Kota Jambi Bahagia Bershalawat : "Shalawatan dan Santuni Yatim”

Kota Jambi - Lantunan syahdu shalawat, munajat doa, dzikir, dan tausiyah menggema di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi. Ribuan jamaah dari berbagai kecamatan memadati Balaikota itu saat berlangsungnya “Kota Jambi Bahagia Bershalawat”, Sabtu malam (27/9/2025).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bekerja sama dengan sejumlah pondok pesantren ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG. Tampak juga hadir Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi Naim beserta perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi lainnya, perwakilan Kemenag dan MUI Kota Jambi, Ketua LAM Kota Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran dilingkup Pemkot Jambi dan Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan.

Kota Jambi Bahagia Bershalawat ini juga turut diramaikan ribuan santri dari pondok pesantren (PP) Daarul Huffazh Al-Islami (pimpinan KH Erman Ripa’i Al-Hafizh, S. Pd.I) ; PP Qoryatulhuffazh (pimpinan KH Dr. Miptahuttoriq, S.Sy, M.A, Al-Hafizh) dan ; PP Ar-Rahmah (pimpinan KH Riyadul Jannah, M.Pd), serta PKP Al-Hidayah Kota Jambi (pimpinan H. Hasan Basri Husin, S.H., M.A.P).

Acara di awali dengan pembacaan Sirah Nabawiyah yang di kutip dari kitab Maulid Ad-Diya’ul Lami’ karya ulama besar Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz (Tarim-Hadhramaut), yang kemudian dilanjutkan dengan tausiah serta munajat doa.

Lantunan shalawat yang mengalun merdu bersama iringan hadrah kolaborasi para santri Ponpes Daarul Huffazh, Qoryatulhuffazh dan Ar-Rahmah Kota Jambi ini menghadirkan suasana penuh kekhusyukan. Jamaah yang hadir mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dan khidmat mengumandangkan shalawat kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Malam itu, syi’ar Islam benar-benar terasa hidup dan menyatu di Tanah Pilih Pusako Batuah.

Selain lantunan shalawat, pada malam penuh berkah itu juga dilakukan penyerahan bantuan sosial dan santunan kepada anak-anak yatim yang merupakan inisiatif langsung dari Wali Kota Maulana.

Ia menyalurkan secara simbolis bantuan senilai Rp115 juta, yang berasal dari hasil sedekah ASN dan Baznas Kota Jambi. Dengan rincian bantuan uang tunai bagi 454 penerima manfaat yang masing-masing menerima Rp200 ribu dengan total keseluruhan Rp90 juta 800 ribu. Sementara bantuan berupa paket sembako disalurkan kepada 123 penerima senilai Rp200 ribu per paket, dengan total keseluruhan Rp24 juta 600 ribu. Langkah ini membuktikan bahwa penguatan iman dan praktik kepedulian sosial berjalan beriringan. Pemandangan ini juga menjadi cerminan indah kebersamaan umat, sekaligus bukti kuatnya syi’ar Islam yang terus hidup, tumbuh, dan mengakar di bumi Tanah Pilih Pusako Batuah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jamaah yang hadir. Ia berharap kegiatan bershalawat ini bukan hanya menjadi tradisi, tetapi juga menjadi penguat iman, penyejuk hati, serta perekat persaudaraan masyarakat Kota Jambi.

“Semoga doa dan shalawat yang kita panjatkan bersama malam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi Kota Jambi dan seluruh warganya,” ujarnya.

Maulana menambahkan, kegiatan bershalawat ini adalah yang pertama kali digagas dan digelar Pemkot Jambi sejak Ia memimpin. Inisiasi ini merupakan bentuk implementasi nyata dari visi Kota Jambi Bahagia yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan kesejahteraan ekonomi.

“Bahagia itu harus paripurna, tidak hanya dalam urusan sosial dan ekonomi, tetapi juga harus mencakup hubungan manusia dengan Sang Pencipta, yang kita sebut hablumminallah. Melalui penguatan iman dan takwa inilah kita wujudkan masyarakat Kota Jambi yang religius, sejalan dengan falsafah kota Melayu yang menjunjung tinggi adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah,” tegas Maulana.

“Insya Allah ini yang pertama dilakukan dan akan terus berlanjut, agar hati kita tenang dan damai,” lanjutnya.

Dalam sambutan itu, Wali Kota Maulana juga mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Quran (QS. Al-Ahzab : 56) yang menjelaskan tentang keutamaan bershalawat. Serta hadist Nabi tentang balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang membaca shalawat.

“Shalawat adalah ibadah yang tidak akan pernah tertolak. Luar biasa istimewanya, Allah dan Malaikat saja bershalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Dengan bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kita yakin akan banyak keberkahan yang kita raih, baik untuk pribadi, keluarga, maupun Kota Jambi secara keseluruhan,” imbuhnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana juga menyampaikan berbagai program Kota Jambi Bahagia yang telah berjalan selama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

“Alhamdulillah enam bulan telah berjalan, dan memberikan manfaat kepada warga kota Jambi, khususnya untuk kesejahteraan masyarakat, seperti 100 persen masyarakat kurang mampu telah dijamin kesehatannya melalui BPJS Kesehatan, 3000 pekerja informal telah dijamin kesejahteraan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan, langkah Pemerintah Kota dalam mendukung petugas keagamaan dengan turut memasukkan kedalam BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan rasa aman saat menjalankan tugas.

“Sebanyak 1.300 ngaji, Alhamdulillah juga telah kita daftarkan kedalam jaminan sosial, bersama para petugas harian lepas (PHL),” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota berharap, dengan bershalawat, Kota Jambi akan terus dicurahi keberkahan dan semakin maju, tidak hanya secara lahiriah, akan tapi juga secara rohaniah.

“Saya ingin Kota Jambi menjadi kota yang warganya lebih dekat lagi dengan Allah, lebih taat lagi pada Allah, lebih cinta lagi kepada Rasulullah, dan hidup dalam harmoni nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” tutupnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Dr. H. Amran Nasution, M.A., banyak mengupas tentang keutamaan umat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang merupakan umat terbaik dizaman ini.

“Meski Rasulullah tidak pernah hadir bersama kita namun hebatnya kita mendapat hidayah menjadi umat Rasulullah. Maka sangat wajarlah kita mensyukuri nikmat menjadi umat baginda Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,” ucapnya.

Senada dengan Wali Kota Maulana, Ustadz Amran juga menekankan pentingnya bershalawat kepada Rasulullah, karena hal tersebut merupakan perintah langsung dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Shalawat adalah ibadah sekaligus perintah dari Allah. Biasanya, Allah hanya memerintahkan hamba-Nya untuk beribadah. Namun khusus shalawat ini, Allah sendiri turut bershalawat, bersama para malaikat-Nya. Betapa mulianya ibadah ini,” ucap Ustadz Amran.

Melalui pesan itu, Ustadz Amran mengingatkan jamaah bahwa memperbanyak shalawat bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah dan kecintaan kepada Rasulullah, tetapi juga jalan untuk mendapatkan keberkahan dan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia pun berharap, gema shalawat yang dipanjatkan di Kota Jambi ini dapat menjadi wasilah turunnya rahmat Allah, sekaligus memperkuat ukhuwah dan semangat kebersamaan umat.

Kegiatan Kota Jambi Bahagia Bershalawat diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Kota Jambi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, meneladani akhlak Rasulullah, serta membangun kehidupan kota yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan di masa mendatang. Lebih dari itu, bershalawat secara berjamaah juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menguatkan persaudaraan, dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat Kota Jambi.

Festival Gelembung Bahagia, Wali Kota dan Bunda PAUD Hadirkan Keceriaan Ribuan Anak

Kota Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempertegas komitmennya dalam mewujudkan Kota yang Ramah dan Inklusif bagi anak. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia dengan tema “Mengenalkan Sains Sejak Dini untuk Generasi Cerdas, Kreatif, dan Bahagia”, yang digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin pagi (29/9/2025).

Kegiatan edukatif yang dikemas secara atraktif ini berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Sebanyak 1.500 anak dari jenjang PAUD, TK, TPA, dan SPS se-Kota Jambi sangat antusias ikut ambil bagian dalam event tersebut. Melalui festival ini, Pemkot Jambi tidak hanya menghadirkan wahana bermain, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan, di mana anak-anak dapat mengenal sains secara sederhana, kreatif, dan penuh kegembiraan.

Festival Gelembung Bahagia menjadi simbol nyata komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan wadah ekspresi, tumbuh kembang, sekaligus penguatan karakter bagi generasi penerus bangsa. Dengan cara belajar yang gembira, aktif, dan penuh keceriaan, diharapkan anak-anak Kota Jambi dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, percaya diri, serta siap menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., beserta Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG. Kehadiran keduanya di tengah-tengah ribuan anak peserta festival ini menjadi bentuk nyata dukungan dan semangat dari Pemkot Jambi bagi generasi penerus bangsa untuk terus belajar, bereksplorasi, dan berkreasi dengan gembira.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota dan Bunda PAUD membuka secara resmi Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia, yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Momen itu pun disambut sorak gembira dan tepuk tangan riuh anak-anak, menambah semarak suasana festival.

Turut hadir, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Martua Muda Siregar, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi Budi Hartono, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, Kepala Dinas Pendidikan Mulyadi beserta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Bunda PAUD tingkat Kecamatan, serta Mitra PAUD se-Kota Jambi dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menekankan bahwa pendidikan, kesehatan, dan ekonomi merupakan tiga sektor penting yang menjadi pilar utama dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Saat ini, IPM Kota Jambi telah mencapai angka 81,77 persen, dan Pemerintah Kota Jambi akan terus berfokus membangun serta memperkuat ketiga sektor tersebut bersama seluruh jajaran.

“Tentunya hari ini kami sangat bahagia dengan terselenggaranya Festival Gelembung ini. Kegiatan ini tidak hanya membahagiakan, tetapi juga memiliki makna besar dalam meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan keceriaan anak-anak kita,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyebut, pelaksanaan festival ini memiliki makna penting dalam meningkatkan pembelajaran dan pengalaman bermain anak di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Program ini, lanjutnya, bukan hanya menjadi penyemangat bagi anak-anak, tetapi juga memberikan motivasi bagi para orang tua dan keluarga untuk bersama-sama mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Kami telah menargetkan agar anak-anak usia PAUD memperoleh ruang pendidikan yang optimal dengan capaian partisipasi 100 persen. Ke depan, PAUD Negeri akan kami hadirkan di setiap kecamatan di Kota Jambi, sehingga masyarakat kurang mampu juga dapat merasakan fasilitas pendidikan yang layak. Mulai dari biaya, hingga perlengkapan sekolah seperti seragam, dapat dinikmati secara gratis,” tuturnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa tingkat partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD) usia 5 hingga 6 tahun di Kota Jambi saat ini telah mencapai 85 persen, dengan target capaian 100 persen. Target tersebut sejalan dengan komitmen dan perjuangan gigih Bunda PAUD Kota Jambi, yang hingga kini berhasil mendorong hadirnya lima PAUD Negeri di Kota Jambi.

“Perhatian saya bersama Bunda PAUD terhadap pendidikan anak usia dini tentu sangat besar, karena kami menyadari betul bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuanlah yang mengantarkan kita hingga berada pada titik ini,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan, bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya dimulai ketika anak memasuki bangku sekolah, melainkan sudah berlangsung sejak dalam kandungan.

“Pendidikan itu sejatinya tidak dimulai saat anak masuk sekolah, melainkan sudah sejak dalam kandungan. Karena itu, 1.000 hari pertama kehidupan menjadi sangat penting, sebagai fondasi emas bagi tumbuh kembang anak kita di masa depan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana mengajak seluruh orang tua untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak sejak dini. Menurutnya, warisan paling berharga yang dapat diberikan kepada generasi bangsa adalah ilmu pengetahuan dan pendidikan yang baik.

“Saya berpesan kepada seluruh orang tua, jangan hanya fokus pada pendidikan umum, tetapi juga berikan pendidikan agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Karena sesungguhnya ilmu lah yang akan mengangkat derajat kita. Jika ingin meraih dunia, maka dengan ilmu. Jika ingin meraih akhirat, maka juga dengan ilmu. Oleh sebab itu, berikanlah kepada anak-anak kita bekal ilmu dunia sekaligus ilmu agama,” pesannya.

 Lebih lanjut, Wali Kota Maulana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menjalankan program pendidikan inklusi, di mana tidak ada perbedaan perlakuan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak lainnya di sekolah. Program ini, menurutnya, menjadi wujud komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan pendidikan yang ramah dan setara bagi seluruh anak.

“Di sekolah, anak-anak berkebutuhan khusus akan didampingi oleh guru-guru yang siap mendidik dengan penuh kesabaran. Insya Allah, dengan semangat kita bersama, PAUD akan mampu menjadi wahana pendidikan karakter terbaik bagi anak-anak di usia dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., menyampaikan bahwa Festival Permainan Sains ini menjadi sarana penting untuk menstimulasi kemampuan anak melalui konsep bermain yang perlu diperkenalkan sejak usia dini.

“Tantangan anak-anak kita saat ini tentu berbeda dengan generasi kita dahulu. Karena itu, konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) harus diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan. Salah satunya melalui permainan gelembung sabun bahagia ini. Dari permainan sederhana ini, anak-anak bisa belajar bahwa air yang dicampur sabun dapat menghasilkan gelembung, dan mereka juga dapat memahami bagaimana gelembung tercipta dengan menggunakan alat-alat sederhana,” ujar Bunda PAUD Kota Jambi.

Dirinya berharap para orang tua dan guru mampu memberikan penjelasan kepada anak melalui permainan yang interaktif, karena hal tersebut dapat menggali lebih dalam potensi serta kemampuan anak.

“Saya juga berharap guru-guru di sekolah dapat selalu menerapkan konsep STEM sederhana dalam proses pembelajaran. Hal ini merupakan bagian dari pembelajaran mendalam atau e-learning, sehingga anak-anak dapat tumbuh seperti gelembung sabun yang cerah, ceria, dan berwarna-warni. Dengan cara itu, konsep-konsep ilmu bisa dimasukkan ke dalam pendidikan sambil bermain, sekaligus menumbuhkan cita-cita setinggi mungkin, seperti gelembung sabun yang melayang tinggi,” harapnya.

Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan bahwa program “Bunda PAUD Bahagia” yang digagas Pemerintah Kota Jambi akan terus didorong agar seluruh anak usia dini dapat mengakses layanan pendidikan yang layak. Targetnya, 100 persen anak PAUD di Kota Jambi bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas, menyenangkan, dan mampu membentuk karakter sejak usia dini.

“Sebagai Bunda PAUD, saya berkomitmen menyukseskan program wajib belajar 13 tahun, untuk menjamin setiap anak di Kota Jambi tanpa terkecuali memperoleh hak pendidikannya, termasuk mengikuti PAUD minimal satu tahun sebelum masuk SD. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada keluarga yang masih memiliki anak usia 5-6 tahun tetapi belum bersekolah di PAUD, agar segera mendaftarkannya. Silakan juga melaporkan langsung melalui akun Instagram saya maupun IG resmi Bunda PAUD Kota Jambi. InsyaAllah, kita akan mencari solusi terbaik bersama,” tutup Bunda PAUD Kota Jambi itu.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi, menyampaikan bahwa tujuan digelarnya Festival Permainan Sains ini adalah untuk meningkatkan minat dan rasa ingin tahu anak terhadap fenomena sains; mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar; serta mempererat hubungan sosial antar anak, guru, dan orang tua.

Katanya, pendidikan sains pada jenjang PAUD di era modern saat ini menjadi kebutuhan yang sangat penting. Namun, pengenalannya harus dikemas dalam bentuk yang sesuai dengan dunia anak, yakni dunia bermain.

“Permainan sains gelembung sabun ini adalah contoh media sederhana, namun kaya akan muatan pembelajaran,” jelasnya.

Pembukaan Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia ini semakin meriah dengan digelarnya pengundian doorprize beragam hadiah menarik. Riuh sorak gembira anak-anak bercampur dengan tepuk tangan orang tua yang penuh semangat, menjadikan momen ini semakin hangat dan penuh keceriaan. Tak hanya belajar dan bermain, festival ini pun menjadi ajang kebersamaan yang menyenangkan bagi seluruh peserta.

Wali Kota Jambi Buka Kegiatan Product Matching Sektor Perbankan Bagi Pengusaha UMKM

Kota Jambi - Dalam upaya menggenjot perekonomian daerah dan membantu Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, secara resmi membuka kegiatan Product Matching Sektor Perbankan kepada Pengusaha UMKM Kota Jambi pada Senin (22/9/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota, acara ini menjadi jembatan langsung yang mempertemukan ratusan pelaku UMKM dengan lembaga perbankan.

​Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta perwakilan Bank Jambi dan Bank BTN. Tujuannya adalah mempermudah pengusaha UMKM dalam mengakses permodalan resmi, sehingga mereka terhindar dari jerat pinjaman ilegal seperti rentenir dan pinjaman online (pinjol) bodong.

​Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. “Banyak UMKM terkendala permodalan. Acara ini hadir untuk memberikan solusi, membuka akses langsung ke produk-produk perbankan yang dapat mendukung mereka untuk berkembang,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan salah satu dari 11 program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yaitu Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat (Banharkat). Program Banharkat memberikan modal awal kepada kelompok usaha, dan melalui kegiatan product matching ini, para pengusaha UMKM bisa mendapatkan pendampingan serta akses permodalan lanjutan dari bank.

​Dalam acara tersebut, Wali Kota Maulana memaparkan tiga skema pinjaman dengan bunga yang sangat kompetitif, yang disediakan oleh Bank Jambi dan Bank BTN. Skema tersebut dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan UMKM dari berbagai tingkatan:

​Kredit Bahagia (Bank Jambi): Pinjaman maksimal Rp 5 juta dengan bunga 3% per tahun (flat) dan jangka waktu 2 tahun.

​Kredit Super Mikro (Bank Jambi): Pinjaman maksimal Rp 10 juta dengan bunga 3% per tahun (flat) dan jangka waktu 3 tahun.

​Kredit Usaha Rakyat (KUR) (Bank Jambi dan BTN): Pinjaman dengan plafon Rp 10 juta hingga Rp 100 juta, bunga 6% per tahun (flat), dan jangka waktu hingga 5 tahun.

Wali Kota menjelaskan bahwa dana yang disiapkan untuk program ini cukup besar, dengan alokasi Rp 75 miliar dari Bank Jambi dan Rp 45 miliar dari Bank BTN. Para pelaku UMKM yang telah dikurasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Jambi dan tergabung dalam kelompok legal, akan difasilitasi untuk mendapatkan akses permodalan ini.

​Lebih lanjut, Maulana menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pencairan dana. UMKM yang menjadi nasabah program Banharkat juga akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan teknis melalui program Inkubasi Keuangan.

​”Ini langkah kami untuk memastikan UMKM tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Kami ingin pinjaman ini membawa manfaat nyata dan jangka panjang bagi perekonomian Kota Jambi,” jelasnya.

​Pada kesempatan yang sama, Asisten Direktur OJK Provinsi Jambi, Septarini Geminastitie, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Jambi. “OJK hadir untuk memastikan ekosistem keuangan yang aman, legal, dan inklusif. Kami berharap para pengusaha UMKM dapat memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan informasi yang benar tentang produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya,” kata Septarini.

Ia juga menekankan pentingnya bagi UMKM untuk menghindari pinjaman ilegal yang berisiko tinggi. “Manfaatkanlah perusahaan jasa keuangan yang resmi dan terdaftar serta diawasi oleh OJK. Dengan begitu, modal usaha Anda tidak hanya aman, tetapi juga terlindungi secara hukum,” tegasnya.

​Program Banharkat sendiri telah diluncurkan pada 1 September 2025 sebagai implementasi dari Surat Keputusan Wali Kota Jambi tentang Akses Keuangan Daerah Kota Jambi Tahun 2025. Program ini dirancang dengan model bisnis yang jelas untuk memberikan dukungan nyata dan berkelanjutan bagi UMKM, dengan harapan dapat mendorong mereka untuk scaling up dan menjadi industri yang lebih besar.

​Turut hadir dalam acara itu, Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, Pemimpin PT Bank Tabungan Negara KC Jambi, Fidelis Zebua, serta jajaran Pemkot Jambi. 

Kali Pertama di Indonesia, Wali Kota Jambi Resmikan 67 RT Percontohan Kampung Bahagia

Kota Jambi - Usai melakukan peresmian secara simbolis pelaksanaan program Kampung Bahagia di Kawasan Wisata Danau Sipin, Wali Kota Maulana langsung meninjau aktivitas gotong royong warga di RT 14 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, yang menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut.

Di lokasi itu, Wali Kota Maulana tidak hanya hadir, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Ia bahkan melakukan pengecoran awal pembangunan infrastruktur drainase di RT 14, sebagai penanda dimulainya pelaksanaan program Kampung Bahagia, atau yang dikenal dengan program Rp100 juta per RT secara serentak di Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan, pelaksanaan program Kampung Bahagia di RT 14 ini setelah melalui berbagai mekanisme. Mulai dari, musyawarah warga, pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia yang terdiri dari perwakilan ibu-ibu, pemuda, tokoh agama dan Ketua RT, hingga penyusunan RAB (Rencana Anggaran Biaya) secara rinci.

“RT 14 ini menjadi pilot project bagi RT-RT yang mendapatkan program Kampung Bahagia karena telah melewati semua tahapan dengan baik,” katanya, Rabu (24/9/2025).

Dirinya menyebut, nantinya penggunaan anggaran sebesar Rp 100 juta ini akan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang telah disepakati melalui musyawarah warga.

“Dana ini akan langsung ditransfer ke rekening Pokja Bahagia yang telah dibuka di Bank Jambi, tanpa potongan atau biaya administrasi. Ini adalah metode pengelolaan langsung oleh warga. Setelah dana masuk, mereka bisa langsung memulai pembangunan dengan gotong royong, mulai dari pembelian bahan hingga pengerjaan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, program ini bagian dari proses pembelajaran masyarakat dalam pengelolaan pembangunan secara mandiri dan transparan.

“Selain pembangunan fisik, warga juga bisa mengusulkan kegiatan sosial, tergantung kebutuhan masing-masing RT. Namun ditahun pertama ini fokusnya lebih kepada fisik, karena kita tahu, infrastruktur di tingkat RT masih banyak memerlukan perbaikan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan secara gotong royong ini jauh lebih besar manfaatnya dibandingkan pola pembangunan biasa.

“Dengan gotong royong, ditambah tidak ada biaya pajak, sehingga hasilnya lebih optimal. Program Kampung Bahagia ini menjadi wujud nyata pembangunan berbasis musyawarah dan kebersamaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Ketua RT 14, H. Suparyono secara langsung mengapresiasi program Kampung Bahagia ini. Dimana, langkah ini merupakan bentuk kolaborasi yang kuat, karena Pemerintah telah memberikan kepercayaan terhadap para Ketua RT di Kota Jambi untuk mengelola anggaran yang cukup besar senilai 100 juta rupiah yang akan digunakan untuk melakukan pembangunan.

“Tidak ada dimanapun diseluruh Indonesia Ketua RT diberikan anggaran sebesar ini dan dipercaya oleh Pemerintah untuk mengelolanya secara langsung. Oleh karena itu, kami sangat berterimakasih atas gebrakan Pemkot Jambi dibawah kepemimpinan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota Maulana-Diza,” ucapnya.

Kepada seperjuangannya sebagai Ketua RT di Kota Jambi, Suparyono berharap agar memegang penuh kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah ini.

Dikesempatan ini, turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi Hendra Elvian, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita, Kepala DPMPPA Noverentiwi Dewanti, Camat Kotabaru Hendry Asmy Saputra beserta Lurah, serta para Ketua Forum RT Kecamatan di Kota Jambi dan Fasilitator Kampung Bahagia.

 

Transformasi Aparatur, Wali Kota Jambi Kukuhkan 1.203 PPPK

Kota Jambi - Senyum bahagia terpancar di wajah ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Momen bersejarah itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK serta Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II di lingkungan Pemkot Jambi, yang secara langsung dipimpin oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis pagi (25/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jambi menyerahkan SK pengangkatan kepada 1.203 orang PPPK, yang terdiri dari 148 tenaga pendidik, 64 tenaga kesehatan, dan 991 tenaga teknis. Bersamaan dengan itu, juga dilakukan penyerahan SK CPNS kepada 4 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII.

Wali Kota Maulana dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga amanah serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tekankan, pegang teguh integritas, jadilah teladan dalam disiplin, kejujuran, dan etika. Tingkatkan kompetensi dengan terus belajar dan berinovasi agar pelayanan semakin berkualitas. Dan yang terpenting, layani masyarakat dengan hati. Karena kehadiran kita adalah untuk menghadirkan manfaat bagi warga Kota Jambi,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyampaikan, dengan dilantiknya PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini, Pemkot Jambi kini memiliki sebanyak 5.907 Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK. Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan dengan ASN berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini berjumlah sekitar 4.200 orang.

“Alhamdulillah, berkat usaha dan doa kita bersama, Pemkot Jambi mampu merekrut seluruh Tenaga Kerja Kontrak menjadi PPPK. Memang masih ada sebagian kecil yang belum, namun itu terkendala persoalan administrasi dan tetap akan terus kita perjuangkan. Apalagi, jika dibandingkan dengan banyak daerah lain, masih banyak pemerintah daerah yang belum mampu menyelesaikan permasalahan honorer ini,” jelasnya

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan, bahwa dengan jumlah ASN PPPK yang cukup besar tersebut, para aparatur dituntut untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan ribuan PPPK ini bukan hanya sekedar penambahan jumlah pegawai, melainkan merupakan potensi besar yang dimiliki Pemkot Jambi dalam memperkuat roda pemerintahan dan mempercepat terwujudnya visi Kota Jambi Bahagia. Dengan dukungan SDM yang lebih banyak, kompeten, dan tersebar di berbagai bidang, pelayanan kepada warga diharapkan menjadi lebih cepat, merata, serta berkualitas.

“Jumlah ASN PPPK yang besar ini adalah potensi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan tambahan tenaga dan peningkatan kesejahteraan, maka yang kita harapkan adalah pelayanan publik yang semakin prima, inovatif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, modern, dan bahagia warganya,” tegasnya.

Terkait dengan penganggaran gaji PPPK, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah menyiapkan alokasi sebesar Rp320 miliar per tahun untuk membiayai penggajian 5.907 orang ASN PPPK yang kini resmi menjadi bagian dari jajaran aparatur Pemkot Jambi.

Wali Kota menegaskan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja seluruh PPPK, termasuk Kepala Perangkat Daerah yang masih melakukan perekrutan tenaga kerja tambahan.

“Saya tegaskan, tidak ingin lagi mendengar OPD-OPD kekurangan tenaga kerja atau melakukan pengangkatan tenaga kerja baru. Karena kita sudah memiliki 5.907 PPPK yang harus dioptimalkan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia,” terang Wali Kota.

Lebih jauh, Ia juga mengingatkan bahwa anggaran yang sangat besar itu harus sebanding dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan dari APBD untuk kesejahteraan ASN PPPK merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dibalas dengan dedikasi, disiplin, serta hasil kerja nyata.

“Rp320 miliar per tahun bukan angka kecil. Karena itu, saya ingin seluruh PPPK benar-benar menunjukkan kinerja terbaiknya. Pastikan keberadaan saudara-saudara memberi nilai tambah bagi masyarakat, sehingga apa yang kita perjuangkan bersama ini benar-benar menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Maulana juga berpesan kepada para PPPK maupun CPNS yang baru dilantik untuk senantiasa bersyukur dan mempersembahkan kebahagiaan atas pencapaian ini kepada orang-orang tercinta, khususnya kepada orang tua, pasangan, dan keluarga yang selama ini mendampingi serta mendoakan.

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Mungkin sebelumnya penghasilan masih terbatas, namun setelah resmi dilantik hari ini. Alhamdulillah terdapat peningkatan dari sisi kesejahteraan. Karena itu, hal yang paling utama adalah mempersembahkan kebahagiaan ini kepada mereka yang selama ini setia mendampingi dan berjuang bersama,” ungkap Wali Kota.

Sementara itu, khusus kepada tenaga pendidik, Wali Kota Maulana berharap setelah berganti status menjadi PPPK, para guru dapat semakin bersemangat dalam mendidik serta mampu menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran di setiap kelas yang mereka pimpin.

“Harus ada inovasi pembelajaran di setiap kelas. Jangan hanya terpaku pada pola lama, tetapi ciptakan metode yang kreatif dan menyenangkan agar peserta didik semakin termotivasi. Dan ini saya minta Dinas Pendidikan untuk turut memberikan perhatian serius,” harapnya.

Ia juga menegaskan komitmennya sebagai pembina kepegawaian untuk terus memperhatikan kesejahteraan para aparatur. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan akan selalu dipikirkan dan diperjuangkan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, di sisi lain, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja.

“Sebagai pembina kepegawaian, saya pastikan perhatian terhadap kesejahteraan akan terus menjadi prioritas ke depan. Namun, di balik itu semua, kami juga menuntut agar kinerja ditingkatkan. Karena kesejahteraan dan kinerja harus berjalan seimbang demi kemajuan Kota Jambi,” pungkasnya.

Turut hadir dikesempatan itu, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni beserta jajaran, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Kepala UPT BKN Jambi Supena Adi Putra, serta unsur instansi vertikal terkait lainnya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya

 

Wali Kota Dampingi Kunker Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Tinjau Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, sambut kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, S.Mn., M.Bus, ke Kota Jambi, Senin siang (22/9/2025).

Kunjungan ini tidak sekadar agenda kerja, melainkan menjadi wujud perhatian pemerintah pusat terhadap upaya Kota Jambi dalam membangun infrastruktur berkelanjutan. Rombongan meninjau langsung Sewerage System di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Sijenjang, yang berlokasi di Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur. Kehadiran mereka di lapangan menjadi dorongan semangat bagi Kota Jambi untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Turut hadir mendampingi, anggota DPR RI A. Bakri, mantan Gubernur Jambi Zumi Zola, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana, Camat Jambi Timur A. Syukri, serta jajaran terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat Kota Jambi.

Usai melakukan peninjauan, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI yang akrab disapa Putri Zulhas memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan IPAL Komunal Sijenjang milik Kota Jambi. Menurutnya, IPAL tersebut merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

Ia menegaskan, teknologi yang dimiliki IPAL Komunal Kota Jambi ini layak dijadikan percontohan, baik bagi pemerintah daerah di tingkat regional maupun nasional.

“Kami akan terus mendorong agar pemerintah daerah aktif mencari dukungan dan bantuan, sehingga persoalan dana atau anggaran tidak menjadi kendala bagi keberlangsungan IPAL ini ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI tersebut. Ia menegaskan, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif di tingkat pusat sangat penting guna memperkuat upaya pembangunan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas perhatian serta dukungan yang diberikan,” katanya.

Wali Kota Maulana juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak Kota Jambi, khususnya dalam pengelolaan persampahan. Katanya, saat ini Kota Jambi masih membutuhkan tambahan dump truck untuk pengangkutan sampah, karena sebanyak 68 unit dump truck yang tersedia, sebagian besar kondisinya sudah berusia tua, sementara produksi sampah di Kota Jambi terus meningkat dan kini telah mencapai hampir 500 ton per hari. Tahun ini Pemkot telah mengalokasikan dana melalui APBD dengan rencana penambahan 10 unit dump truck, sambil tetap mengajukan dukungan ke DPR RI dan Kementerian terkait.

“Kalau melihat kebutuhan, saat ini kita masih membutuhkan sekitar 30 unit dump truck tambahan agar pengangkutan bisa dilakukan secara optimal. Di sisi lain, di tingkat rumah tangga kita juga sudah menjalankan program Kampung Bahagia, melalui sistem pengelolaan sampah tertutup yang diurai langsung dari sumbernya,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga menyampaikan bahwa Kota Jambi saat ini telah memiliki sarana pengelolaan lingkungan yang cukup memadai, di antaranya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal serta Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo yang telah menerapkan sistem sanitary landfill.

“Dua sistem dalam menjaga kebersihan lingkungan ini, Alhamdulillah mendapat apresiasi dari beliau, dan insya Allah akan diperjuangkan pula bantuan dari pemerintah pusat bagi Pemkot Jambi,” pungkasnya.

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes