Wali Kota Maulana Serahkan Bantuan Puluhan Juta Rupiah Bagi Tempat Ibadah

Kota Jambi - Wali Kota Jambi Dr.dr.H. Maulana, M.K.M., kembali melakukan penyerahan bantuan Belanja Penunjang Operasional (BPO) Kepala Daerah terhadap sejumlah tempat-tempat ibadah, bertempat di Ruang Kerja Wali Kota Jambi, Senin (13/10/2025).

Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat pondasi spiritual guna mendukung sarana dan prasarana dalam pengelolaan tempat ibadah, yang tentunya juga merupakan pondasi dalam mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia, melalui masyarakat yang berkarakter dan berkhlakul karimah.

Dikesempatan ini, secara simbolis Wali Kota Maulana menyerahkan Bantuan Operasional (BPO) kepada enam tempat ibadah di Kota Jambi, terdiri dari 3 Masjid dan 3 Musala. Dengan jumlah bantuan secara keseluruhan bernilai Rp. 25.000.000,- yang diterima secara langsung oleh masing-masing perwakilan tempat ibadah.

“Bantuan ini bukan sekadar dukungan finansial, tapi juga bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, dan kegiatan sosial masyarakat,” ujar Maulana usai menyerahkan bantuan.

Wali Kota Maulana menyebutkan, inisiatif pemberian BOP ini berawal dari hasil pengamatan oleh dirinya bersama jajaran Pemkot Jambi saat melakukan kunjungan rutin ke berbagai Masjid dan Musala di Kota Jambi dalam berbagai kegiatan seperti khutbah Jumat, salat Magrib berjamaah, dan salat Subuh keliling, dengan melihat langsung kondisi fasilitas, aktivitas keagamaan, serta potensi rumah ibadah dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“Agar bantuan merata, walaupun sedikit-sedikit mudah-mudahan tetap bermanfaat dan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya bagi jamaah, terutama yang kaitannya untuk beribadah,” sebutnya.

Menurutnya, tempat ibadah Masjid dan Musala memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan kegiatan keagamaan agar lebih produktif dan bermanfaat bagi jamaah.

“Visi Kota Jambi Bahagia menempatkan nilai religiusitas, budaya, dan kualitas SDM sebagai pilar utama dalam pembangunan daerah. Maka dari itu, Langkah konkret ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam menyeimbangkan pembangunan antara aspek spiritual, sosial, dan pendidikan, sekaligus meneguhkan posisi Jambi sebagai kota religius dan berbudaya yang terus berkembang menuju masa depan gemilang,” tutup Wali Kota Maulana.

 

Selaraskan Dengan Visi Pemkot Jambi, Pokja I TP PKK Gelar Couples Retreat Level Up Bahagia

Kota Jambi - Ketua I TP PKK Kota Jambi, Marsya Lystia, S.E., Bcom, resmi membuka kegiatan Couples Retreat Level Up Bahagia yang diselenggarakan oleh Pokja I TP PKK Kota Jambi, bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi (DPMPPA), Sabtu (11/10/2025).

Berlangsung di Aula Bappeda Kota Jambi kegiatan ini, turut dihadiri, mewakili Ketua TP PKK Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, mewakili Kepala DPMPPA Jessy, para pengurus TP PKK Kota Jambi dan para Ketua Pokja I Kecamatan dan Kelurahan se-Kota, serta 68 pasangan suami istri (Pasutri) dari masing-masing Kelurahan selaku peserta kegiatan.

Couples Retreat Level Up Bahagia atau Retreat Pasangan Naik Level Bahagia merupakan salah satu kegiatan untuk mewujudkan “Kota Jambi Bahagia”, karena kebahagiaan dimulai dari keluarga yang harmonis yang menjadi faktor paling berpengaruh terhadap kebahagiaan individu.

Dalam sambutannya, Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsya Lystia, yang juga selaku koordinator Pokja I mengatakan bahwa sebagai mitra kerja Pemerintah Kota Jambi, tentunya kegiatan ini sangat penting, dan telah diselaraskan dengan visi Kota Jambi Bahagia, melalui keluarga yang relevan terhadap masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan yang pertama pada kepengurusan yang baru ini, dalam upaya kami membangun kebahagiaan dimulai dari tingkat paling utama yaitu keluarga,” katanya.

Marsya berharap kegiatan ini nantinya bisa terus dilakukan secara reguler dan berkelanjutan, khususnya para program Pokja I TP PKK Kota Jambi.

“Mudah-mudahan peserta dalam kesempatan ini mendapat ilmu yang bermanfaat, yang tentunya juga dapat membantu program kerja dari Pokja I ditengah masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan, Ketua Pokja I, Antiyosefa menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat membangun dan mewujudkan keluarga yang bahagia, khususnya pada pasangan suami istri usia muda.

“Dalam kegiatan ini kami memprioritaskan pasangan suami istri usia muda dengan maksimal 35 tahun. Hal ini sejalan dengan tugas kami di Pokja I yang berfokus pada pembinaan karakter keluarga, kerukunan beragama, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial untuk menciptakan keluarga yang harmonis dan berbudaya melalui keteladanan orang tua,” ucapnya.

Pada kegiatan COUPLES RETREAT Level Up Bahagia ini Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsya Lystia yang juga mewakili kaum milenial turut menjadi Narasumber bersama Natalia Damayanti, M.Psi., selaku Psikolog (HIMPSI Jambi) yang memberikan paparan terkait dengan ekonomi dan komunikasi keluarga. 

 

Sekda Kota Jambi Masuk 15 Finalis Nasional ADLGA 2025, Satu-satunya di Jambi

Kota Jambi - Prestasi membanggakan ditingkat Nasional ditorehkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Drs. H. A Ridwan, M.Si, dengan terpilih sebagai salah satu dari 15 finalis Nasional dalam ajang Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) Digital Leadership Government (ADLG) Awards 2025.

ADLG Awards merupakan ajang bergengsi yang digelar Asosiasi Diskominfo Provinsi seluruh Indonesia (ASKOMPSI), dengan menilai kepemimpinan digital para Sekretaris Daerah dalam mendorong transformasi pemerintahan berbasis teknologi informasi berbasis digital. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan UU 59/2024 tentang RPJPN 2025-2045 dan Perpres 12/2025 tentang RPJMN 2025-2029 yang mengamanatkan terwujudnya Pemerintah Digital yang efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, karena Sekretaris Daerah (Sekda) memegang peran strategis sebagai koordinator lintas OPD dan orkestrator ekosistem transformasi digital di daerah.

A Ridwan yang juga merupakan Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI) Komisariat Wilayah Provinsi Jambi, menjadi satu-satunya wakil dari Provinsi Jambi, bahkan tingkat Regional wilayah Sumatera yang lolos ke tahap final bersama empat Sekda Kota lainnya dari seluruh Indonesia. Yakni, Budi Murtono, S.E., M.SI. (Sekda Kota Surakarta), Priyo Suhartono, S.Sos., M.Si (Sekda Kota Blitar), Erik Setyo Santoso, S.T., M.T (Sekda Kota Malang), Bagus Alit, S.E., Μ.Μ. (Sekda Kota Kediri)

Proses seleksi ADLG Awards 2025 berlangsung sejak 1 September hingga 31 Oktober 2025. Melalui tahapan pendaftaran, pra-asesmen, dan penilaian menyeluruh terhadap inovasi kepemimpinan digital di Pemerintahan Daerah.

Para finalis akan memaparkan program dan inovasi digital di hadapan Menteri Dalam Negeri pada 3–7 November 2025, sebelum pemenang diumumkan dan menerima penghargaan pada 19 November 2025 di Surabaya.

“Masuknya saya dalam 15 besar ASKOMSI Digital Leadership Government Award ini bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berbasis digital,” ucap Sekda A Ridwan, Selasa (7/10/2025).

Sekda menyebut, sebagai Sekretaris Daerah yang juga dipercaya sebagai Koordinator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurutnya, ia memiliki tanggung jawab memastikan agar proses transformasi digital di lingkungan Pemkot Jambi berjalan efektif, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi, komitmen, dan inovasi seluruh perangkat daerah Kota Jambi dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi telah berjalan ke arah yang benar,” sebutnya.

Sebagai apresiasi, bagi pemenang terbaik di tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota, akan mendapatkan hadiah berupa kunjungan ke Korea Selatan untuk melihat langsung kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di sektor pemerintahan, yang seluruh biaya perjalanan tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Korea Selatan.

Kehadiran Sekda Kota Jambi A Ridwan dalam daftar finalis menegaskan peran aktif Pemerintah Kota Jambi dalam mempercepat transformasi digital. Terutama dalam layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan efisien. Hal ini juga menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota dalam mempercepat transformasi digital.

ADLG Awards tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat. Dengan masuknya Sekda A Ridwan sebagai finalis menempatkan Kota Jambi sejajar dengan daerah-daerah lain yang dinilai sukses menjadi “provokator digital” di wilayahnya masing-masing.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Jambi untuk terus meningkatkan inovasi dan pelayanan publik berbasis digital.

 

Lantik Pejabat Pemkot Jambi, Wali Kota Pesan ; Tunjukkan Kinerja Terbaik, Dengan Menjunjung Tinggi Integritas

Kota Jambi - Guna memperkuat struktur pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”, Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, resmi melantik 128 orang pejabat dilingkungan Pemkot Jambi. Terdiri dari, 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta 119 Pejabat Administrator, dan Pengawas.  

Pelantikan Kamis (2/10/2025), berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, dengan turut dihadiri Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. A Ridwan, M, Si, beserta segenap jajaran dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan para keluarga pejabat yang dilantik.

Pelantikan bagi pejabat eselon II, III dan IV tersebut ditandai dengan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan dan Penandatanganan Pakta Integritas, serta Penyematan Tanda Pangkat Jabatan bagi para Camat yang secara langsung dipimipin oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza dan Sekda A Ridwan.

Dalam pelantikan ini Wali Kota Maulana turut mengisi pejabat pada jajaran Organisasi Perangkat Daerah.Sekda Kota Jambi Masuk 15 Finalis Nasional ADLGA 2025, Satu-satunya di Provinsi Jambi

Dalam pelantikan ini Wali Kota Maulana turut mengisi pejabat pada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Yang di isi oleh Pejabat Eselon III dan IV, serta Plt. Kepala BPBD.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menekankan, melalui pelantikan ini merupakan bagian penting dalam proses pengembangan karir seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencari pengalaman, serta prestasi yang lebih tinggi.

“Saat ini gerbong Pemerintah Kota Jambi sedang bergerak. Oleh karena itu, posisi jabatan adalah amanah, saya minta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi, bekerja cepat, dan menunjukkan kinerja nyata yang berorientasi pada pelayanan publik,” tekannya.

“Beberapa waktu kedepan banyak Kabid, Kabag bahkan Staf Ahli memasuki masa purna. Maka dari itu, nanti di bulan November akan kembali ada pelantikan, sebelum lelang jabatan eselon II yang diperkirakan ada 9 posisi kosong,” sebutnya.

“Saya harap meski ada jabatan kosong pada eselon II yang di isi oleh pelaksana tugas akan tetap bekerja secara maksimal dan sungguh-sungguh, karena tanggungjawab dan wewenangnya sama,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, secara khusus ia juga berpesan terhadap sejumlah pejabat eselon II yang baru dilantik. Seperti, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jambi yang kini di nahkodai oleh Abu Bakar. Menurut Maulana, agar memperkuat terkait bagaimana mempromosikan keunggulan-keunggulan Kota Jambi melalui digitalisasi. Disamping tugas dalam mempermudah layanan perizinan untuk menarik lebih banyak investasi.

“Kemudian, Dinas Perhubungan yang kini diisi oleh Pak Amran, harus bisa menyelesaikan permasalahan parkir, sehingga pendapatan dari aspek parkir bisa naik, serta Dinas Komunikasi dan Informatika yang kini diisi oleh Pak Saleh Ridha, harus tegas dalam menyelesaikan permasalahan kabel-kabel optik yang dapat menyebabkan kecelakaan maupun kejadian lainnya,” pesan Wali Kota.

“Prinsipnya dimanapun kita ditempatkan harus menunjukkan kinerja yang terbaik, dengan menjunjung tinggi integritas, loyalitas dan tanggung jawab,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dikesempatan ini turut dilakukan penandatanganan pakta integritas dan penyerahan surat perintah pelaksana tugas terhadap OPD-OPD yang tidak memiliki pejabat eselon II atau Kepala Dinas. Seperti pada Dinas Pendidikan, Sekretaris Dewan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD), Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

 

Dorong Kemajuan Pertanian di Kota Jambi, Pemkot Jambi Gelontorkan Rp. 3,8 Miliar

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan bantuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) Tahun 2025 kepada sejumlah Kelompok Tani dalam wilayah Kota Jambi, 

Disaat penyerahan, Rabu (01/10/2025) dilaksanakan secara langsung di Lahan Abadi Agro Kota Jambi, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo ini, turut pula dilakukan penanaman cabai secara simbolis dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan dalam upaya pengendalian inflasi, serta mewujudkan swasembada pangan yang merupakan salah satu visi besar dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Bantuan diberikan terhadap Kelompok Tani Tunas Karya Kelurahan Ulu Gedong, Kelompok Tani Selurang Jaya Kelurahan Buluran Kenali, Kelompok Tani Aur Duri Beriman Kelurahan Penyengat Rendah. Terdiri dari handtractor, pompa air lengkap dengan selang dan pendukung, serta handsprayer.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyebutkan, sejak dilantik sebagai Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, keduanya telah memfokuskan terhadap ketahanan pangan yang merupakan Asta Cita Presiden RI, dengan mengeluarkan kebijakan untuk pemanfaatan lahan-lahan tidur di Kota Jambi agar dikelola menjadi lahan pertanian.

“Lahan-lahan tidur ini harus dioptimalkan, karena sebagai Ibu Kota Provinsi kita tidak memiliki lahan yang luas untuk pertanian. Maka dari itu, kita terus dorong masyarakat untuk bertani yang saat ini banyak diisi oleh emak-emak melalui Himpunan Kelompok Wanita Tani (HKWT),” sebutnya.

Dirinya juga mengungkapkan, dari aspek keuntungan petani di kota Jambi, karena didukung dari segi akses yang mudah, dan tempat penjualan yang cukup luas, di berbagai Pasar Tradisional maupun Induk di Kota Jambi.

“Keuntungan petani di kota ini aksesnya gampang, kalau panen Pasar Induk telah nunggu nggak perlu lagi ngangkut repot-repot jika dibandingkan petani-petani yang ada di Kabupaten/Kota. Oleh karena itu, kita terus berikan insentif kepada warga kota Jambi yang mau menjadi petani modern, salah satunya dibantu dengan alat, dan nanti kalau panen kita fasilitasi penjualannya,” ungkapnya.

“Kehadiran lahan Abadi Agro Kota Jambi ini merupakan hal yang penting, mengingat kebutuhan produksi cabai ditengah masyarakat sangat tinggi hingga 14 ton perhari. Maka dari itu, untuk kesejahteraa nanti saya akan gerakan kapan panen seluruh ASN membeli langsung ke para petani dengan harga yang sama dengan pasar agar untungnya gede tidak perlu lewat distributor,” lanjutnya.

Ia menyatakan, penyaluran bantuan pertanian dari Kementerian ini akan distribusikan kepada kelompok-kelompok Tani yang memang aktif dan produktif, agar Alsintan yang diserahkan sebagai bantuan dapat dikelola dan dimanfaatkan secara baik.

“Jangan alatnya nanti setelah dikasih tidak pernah dipakai, silahkan kerja sama gunakan lahan pemerintah dan punya pengusaha yang lahannya nganggur-nganggur dengan berkirim surat dahulu,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan dukungan penuh Pemerintah, para petani bisa terus menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan.

“Ini tentunya menjadi semangat, terutama bagi generasi muda, karena pertanian kita sudah mengusung konsep yang modern dan dampak terhadap ekonomi juga menjanjikan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Evridal Asri mengatakan, bantuan yang diperoleh Pemkot Jambi tahun 2025 ini berjumlah 3,8 miliar, dalam bentuk Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Terdiri dari, 10 unit handtractor, 11 unit pompa air lengkap dengan selang, dan pendukung, serta 25 unit Handsprayer.

“Dalam beberapa waktu kedepan insya allah akan bertambah ada 6 unit Jonder yang akan sampai di kota Jambi. Ini semua secepatnya akan kita serahkan bagi kelompok tani agar bisa dimanfaatkan, sehingga petani kita bisa meningkatkan produksi daripada hasil pertaniannya,” katanya.

Dirinya menyebut, kegiatan tanam cabai di Lahan Abadi Agro Kota Jambi ini telah dilakukan secara berkelanjutan dan ini merupakan penanaman yang ketiga kali dilaksanakan, dengan hasil panen mencapai perhektar lebih kurang 9 ton.

“Mudah-mudahan lahan ini selain sebagai upaya menjaga Stabiilitas Pasokan dan Harga Pangan yang pasti pemerintah hadir memberi jamninan kepastian kepada petani kita untuk tetap bertahan dan kontinyu dalam melaksankan usaha disektor Pertanian,” sebutnya.

Dilahan Abadi Agro Kota Jambi yang mempunyai luas lahan hingga 7 hektar ini, Evridal menjelaskan telah dikelola poktan POJB (Pejuang Online Jambi Bersatu) dan poktan Mayang Mandiri yang tentunya semua telah melalui tahapan seleksi.

Dia juga sampaikan, program Kota Jambi Bahagia melalui Kota Tangguh merupakan hal yang sejalan dalam mendukung Pencapaian Swasembada Pangan, untuk ketersediaan dan Kecukupan Pangan dengan meningkatkan produksi hasil pertanian lokal.

“Oleh karena itu, melalui DPKP melaksankan 2 Proram yaitu: Program Pemanfaatan Lahan Pangan Perkarangan Bergizi (LP2B), dilakukan melalui konsep Urban Farming dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang digarap oleh petani terutama KWT atau ibu rumah tangga serta penggunaan media tanam melalui polybag, hidroponik dan teknolgi dan innovasi lainnya,” ujarnya.

“Kemudian, Program Pemanfaatan Lahan Pertanian Produktif (LPP), untuk dapat dikelola oleh masyarakat petani Kota Jambi menjadi lahan Pertanian dengan Perjanjian Pengelolaan,” lanjutnya.

Wawako Diza : FASI Bukan Sekadar Kompetisi, Tetapi Bentuk Dakwah dan Kontribusi Nyata Generasi Muda Dalam Menegakkan Nilai-Nilai Islam

Kota Jambi - Setelah berhasil meraih prestasi gemilang pada penyelenggaraan ajang Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Jambi Tahun 2023 dan 2024 dengan keluar sebagai juara umum. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menargetkan hal yang sama pada FASI Ke – XXII Tingkat Provinsi Jambi tahun 2025, yang akan diselenggarakan di Kota Jambi sebagai tuan rumah.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, saat melakukan pelepasan Kafilah Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Kota Jambi, pada Rabu pagi (29/10/2025), di Aula Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Kafilah FASI Ke – XXII Kota Jambi tahun 2025 sebanyak 38 peserta terbaik dengan didampingi oleh 28 pendamping, yang akan berkompetisi dalam 12 cabang lomba di berbagai bidang keagamaan dan seni Islami. Dengan, Kepala Bagian Kesra Kamal Firdaus S.sos,Msi, selaku Ketua Kafilah.

“Insya Allah juara umum akan kita capai kembali. Kemenangan itu penting, akan tetapi bukanlah satu-satunya tujuan. Lebih penting adalah menjaga akhlak, membangun silaturahmi, dan menjadikan pengalaman ini sebagai bagian dari perjalanan spiritual serta sosial,” ujar Diza.

Diza mengatakan, selain sebagai ajang lomba bidang keagamaan dan seni Islam, FASI juga merupakan wadah untuk menjalin Ukhuwah Islamiyah untuk pengembangan kualitas pendidikan anak menuju lahirnya generasi bangsa yang andal, tangguh, memiliki etika, motivasi, moral dan kepribadian yang baik, serta berakhlak mulia.

“Selain itu juga untuk meningkatkan dan mendorong semangat generasi penerus dalam memahami, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran dan Hadits,  sehingga dapat menjadi pemenang dalam persaingan global secara bermartabat,” katanya.

Jangan sia-siakan kesempatan baik ini, buatlah orang tua bangga, buatlah keluarga kalian bangga dengan piala yang kalian bawa pulang. Apalagi kami Pemerintah Kota akan merasa sangat bangga sekali, karena hal ini turut menunjukkan bukti suksesnya kami menjaga dan menumbuhkembangkan generasi muda Kota Jambi berakhlakul karimah, yang tentunya selaras dengan visi besar Kota Jambi Bahagia (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera),” ungkapnya.

Dikesempatan ini, Wawako Diza juga menyampaikan harapannya, agar pimpinan kafilah dan offisial untuk selalu memantau, mengawasi, serta  menjaga Kesehatan peserta kafilah, dan terus memberikan motivasi, sehingga dapat mempersembahkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kota Jambi.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes