemkot Jambi munculkan untuk memperkenalkan satu titik kawasan yang indah untuk dijadikan objek wisata baru. Insya Allah kita akan dorong menjadi salah satu titik wisata pilihan, dengan memperbanyak event dan kegiatan kedepan,” lanjutnya.

Dihadapan ribuan masyarakat yang hadir pada penutupan itu, Maulana juga ungkapkan, ditahun pertama menjabat sebagai Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Diza akan menghadirkan 10 kawasan destinasi wisata baru yang akan turut berdampak pada tumbuhnya pusat-pusat ekonomi sebagai ikon kota Jambi.

“Ini adalah komitmen kami, kota Jambi harus berubah menjadi kota yang menjadi tujuan wisata supaya UMKM kita tumbuh, pertumbuhan ekonomi kita jalan. Dan itu semua juga akan didukung dengan transportasi umum masa depan, yaitu bus listrik ramah lingkungan yang akan siap mengantar keseluruh kawasan destinasi wisata yang ada di Kota Jambi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maulana juga menyebutkan, bahwa dalam penanganan banjir di kota Jambi tidak hanya menyelesaikan dari segi permasalahan. Namun juga akan dimanfaatkan sebagai suatu kawasan wisata air, yang akan didukung oleh lampu-lampu hias hingga arena joging trek. Dan tentunya akan berdampak pada sektor perekonomian.

“Wisata air ini akan kita bangun di lahan 9 hektar sepanjang kawasan Sungai Asam yang merupakan titik terendah, dan akan dijadikan danau baru sebagai area wisata didekat Kantor Wali Kota,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mariani Yanti yang juga selaku Ketua pelaksana kegiatan dalam rangkaian HUT RI ke-80 ini mengatakan, bahwa lomba-lomba yang diselenggarakan oleh Pemkot Jambi telah dimulai sejak tanggal 1 dan akan berakhir pada 31 Agustus 2025.

Dia menyebut, dalam tiga hari pelaksanaan, Pesta Rakyat Pemkot Jambi sukses mendongkrak transaksi ekonomi dari 30 UMKM yang dihadirkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Jambi.

“Alhamdulillah pelaksanaannya menumbuhkan potensi ekonomi, khususnya dari bidang ekonomi kreatif UMKM. Mudah-mudahan dengan keramaian hingga malam penutupan ini bisa terus meningkatkan roda perekonomian,” sebutnya.

Hadirnya kegiatan Pesta Rakyat bertajuk “Merdeka Ditepian Kota Pulau Pasir Aurduri” di Kelurahan Penyengat Rendah ini disambut baik oleh salah satu warga yang juga penerima doorprize utama pada penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Saya selaku warga lokal tentunya sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota, karena telah menggagas ide untuk melaksanakan kegiatan dikawasan kami ini, karena selain memperkenalkan wilayah kami. Kegiatan ini juga berdampak terhadap perekonomian warga disini, terutama di bidang UMKM,” singkat Oye warga RT 03, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Kegiatan yang disambut dengan antusias masyarakat itu, turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir Nashary, perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H A Ridwan, M. Si, beserta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr.dr.Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B. Com., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, Forum Ketua RT se-Kota Jambi, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta tamu undangan lainnya

Wali Kota Jambi Raih Baznas Awards 2025 : “Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan Umat”

Kota Jambi - Kebijakan dan komitmen kuat Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mendorong kebangkitan zakat di daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dinilai berhasil menghadirkan kebijakan strategis yang berdampak nyata bagi pengelolaan dan optimalisasi zakat di Kota Jambi. Atas peran penting tersebut, Wali Kota Maulana dianugerahi penghargaan bergengsi “Baznas Awards 2025” dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia.

Wali Kota Maulana meraih penghargaan dengan kategori “Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.” Ia dinilai berhasil memperkuat peran zakat, bukan hanya sebatas penyaluran kepada mustahik, tetapi juga menjadikannya sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, kepada Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, yang hadir mewakili Wali Kota Jambi dalam seremoni penghargaan yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Usai menerima penghargaan tersebut, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekedar simbol kehormatan, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab besar dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, hari ini Saya mewakili Pak Wali Kota dan Pemerintah Kota Jambi menerima penghargaan dari Ketua Baznas Republik Indonesia. Bapak Wali Kota Maulana, meraih penghargaan dengan kategori sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dalam agenda Baznas Awards 2025,” ucap Wawako Diza didampingi unsur pimpinan Baznas Kota Jambi.

Wawako menyebut, penghargaan ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus menjaga dan memperluas kolaborasi bersama Baznas. Menurutnya, kehadiran Baznas sangat dibutuhkan dalam mendukung berbagai program Pemkot Jambi, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga pada sektor lain yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Saya berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik, sehingga kita bisa selalu berjalan bersama. Ke depan, kami juga telah menyiapkan berbagai program besar yang erat kaitannya dengan kepentingan masyarakat. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi dan memberi manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Jambi,” sebut Diza.

Diza juga ungkapkan, bahwa Pemkot Jambi aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi, khususnya Baznas Kota Jambi. Edukasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kesempatan dan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang menyentuh langsung kebutuhan. Untuk itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi kunci utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas,” pungkas Wawako Diza.

Sebagai bentuk nyata, kolaborasi Pemkot Jambi dan Baznas itu, telah diwujudkan melalui berbagai program seperti beasiswa pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu, bantuan biaya kesehatan, santunan sosial, hingga dukungan modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi umat. Program-program tersebut, lanjut Diza, diharapkan semakin memperkuat peran zakat sebagai instrumen keadilan sosial sekaligus pendorong pembangunan di Kota Jambi.

Sebelumnya, Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses evaluasi yang ketat dan menyeluruh.

“Kami melihat komitmen pemerintah daerah tidak hanya dari kebijakan yang dibuat, tetapi juga dari implementasi nyata di lapangan, serta sejauhmana mereka mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Baznas Awards 2025 digelar sebagai bentuk apresiasi yang layak, bukan sekedar simbolis, melainkan pengakuan atas kerja keras berbagai pihak dalam menggerakkan zakat di daerah.

“Kami sengaja menyelenggarakan Baznas Awards secara besar-besaran untuk memberikan penghargaan kepada para mitra dan Baznas di daerah. Ada lebih dari 900 penerima penghargaan yang diberikan pada kesempatan ini,” ungkap Noor Achmad.

Lebih lanjut, Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, kontribusi lembaga amil zakat dan mitra daerah sangatlah penting dalam memperkuat gerakan dakwah zakat yang manfaatnya luas bagi umat.

“Terima kasih kepada seluruh mitra dan pimpinan Baznas se-Indonesia atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. Semoga upaya ini menjadi bagian penting dari gerakan dakwah zakat yang luar biasa,” pungkasnya.

Mengusung tema “Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita”, Baznas Awards 2025 itu turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri PANRB Rini Widyantini, Kepala Daerah seluruh Indonesia, pengurus Baznas tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta para pegiat zakat dari berbagai Lembaga Amil Zakat dan Organisasi Masyarakat Sipil.

Acara penganugerahan yang berlangsung meriah tersebut menghadirkan berbagai kategori penghargaan, mulai dari Special Awards “Menteri Pendukung Gerakan Zakat”, Special Awards “Baznas Legacy”, Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota terbaik, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, media pendukung gerakan zakat, hingga tokoh publik yang dinilai berperan aktif dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di Indonesia.

 

HAN 2025 : Wali Kota Maulana Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah

Kota Jambi - Tawa riang dan wajah-wajah ceria anak-anak menyelimuti perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (20/8/2025).

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dengan penuh kehangatan menyambut kehadiran anak-anak dari berbagai penjuru Kota Jambi. Suasana terasa semakin akrab, aula rumah dinas itu pun seakan berubah menjadi ruang bermain dan berbagi kebahagiaan antara pemimpin kota dengan generasi penerus bangsa.

Yang membuat perayaan tahun ini semakin istimewa, karena hadirnya pula anak-anak berkebutuhan khusus yang menampilkan berbagai kreasi terbaik mereka. Dari alunan musik, peragaan busana, hingga koreografi yang penuh semangat, semuanya tersaji indah dan memikat. Sorak sorai dan tepuk tangan bergemuruh, menjadi tanda betapa setiap anak berhak untuk dihargai, didukung, dan diberi ruang untuk bersinar.

Momen HAN yang mengusung tema “Anak Indonesia Bersaudara” itu semakin menegaskan kembali komitmen bahwa Kota Jambi adalah kota yang inklusif, ramah, serta peduli terhadap anak, di mana setiap anak tanpa terkecuali, mendapat tempat yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan berbahagia.

Acara itu juga dirangkai dengan pengukuhan Forum Anak Daerah Bumi Angso Duo Kota Jambi masa bakti 2025-2027 dan syukuran atas diraihnya penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 untuk Kota Jambi dengan predikat tertinggi nasional, yakni “Peringkat Utama”.

Wali Kota Jambi dokter Maulana, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua pihak akan peran strategis anak dalam keberlangsungan bangsa.

“Hari Anak Nasional mengingatkan kita semua bahwa anak adalah aset terbesar bangsa. Mereka harus mendapatkan ruang terbaik untuk tumbuh, berkembang, dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. “Mari kita terus perkuat solidaritas, sehingga tidak ada lagi kekerasan, perundungan, maupun bentuk diskriminasi terhadap anak,” imbuhnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas beragam penampilan yang ditampilkan siswa-siswi Kota Jambi pada perayaan Hari Anak Nasional kali ini, khususnya dari anak-anak istimewa atau berkebutuhan khusus yang turut menunjukkan bakat terbaiknya.

“Ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap anak-anak. Namun dukungan tidak cukup hanya dari pemerintah saja, melainkan juga dari seluruh lapisan masyarakat, dengan memberikan ruang kreasi dan kesempatan yang luas bagi anak-anak. Termasuk melalui program Kampung Bahagia yang akan memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana sebagai wadah generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Maulana juga menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, yang tidak jarang membawa pengaruh negatif bagi tumbuh kembang mereka.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung penghapusan segala bentuk eksploitasi anak. Salah satunya dengan tidak

“Ini adalah perjuangan kita bersama, dan tentu menjadi tanggung jawab ke depan bagaimana mempertahankan seluruh indikator penilaian. Termasuk langkah konkret dalam mencegah segala bentuk eksploitasi terhadap anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur semata, tetapi juga dari sejauh mana sebuah daerah mampu melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Anak-anak adalah fondasi utama masa depan Kota Jambi. Maka dari itu, tugas kita bersama dalam mendidik mereka tidak cukup hanya melalui dunia pendidikan formal, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pondasi pertama dan utama,” pungkas Wali Kota Maulana.

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes